Musuh Kesayangan

Musuh Kesayangan
Bab 38


__ADS_3

Dan mereka pun berangkat, Ara dan yang lain melambaikan tangan dari jendela mobil.


Pertama yang mereka kunjungi adalah candi Borobudur, semuanya menyaksikan keindahan candi Borobudur.


"Ahirnya kesampaian juga aku kesini !!" Ucap intan


"Bagus ya .. sungguh Manusia zaman dulu memang hebat !!" Dika berkomentar yang di setujui semuanya


"Kamu tau nggak sih candi ini termasuk bangunan lama loh di dirikan antara 750-842 M." Jelas intan


"Iya dan didirikan pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra tujuan nya untuk memuliakan ajaran Budha Mahayana." Lina pun ikut mengasah pengetahuan nya


"Indonesia itu memang kaya akan kebudayaan !!" Jawab Nanda


Dika menoleh dan memandang lama kearah Nanda lalu tersenyum "udah cantik pinter lagi !!" Semua orang menoleh kepadanya dan Steven kembali menoyor kepalanya kedepan "dasar Lo !!''


"Nanda cuma menambahkan kak yang menjelaskan kak intan dan Lina !!" Nanda tersenyum aneh dan Dika langsung mendapat sorakan dari intan dan yang lain.


Sebelum masuk lebih dalam untuk menikmati keindahan candi mereka membeli tiket terlebih dulu.


"Kamu tunggu sini biar aku yang kesana !!'' ucap Angga dia nggak mau jika Ara kecapean karena berjalan


"Lebay deh mas.. orang Ara aja baru beberapa Minggu hamilnya udah over protective gitu.." ucap stella yang di setujui Ara dengan anggukan


"Bukan lebay sayang itu namanya perhatian !!'' ucap Bagas yang membela Angga


"Yoi bro !!'' jawab Angga


"Emang dasarnya aja lebay !!" Ucap steven pelan namun masih terdengar di telinga Bagas


"Diem Lo jomblo !!" Ucap Bagas


Selesai membeli tiket mereka pun masuk, melihat salah satu keindahan Indonesia lebih dekat.


Dari sepanjang perjalanan menikmati candi Borobudur, Dika terus berada di samping Nanda mencoba mengajak nya mengobrol, tapi Nanda yang terkesan cuek biasa saja menanggapi Dika yang memang dari dulu buaya.


Puas menikmati keindahan salah satu bangunan bersejarah Indonesia, mereka pindah ke wisata alam Sendang Maren.


Wisata yang menyuguhkan keindahan alam kota Magelang, gemercik air jernih pegunungan mulai terdengar saat Ara dan yang lain memasuki lokasi.


Suasana yang masih asri bersama pepohonan besar di sekitarnya sungguh memanjakan mata para pengunjung.


"Wahhh seger banget airnya !!'' ucap Linda yang lebih dulu menurunkan kakinya, di salah satu bak besar yang menampung sumber mata air.


Ara dan yang lain ikut menurunkan kaki nya ke air seperti Linda. "Pelan-pelan yank !!" Ucap Angga yang masih di darat bersama yang lain


Ara sudah tidak menjawab dia tidak memperdulikan Angga, dia senang menikmati pemandangan alam yang satu ini.


"Kamu nggak ikut kesana.. !!" Tanya Dika yang dari tadi terus disamping Nanda


"Nanda nggak bisa renang kak jadi di sini aja !!" Tersenyum manis menjawab Dika


''mau aku ajarin ?" Ucap Dika mencoba dekat

__ADS_1


"Kapan-kapan aja lah kak !!" Jawabnya sopan


Nanda tak masalah Dika duduk disampingnya tapi dia merasa risih karena Dika terus menempel sampai dia tak memiliki waktu untuk sendiri.


"Nanda sini !" Panggil Ara yang menyuruh nya untuk bergabung


Ara dan yang lain sudah turun ke air "Nanda nggak bisa renang kak !!" Tolaknya lembut


"Diatas aja nggak usah turun seger Lo kak !!" Bujuk Lina


"Iya sini nda.. ntar kamu di goda terus sama buaya besar disana !!" Sambung Steffi dan intan


Nanda pun mengangguk dan berjalan menyusul Ara, sampai disana dia hanya duduk di tepi kolam tak mau turun ke bawah seperti mereka yang jago berenang.


