
Ratna memberontak, namun tetap saja kekuatan nya tak sebanding, dengan kekuatan dua security, yang sedang menggandeng kedua tangan nya.
"Sampai kapan aku disini?'' ucap Angga ingin pulang
Jiwa kesetanan nya telah menghilang, setelah menatap kembali foto Ara.
" Woe kita Baru sampai tadi pagi.. nggak usah lebay gitu deh..!! Kaya Lo sendiri aja yang punya istri !!
" Lo enak bro udah main kuda.. !! Gue belum pengen nyoba juga " ucapnya merengek
Andre bukanya kasian malah tertawa sangat lantang, " seorang playboy nggak bisa menaklukkan macan ? Hahaha " kembali tertawa
" Berisik .. keluar gue mau tidur!!" Mendorong Andre keluar
.
Pagi ini hujan masih berlanjut, Ara sudah menunggu Nanda dan Lina di meja makan untuk sarapan.
Selesai sarapan, ara segera mengantarkan dua anak gadis itu ke sekolahnya, masing-masing dari mereka berpamitan dengan sopan kepada Ara.
.
Angga sudah mulai bekerja, hari ini dia ada rapat setelah itu baru dia bisa pulang ke Indonesia.
" Selesai rapat kita ada jadwal untuk melihat lokasi bos!" Ucap Andre memberikan informasi mengenai jadwal nya hari ini.
" Hmm " membaca materi yang nanti akan di sampaikan.
" Ratna..!!" Angga yang melihat Ratna di maki dan di bentak oleh pria asing, membuat nya kasian dan ingin menolong.
" Hentikan mobil nya !!" Ucap Angga tiba-tiba
" Lo mau kemana si ga.. bisa telat kita " Andre berteriak memanggil Angga, yang tiba-tiba turun dari mobil.
Karena penasaran, Andre pun turun.
Betapa terkejutnya, saat melihat Angga memukul orang disana, demi membela Ratna.
Andre segera berlari menghampiri sahabat sekaligus bosnya ini, untuk menghentikan perkelahian karena jika tidak semua akan menjadi masalah nantinya.
" Lo apa-apa an si ga ?" Di tarik tangan Angga menjauh, namun Angga masih mencoba mendekat.
" Minggir.. gue mau habisi itu manusia kurang ajar.." ucapnya
" Ingat ya ga.. kita di negara orang ! Kita lagi kerja disini ! Lo ingat Ara di rumah nungguin Lo segera pulang.!"
Angga diam, setelah puas menatap pria itu dia kembali berjalan menuju mobil.
Andre menarik nafas lega, melirik Ratna sebentar baru menyusul Angga.
" Angga.. Angga, maafin aku ga! Aku sudah berubah tidak seperti Ratna yang dulu.. tolong aku ga.. aku ingin balik ke Indonesia " Ratna terus berlari mengejar Angga.
" Urus kepulangan nya di Indonesia !!"
" Lo gila..? "
" Potong gaji !" Ancam Angga
Andre kembali menarik nafas dan " ok "
Hari ini rapat pun berjalan lancar, Angga berhasil bekerja sama, dengan perusahaan X di kota M negeri tetangga.
__ADS_1
Selesai rapat dia segera meninjau lokasi untuk pembangunan selanjutnya, baru dia akan pulang.
" Gue salut sama Lo demi kemanusiaan, lo rela menurunkan ego.." ucap Andre
" Hmm... Jangan sampai Lo bilang ke bini gue !! Awas aja kalau sampai Ara tau ..! Ancam nya
" Iya .."
Angga memang membantu kepulangan Ratna ke Indonesia, namun hanya rasa kemanusiaan, bukan adanya alasan lain.
.
Hari ini Stella tak ada jadwal bimbingan, dia akan pergi bersama Siti ke tempat Ara.
" Cantik banget mau kemana ?'' ucap ana
" Janjian sama temen mah.. pergi bentar ya.. !!" Pamitnya
Stella tak menyadari, jika dirinya sedang di tatap pria tampan disana. Karena sedari tadi dirinya mencari kunci mobil yang di taruh nya di dalam tas.
" Udah di tunggu dari tadi Lo, masa nyapa aja nggak " ana kembali mengucap, Stella langsung mendongak menatap ana.
Ana kembali memberikan kode untuk stella, agar melihat ke samping.
Stella kembali menatap ana, setelah lama menatap Bagas.
" Aku hanya mengantarkan ini untuk Tante ana.. dari mamah " ucapnya datar, sambil menunjukkan barang yang masih di pegang nya.
