
" Aduh.. sakit yank "
'' salah sendiri !" Membuka pintu dan keluar
Angga menggeleng kepala merasa lucu dengan tingkah Ara.
Dia pun menyusul, di luar acara belum selesai masih banyak sekali tamu yang berdatangan.
Sungguh pesta yang melelahkan menurut Angga, dia harus terus berdiri menyalami seluruh tamu, sangat membosankan.
" Siapa wanita di belakang Tomi ?" Batin Angga melihat sosok wanita cantik berambut pendek
" Hey ga.. apa kabar lama kita tidak bertemu ya... !!" Sapa Tomi
Mereka adalah keponakan dan paman namun tak ada perbedaan diantara mereka, sama-sama tampan dan masih muda.
Tomi memang masih seumuran dengan Angga, jadi pantas saja dia masih tampan dan berkarisma.
" Yang ke berapa ?" Ucap singkat Angga
" Kau sungguh tak mengenali wanitaku.. sungguh ?" Angga menggeleng
" Hmm seperti nya kau memang bodoh ..!" Ucap Tomi lagi
" Dia mantan kekasih mu !!'' Angga terkejut mendengar itu.
" Jadi dia Ratna .. !! Bagaimana bisa Tomi "
" Jangan bengong seperti itu.. !! Aku yang menyuruh nya untuk mengubah gaya rambut dan pakaian nya, "
" Hai ga apa kabar .. !!" Mengulurkan tangannya
Angga tak menanggapi dan hanya mengangguk.
" Aku akan menemui kakak ku..!!'' menggandeng tangan Ratna dan pergi
Ratna terus menoleh melihat Angga, dengan tatapan yang sama sekali tidak bisa di artikan.
" Duluan ya.. !!" Tanpa menunggu jawaban Tomi Angga pergi.
Yang di cari-cari ternyata sedang mengobrol dengan para sahabat rempong nya.
" Hay .. " sapanya pada semua
" Hay kak Angga !!"
" Sayang pulang yuk !!" Berbisik di telinga Ara
" Pamit dulu lah ga..!!" Ikut berbisik
Angga pun berpamitan dengan adik dan kedua orangtuanya.
" Lo jaga adik gue.. jangan sesekali sakiti dia !!" Pesannya untuk Bagas
Bagas langsung memeluk Angga dan berkata, jika dia akan menjaga stella seperti dia menjaga dirinya sendiri.
Bagas juga mengatakan jika dia akan menyayangi Stella lebih dari apapun.
Selesai berpamitan Ara dan Angga pulang.
" Yank !!" Ara menoleh namun Angga hanya tersenyum
Menatap bingung Angga
" Nggak usah gitu mukanya yank " ucap Angga yang di tatap aneh
" Kan aku cuma manggil yank " Ucap nya lagi
" Nggak jelas "
Suasana kembali hening.
" Tadi ada paman disana ya ?"
__ADS_1
" Iya..!!" Fokus menyetir
" Aku lihat dia bawa cewek jg..!! Siapa ?? Kamu terlihat aneh tadi " seketika ucapan Ara mampu membuat Angga diam
Karena tak mendapatkan jawaban sesuai keinginan hati, Ara kembali bertanya.
" Ratna..!!"
" Ouh.. cantik ya " masih menatap jalanan yang ramai sekali kendaraan
" Yank ..!!" Angga takut jika pertemuan nya dengan Ratna akan mempengaruhi mood Ara.
" Aku gapapa kok " tersenyum manis menatap Angga
'' aku sudah menemukan bukti jika Nanda memang benar anak dari Ratna, mereka di buang karena dulu Ratna berusaha mendapatkan cita-citanya menjadi seorang model " Ara antusias mendengar kan cerita
" Jadi kapan kamu akan mempertemukan mereka ?"
" Apa kamu siap kehilangan nanda dan juga adiknya " menatap lekat Ara
" Siap nggak siap aku harus siap !!"
Angga merasa terharu, hatinya berfikir sungguh baik hati sang istri, anak yang dirawat dari kecil hingga besar rela diserahkan kembali kepada ibu yang sama sekali tidak bertanggung jawab.
" Besok kita pertemukan mereka !''
" Apa Ratna tau soal kedua anaknya..!!"
Angga menggeleng
Sampai dirumah Ara segera mengganti baju tidur, dan segera membersihkan wajah dari sisa make-up hari ini.
Berbeda dengan Angga yang harus mandi setelah berkeringat, jika tidak dia tak akan pernah bisa tidur malam ini.
Malam berjalan dengan tenang, tanpa ada percakapan sebelum tidur.
.
Hari yang indah untuk mengawali pagi, seperti biasa Ara selalu bangun lebih telat dari Angga.
" Hmm.. !!" Singkat nya
" Hari ini kau akan bertemu Ratna ?" Memastikan ulang
Angga menggangguk
" Baiklah kau buat janji dengannya, dan aku akan menjemput anak-anak " ulang nya lalu mengecup singkat bibir suami
Selesai sarapan pagi Ara lebih dulu bersiap untuk berangkat.
