Musuh Kesayangan

Musuh Kesayangan
Bab 33


__ADS_3

Kembali menghela nafas panjang


" Makasih ya ..!!" Ucapnya pada Lina lalu pergi mencari keberadaan sang istri yang tak bisa diam ditempat nya.


Angga berjalan mengelilingi kompleks mencari keberadaan Ara.


Memang benar kata pepatah kalau perjuangan tak mengkhianati hasil


Dia melihat Ara sedang makan di warung makan pinggir jalan, bersama dengan pria entah siapa itu dia tidak mengenalnya.


Segera menghampiri dan ikut duduk di depan Ara, karena di samping Ara sudah ada lelaki, " mungkin ini yang tadi di maksud Lina" batinnya


Angga terus menatap Ara dengan menaruh kedua tangannya di meja.


"Kamu tau aku disini dari mana ?" Tanya Ara. Angga tak menjawab terus menatap ana


" Ini suami kamu Ar ?" Ucap Viko yang mencoba menghapus kesalahpahaman


" Iya ini suami gue.. kenalin ga ini Viko temen SD aku dulu !!" Viko mengulurkan tangan untuk bersalaman begitupun dengan Angga.


" Dia ini lulusan Amerika ga .. manajemen bisnis, dia jg belum dapat kerja ga, di kantor kamu ada nggak lowongan ga.. kasian dia !!"


" Belum tau nanti kulihat dulu" ucapnya singkat lalu menarik tangan ana,


Ana yang tangan nya ditarik bukannya berdiri malah hanya diam menatap Angga.


"Udah selesai kan ? Kalau udah ya ayo pulang!!" Kembali menarik Ara


" Iya-iya bentar belum bayar!" Tersenyum


" Biar aku aja yang bayar Ar kamu pulang aja " berdiri merogoh saku dan mengeluarkan dompet


" Tidak perlu " Angga lebih dulu jalan ke penjual untuk membayar, dia tau ditempat seperti ini tidak ada kasir jadi dia langsung menuju penjualnya


" Beres !!" Setelah kembali dari membayar


Ara dan Viko hanya tercengang menatap Angga.


Namun Angga tak perduli dengan tatapan mereka, kembali menarik tangan Ara, kali ini Ara nurut dan melambaikan tangannya kepada Viko


" See you next time " jawab Viko yang ikut melambaikan tangannya


Angga tak menghiraukan perkataan Viko dia terus merangkul Ara mendekat kan tubuh nya pada tubuh Ara.


"Cemburu ya.. !!" Goda Ara yang tangan jailnya menoel pipi manis sang suami


"Aku nggak suka ya kamu manggil aku dengan sebutan nama didepan umum !!" Tetap fokus kedepan


" Hahahaha maaf sayang" mengecup singkat bibir angga


"Cieee pengantin baru pengennya dipeluk terus" ucap ibu-ibu kompleks yang sedang berkumpul


"Hehe iya Bu pengennya rapet mulu" balas Ara


"Mari Bu !!" Sambung Angga, dia malu diledek ibu-ibu kompleks disana


Sampai dirumah kakek Besari Angga langsung masuk ke kamar Ara untuk segera mandi karena hari ini dia akan menghadiri rapat penting jadi dia harus segera bersiap.

__ADS_1


"Sayang aku ijin ya satu hari disini !!" Aku mau ke sekolah Nanda, dia ikut lomba debat bahasa Inggris" ucapnya sambil menyiapkan pakaian yang tadi dibawakan supir untuknya.


"Iya..!!'' singkat Angga


Selesai beberes dia segera berangkat sedangkan Ara masih bersiap menghadiri acara Nanda.


Baru saja mengoles lipstik di bibir telfon sudah berdering.


"Udah kaya orang sibuk aja gue!!" Ucapnya sendiri lalu mengangkat telpon


📞...


''ara di butik nggak ? Aku mau kesana nih fitting baju.. kak Angga udah ngomong kan !"


" Angga nggak ngasih tau apa-apa sama aku stel !!"


" Hari ini aku juga bisa, gini aja deh kamu ngomong sama Linda biar dia nanti yang sampai'in ke gue!! Udah dulu ya gue buru-buru nih" mematikan panggilan sepihak


.


Dengan terburu-buru Ara memasuki gedung tempat di adakan nya lomba debat bahasa Inggris.


Dia duduk paling depan diantara barisan para wali murid yang hadir.


📩


" Udah kaya ibu-ibu aja nih gue " tulisnya dalam grup setelah memfoto lokasi lomba debat


" Ngapain lo ?" Balas intan


" Gue lagi menghadiri lomba dari anak asuh gue !!"