Lina mendekat dan menyiratkan air ke arah Nanda "Lina basah...!!" Mengusap pakaian dengan tangannya


"Kakak harus membuang rasa trauma kakak !!" Ucapnya lalu kembali berenang


"Ada trauma apa ?" Ucap Dika yang tiba-tiba muncul dari belakang


Nanda kaget dan sedikit terhentak ''kaget ya .. maaf !!" Ucap Dika lagi


''ada trauma apa ?'' tuturnya lembut


"Gapapa kak !!" Menatap lurus membayangkan sesuatu


Angga menghampiri Ara membawakan handuk untuknya "udah yank renang nya !" Ara pun menurut dan berdiri di tepi kolam


Semua nya ikut berdiri dan menyusul Ara berganti pakaian kering di kamar mandi wisata, hari ini sungguh melelahkan namun menyenangkan.


.


Sejak dari liburan itu Dika sungguh tertarik dengan Nanda, bahkan dia sering mampir ke butik hanya untuk basa-basi kepada Ara agar diijinkan mendekati Nanda.


Kini kehamilan Ara sudah menginjak 3 bulan, dan Angga semakin over protective kepada Ara dia tak pernah mengijinkan Ara melakukan pekerjaan berat.


Bahkan Ara pun tidak di ijinkan untuk bekerja, karena Ara yang memaksa jadi dengan berat hati dia mengijinkan, meskipun sebenarnya hatinya tidak rela.


📞...


"Sayang aku jemput kamu sekarang, jangan kemana-mana !!"


"Iya" telpon segera dimatikan dan gerak cepat Angga mengambil kunci dari nakas dan berjalan keluar dari ruangan nya.


"Hay ga..!!" Sapa Ratna yang sudah menunggunya di depan resepsionis


Angga berhenti sebentar masih dengan gaya cool "ada perlu apa ?" Ucapnya dingin


"Aku ingin meminta pekerjaan ga.. aku di pecat dari tempat ku bekerja dan departemen lain tak mau ada yang menerima ku !!"


Tanpa menjawab Angga memberi isyarat untuk resepsionis, untuk mengambilkan sragam office girl.


Setelah di langsung pergi tanpa menoleh lagi kebelakang.

__ADS_1


"Agaaa kenapa aku jadi ob agaaa .." teriaknya yang di dengar oleh Angga namun dia tak perduli dan terus berjalan "ternyata kamu masih sama" batin nya dan tersenyum simpul memandang satpam yang membukakan pintu untuknya."makasih pak !!" Ucapnya lalu pergi


Angga memang terkenal bos terdingin, sombong dan galak namun setelah menikah dengan Ara, Angga berubah masih tetap dingin tapi sifat sombong dan galak nya hilang tiba-tiba.


Angga benar-benar pergi, jadi mau nggak mau dia menerima pekerjaan itu, daripada dia harus menjadi gelandangan.


📞..


"Yank udah sampai mana ?" Ara tak sabar menunggu Angga


"Di depan !!"


"Oke.. tunggu bentar yaa" Ara mematikan panggilan bersiap dan keluar


"Linda aku pulang duluan ya, jangan lupa kunci pintu kalau udah selesai.."


"Oke mb" jawab Linda


Seminggu lagi pernikahan Stella dan Bagas diadakan, semua nya sudah dipersiapkan, Ara pun sudah menyiapkan gaun pengantin cantik yang akan di kenakan adik ipar sekaligus sahabat terbaik nya itu.


"Udah lama nunggu ya?"


"Selama apapun aku tetap akan setia menunggu mu sayang !!" Menjalankan mobilnya


"Sweet banget sih suami ku..!" Menggenggam tangan Ara dan dicium nya "jangan terlalu kecapean ya..!!" Pesannya, Ara mengangguk.


"Kita kerumah mamah dulu ya aku mau kasih itu buat Stella !!"


"Itu apa ?" Masih menggenggam tangan Ara


"Gaun pengantinnya!!" Angga mengangguk dan tak ada lagi percakapan diantara mereka.


Beberapa menit sampai juga di kediaman keluarga Kusuma,


Ara turun sedangkan bingkisan yang tadi di bawa Angga.


Baru masuk dirinya sudah di sambut sang mamah mertua yang selalu antusias dengan kehadiran nya.


"Mah Stella mana ??"


"Nyari cincin sayang masuk yok !!"


Ara berjalan masuk terus digandeng ana


"Itu gaun pernikahan nya nanti mah.. aku bawa kesini aja biar nanti gak usah fitting baju lagi !!"


"Makasih sayang.. kamu sudah makan belum mamah ambil kan makan ya.. !"


"Nggak usah mah Ara udah kenyang !!"


"Udah kenyang banget mah dia.. " jawab Angga


"Makan apa emang sampai pakai banget..!!" Ana bingung dengan ekspresi Angga

__ADS_1


"Makan coklat batang berlapis vanila !!" Jawabnya asal


" Apaan sih !" Ana masih bingung


__ADS_2