Hari ini dia akan mulai bekerja sama dengan perusahaan desain, dan hari ini juga rapat pertama dimulai.
" Yank sepatuku dimana ya..." Teriaknya
Memanggil Angga
" Cari di tempat nya .."
" Nggak ada yank " teriaknya lagi
Tanpa basa-basi lagi Angga segera berdiri membantu mencarikan sepatu yang sedang di inginkan
Tak berapa lama pencarian berakhir, sepatu di temukan.
" Nih.. " memberikan
" Ah.. thanks you sayang !!"
" Kebiasaan kalau menaruh apapun selalu sembarangan" omel Angga sambil berkacak pinggang memandang sang istri.
" Maaf yank lupa ..!'' memakai sepatu
" Aku berangkat dulu ya " pamitnya lagi dengan tak lupa mengecup singkat bibir Angga
__ADS_1
" Kenapa bisa aku terikat dengan bocah" ucap nya pelan namun Ara masih sempat mendengar
" Jangan nyesel gitu dong ga..!!"
Berbalik badan akan menghampiri Angga lagi
" Cepetan berangkat.. ini rapat penting jangan sampai terlepas!!"
" Iya..iya !! Kalau lagi jengkel gitu ganteng tau gak sih.." tersenyum dan pergi
Angga menatap kepergian Ara dengan diiringi gelengan kepala.. merasa aneh dengan setiap ulah dari sang istri, merasa bingung juga dengan perasaan yang dia miliki
" Kenapa bisa aku mencintaimu bocah !!" Tersenyum
Selesai merapikan diri Angga pun berangkat kantor, dengan mobil mewah yang biasa dia gunakan.
" Andre jangan lupa kabari Ratna hari ini, aku dan istriku akan bertemu !!" Andre menoleh menatap lekat seakan menunggu penjelasan
" Ada urusan penting antara kami. Cepatlah!!" Ulangnya dan Andre pun mengangguk
.
Janji makan siang berlangsung. Ara membawa Nanda juga adiknya ketempat dimana mereka janjian tak lama kemudian Angga pun datang dengan Andre karena mereka juga baru menyelesaikan rapat di luar kantor.
" Udah lama nunggu " mengecup kening Ara
" Nggak kok !!'' jawabnya
" Hay kak " sapa Ara pada Andre.
Andre pun mengangguk sebagai jawaban
Baru saja duduk Ratna datang, dengan jalan berlenggak lenggok seperti model yang sedang berjalan di catwalk.
" Hay ga .. lama ya kita nggak ketemu " mencoba mendekat ingin mencium Angga, namun di tepis langsung oleh Angga
Ratna pun sepertinya paham, lalu menyapa ara dan semua orang disana.
" Hay semuanya "
" Silahkan duduk " ucap Angga singkat
Mata Ratna seketika tertuju kearah Nanda dan sang adik.
" Kenapa bisa ada mereka disini " batinnya
" Tentu kamu tau ada urusan apa kami memanggilmu kan !!" Ucap Angga dingin
Ratna menoleh lalu kembali menatap dua anak yang sudah mejadi gadis
" Dimana kau temukan mereka ga.. aku sudah mencarinya kemanapun penjuru dunia.. tapi tak berhasil aku temukan mereka !!" Ucap nya
" Mamah " panggil Nanda dan sang adik
" Sini sayang.. mamah sangat merindukan kalian " ucap Ratna memulai akting
Andre menatap muak kearah Ratna, karena dia sadar jika pasti hanya sandiwara.
" Mamah aku mau pulang bersama ibu " ucap Lina yang terus memeluk Ratna,
" Istriku lah yang merawat 2 putrimu yang hilang atau sengaja kau terlantarkan" ucap Angga
Ratna diam, melepas pelukan " apa maksud mu !! Aku tak pernah menelantarkan anak-anak ku ga.. "
" Dan untuk istrimu aku ucapkan terimakasih karena telah merawat putriku" menatap Ara mencoba memaksakan senyumnya.
" Tapi untuk hari ini aku tidak bisa membawa putriku.. ijinkan mereka tinggal bersama kalian untuk sementara waktu sampai aku selesai mengurus semuanya" alasanan Ratna yang sebenarnya dia memang tak pernah menginginkan kedua putrinya itu.
" Sudahlah lah rat bilang saja kalau kau mamang tak ingin mengurus dua putri mu ini kan " ucap Andre yang merasa jengkel dengan Ratna
" Kau tak perlu ikut campur urusan ku "
Sinis Ratna menatap Andre
__ADS_1
" Kenapa mamah menolak kita !! Apa mamah tak merindukan kita ?" Ucap Nanda
'' bukan begitu sayang.. mamah sangat merindukan kalian hanya saja mamah masih ada urusan yang harus di selesaikan.!!