" Ouh " Jawabnya singkat, lalu berpamitan untuk segera pergi.
Sampai di butik, setelah memilih beberapa pakaian, Siti, Stella dan Ara mengobrol.
Banyak hal yang mereka obrolkan dari mulai fashion, dll.
Siti tersipu malu mendengar pertanyaan itu, dia mulai membayangkan wajah pria yang hari-hari ini membuat nya tertarik.
Melihat ekspresi siti, mereka tertawa dan semakin menggoda Siti Sampai puas.
" Kakak masih lama di kanada ?" Tanya Stella, kali ini untuk Ara.
" Iya..! belum kasih kabar juga sih dari tadi pagi..!''
" Mungkin lagi sibuk " Ara mengangguk
" Nggak dapat jatah dong mbak Ara ..! " Celetuk Siti tiba-tiba, membuat Ara dan Stella saling lihat.
Siti yang melihat mereka saling tatap menjadi canggung " eh.. maaf mbak Ara, bukan maksud Siti..!" Ulangnya
" Gapapa siti.. lagian aku juga masih prawan !!"
" Beneran ?" Siti mulai rumpi
Ara mengangguk dan Stella hanya diam.
" Bisa gitu ya.. !" Bingungnya.
" Kalau kamu gimana stella?" Tanya Siti yang seakan ingin tau sesuatu.
'' aku .. !!" Ucap stella bingung
" Segeralah memilih Stella, jangan terus kau gantung, dua anak manusia itu.
__ADS_1
" Hmmm !!" Jawab Stella seadanya
Hari ini butik sangat amat ramai, Ara dan para pegawai sampai kewalahan, Karena sangking banyaknya pengunjung.
Setelah kepergian Siti dan Stella, Ara segera menutup butik dan pulang lebih awal, dia merasa sangat lelah hari ini.
Dan juga berada jauh dari Angga, membuat nya ingin segera pulang dan menelpon sang suami karena rindu.
Sampai di rumah, Ara segera melempar kan diri di kursi tamu, karena lelah tubuhnya tak sanggup lagi untuk berjalan masuk ke kamar.
Sampai malam dia masih tertidur pulas di sofa ruang tamu, tanpa ada yang membangunkan. Karena pasalnya Nanda dan Lina sudah kembali ke rumah kakek.
.
" Kau sudah memesan tiket pesawat untuk malam ini Andre..?" Tanya Angga yang sudah beres berkemas
" Lima belas menit lagi kita berangkat !!" Ucapnya yang juga sudah Siap.
" Oke.."
Tepat sampai di bandara, petugas sudah mengumumkan untuk penumpang segera masuk.
Angga dan Andre langsung masuk pesawat tanpa menunggu waktu lama.
Dan pesawat siap landas.
Tak membutuhkan waktu lama, mereka sampai di bandara Sukarno Hatta.
Segera turun menuju mobil masing-masing.
Angga sengaja tak memberi tahu kepulangan nya kepada Ara, dia ingin memberikan kejutan untuk sang istri.
Dia sampai memakai jasa taksi untuk perjalan pulang.
Sampai di rumah betapa terkejutnya dia melihat sang istri, yang tidur pulas di sofa ruang tamu, tanpa selimut dan bantal, terlihat begitu lelah.
Karena tak tega membangunkan, diapun menggendong tubuh ramping itu masuk ke kamar mereka.
Malam ini mereka tertidur saling memeluk.
.
Mulai membuka mata dan " agaaa..!'' teriak nya tapi masih memeluk tubuh kekar di depannya ini.
" Selamat pagi sayang.." membalas pelukan, dan mencium kening Ara.
" Kapan pulang nya ? kok nggak bilang-bilang sih !! Atau jangan-jangan kamu nggak mau aku jemput ya..?"
" Sayang masih pagi tidurlah !!" Mengeratkan pelukan
" Justru karena sudah pagi kita harus bangun aga, pamali tau bangun kesiangan, ntar rejekinya di patuk ayam .. mau kaya gitu ?''
" Kalau gitu nggak punya rejeki dong !!" Ucap Angga
" Iyalah .." mendongak menatap Angga, masih dengan keadaan rebahan.
" Nggak punya uang dong !!" Imbuh Angga
" Jelas banget !"
" Tenang aja aku masih punya uang banyak sampai tujuh turunan nggak bakal habis.. "
__ADS_1
" Elehh.." mendorong tubuh Angga dan bangun dari tidur nya.