" Gue kira Lo ikutan kaya gitu 🤣🤣🤣" balas Dika


" Lo memang bodoh dan bermulut cabe Dika !!" Komen Steffi tak terima


" Udah dulu ya, Nanda udah mau maju nih "


Setelah nama Nanda di panggil, Ara begitu antusias dia fokus menyaksikan penampilan Nanda, nggak sia-sia dia ajarin Nanda.


Sepanjang perlombaan Ara selalu membuat video untuk Nanda.


Nanda tampak anggun dan berkarisma saat berbicara dengan lawannya dalam bahasa Inggris.


Lima belas menit berlalu lomba selesai saat nya untuk mengumumkan siapa yang akan menjadi juara pertama dan seterusnya.


Ara masih stay disana menunggu momen penting yang dia ditunggu sedari tadi.


Terlihat di sebelah sana juri masih rapat untuk menentukan siapa pemenang nya, semua siswa yang mengikuti lomba kini duduk diantara orangtua masing-masing.


Nanda duduk di samping Ara dengan terus berdoa, memohon kemenangan kepada sang pencipta.


Begitupun dengan Ara dia terlihat menenangkan Nanda meyakinkan untuk menerima hasil baik maupun buruk.


MC mulai naik keatas panggung.


" Selamat siang para hadirin sekalian, tentunya di hari yang cerah ini saya sebagai perwakilan dari para juri akan menyampaikan pemenang dalam lomba debat bahasa Inggris antar kota. Langsung saja nama yang saya panggil !"

__ADS_1


" Baru juara 3 dan 2 kita tunggu lagi ya " Ara terus menguatkan Nanda


" Nanda Putri pemenang juara 1 lomba debat bahasa Inggris dipersilahkan untuk naik ke atas panggung " suara MC menggelegar memenuhi semua ruangan.


Sebelum naik Nanda memeluk erat Ara begitupun dengan Ara membalas pelukan itu dengan tulusnya.


Ara mulai menyalakan video nya kembali dari mulai Nanda naik panggung sampai Nanda di pasangkan mendali.


Karena sebagai pemenang Nanda di tunjuk para juri untuk membacakan pesan dan kesannya, Nanda berdiri dengan tegap didepan tak lupa dia ucapkan terimakasih kepada pihak sekolah yang sudah mempercayakan padanya dan yang terakhir untuk keluarganya terutama Ara.


Ara menangis disana dia tak tega mendengar kisah pilu yang diceritakan oleh Nanda, semua orang bertepuk tangan sampai acara selesai.


.


Kini Ara sudah berada di butik setelah menghadiri acara Nanda dia langsung menuju butik untuk mempersiapkan beberapa pesanan baju pengantin milik para klien.


Untung ada Linda asisten terpintar yang di milikinya, Linda mengurus semuanya hingga Ara hanya menambahkan yang menurutnya kurang saja.


"Bagaimana dengan baju milik Stella Lin ?"


"Mbak Stella ingin anda langsung yang mendesain baju pengantin milik nya mbak !!"


"Oke kalau gitu .. biar saya yang atur dia kamu urus yang lain!!" Ucap Ara tegas


"Baik mbak "


📞.. dering ponsel kembali berbunyi


Menampakan nomor asing disana.


"Hallo" ucap Ara


"Hallo Ara.. ini Ratna bisa kita ketemu !!''


''maaf mbak untuk hari ini saya tidak bisa saya sedang sibuk !!"


"Oke mungkin lain kali.. kalau gitu maaf ya Ar aku telah mengganggu" ucapnya sok asik


"Tak masalah"


"See you next time ya Ar" lalu mematikan panggilan


Ara terus memandang ponsel nya merasa aneh "bagaimana bisa dia mendapatkan nomor ku" bantinnya


"Permisi mbak.. apa mbak Ara sudah makan siang..? jika belum mau dipesankan apa mbak ?" Linda tiba-tiba muncul tanpa mengetuk pintu


"Aduh Lin kaget aku.. aku udah makan tadi.. kamu pesan aja, aku nitip esteh manis aja!!'' katanya


"Oke bos"


Tak butuh waktu lama makanan datang.. "mbak ini pesanan nya oiya saya memesan pizza boleh kita makan bersama mbak ?''


"Tumben ada acara apa" Linda tak menjawab hanya meringis menampakkan deretan gigi putih nya.


"Boleh.. ayoh kita makan" antusias Ara


Ara memang bos disini tapi dia selalu welcome terhadap para karyawan dan bawahan.

__ADS_1


__ADS_2