Musuh Kesayangan

Musuh Kesayangan
Bab 45


__ADS_3

Malam ini di kediaman lain.


Bagas sedang mempersiapkan makan malam, untuk sang istri yang sedang mengandung buah cinta mereka.


Stella terlihat bersemangat, menikmati makan malam yang telah dimasak oleh suaminya, apalagi masakan itu khusus di buatkan untuk nya.


dia mulai menguyah satu persatu makanan yang mulai masuk ke mulutnya, " bagaimana rasanya sayang !!" ucap Bagas menunggu penilaian dari sang istri.


" hmmm sangat lezat .. aku sangat menikmati puding strawberry buatan mu " dengan mata berbinar Stella mengucapkan itu, tulus dari hatinya untuk memuji masakan sang suami.


" bagus lah .. kalau kamu suka mungkin aku bisa membuat nya setiap hari untukmu !!" ucap Bagas senang, karena masakannya telah berhasil


Stella sungguh kaget mendengar itu '' ah tidak mana mungkin setiap hari aku akan memakan puding tanpa rasa ini !!" batinnya


'' kenapa kau menatap ku seperti itu sayang ..?'' ucap Bagas bingung


'' emm mungkin jika setiap hari kau membuat nya.. mungkin aku akan merasa bosan dan itu tidak baik untuk kandungan ku !!" sambil mengelus dagu yang di tumbuhi kumis tipis, Stella mencoba memberikan alasan.


" apakah begitu ?" tanya Bagas lagi


" yaa... emmm sekarang aku mengantuk !!" ucapnya lagi mencoba mengalihkan pembicaraan


" baik lah mari kita tidur !'' berdiri menggandeng tangan seng istri dan berjalan menuntun nya masuk ke kamar.


......................


semua mahluk bumi telah menikmati malam ini dengan penuh rasa senang, dengan pasangan mereka masing-masing namun berbeda dengan Ratna seorang wanita yang haus akan cinta.


" mau kemana kamu ?" suara besar mengagetkan dirinya


wanita itu tak menjawab, dia kembali merapikan semua pakaian dan memasukkannya ke koper.


" apa kau tuli ..? atau kau bisu ..?" ucap lelaki itu lagi


sungguh tak ada kata-kata manis yang terucap dari mulut sang lelaki.


Tomi menarik lengan Ratna dengan kuat, sampai sang empunya berteriak kesakitan


" lepas kau lelaki kep**at, aku ingin kembali


aku tak ingin bersamamu..!"


di tampar lah pipi mulus dan bersih itu sehingga meninggalkan bekas disana, " kau tidak akan pernah bisa lepas dari ku ..! apa lagi jika niatmu masih buruk seperti itu ..!!"


mendongak tubuh ramping yang penuh lebam di tubuhnya.


sejak bersama Tomi hidup Ratna tak pernah bahagia, apalagi saat mereka mendengar kabar jika anak yang di kandung Ara telah keguguran, Tomi semakin ganas dan brutal menyiksa Ratna.

__ADS_1


entah apa yang ada di pikiran laki-laki itu, rasa sayang dan cintanya pada Ratna telah menghilang, Ratna seperti tak mengenali Tomi yang dulu, yang selalu dia manfaat kan sesukanya.


wanita itu mencoba melawan, berusaha melepaskan diri dari lelaki yang tak punya belas kasihan ini.


namun apa daya nya, dia hanyalah seorang wanita yang tak sekuat tenaga nya di bandingkan dengan Tomi.


'' jangan mencoba untuk kabur dariku.. anggaplah ini sebagai hukuman untuk semua dosa-dosa yang telah kau perbuat ..!" mendorong tubuh wanita lemah itu ke bed besar yang ada disana.


" kau pikir dengan kau menyiksaku seperti ini, aku berhentilah mengganggu keluarga mu.. tidak akan !!" teriak Ratna saat Tomi keluar dari kamar.


rumah ini dilindungi banyak sekali penjagaan, mereka adalah bodyguard terlatih dan Ratna tak bisa menerobos pertahanan yang dibuat oleh Tomi.


'' jaga dia.. jangan biarkan dia lolos ..!'' ucapnya lalu pergi meninggalkan kediamannya.


...----------------...


" terimakasih " membuka pintu mobil dan keluar.


baru saja ingin melangkah memasuki gerbang besar, tangan nya di tarik pelan oleh lelaki yang tadi mengantarkannya pulang.


sehingga tubuhnya bergerak bebas mentok menabrak mobil yang tidak bergerak.


" apa lagi?"


Dika menatap lekat manik mata sang gadis di depannya ini, penuh rasa sayang, cinta yang belum sempat terbalaskan.


cup.. satu kali kecupan mendarat tanpa kendala di kening gadis cantik pujaan nya.


'' selamat malam ..!" ucapnya namun tak ada jawaban karena si wanita masih terdiam terpaku disana.


dika tersenyum jail mulai mendekatkan wajahnya satu sama lain " apa kau tidak ingin masuk ..? atau kau ingin tetap bersama ku seperti ini ..?" ucapnya masih dengan senyum jahil di wajah nya.


seketika Nanda tersadar dari lamunan panjangnya " aku akan masuk ..!'' pipi gadis itu berubah memerah, dia malu, hatinya merasa senang namun juga ragu.


lagi-lagi lelaki itu tersenyum senang, menatap sang gadis berjalan memasuki Mension besar milik Sebastian.


setelah kepergian Dika, Nanda masih belum masuk ke kamarnya dia masih menatap kepergian lelaki itu.


'' ehem ..! " suara besar mengagetkan Nanda yang masih mengintip dari balik jendela.


dia menoleh menatap kaget ke arah suara " kakek, Lina ..!!" wajah nya semakin memerah karena malu


'' wah seperti nya ada yang sedang jatuh cinta nih kek ..! " menutup mulutnya


'' sepertinya begitu " ucap kakek Bastian


'' sudah biarkan saja, kau tidur lah belum saatnya kau merasakan jatuh cinta!!'' ucap kakek lagi

__ADS_1


sungguh merasa malu, kepergok mengintip seperti itu. '' kakek kenapa sudah pulang ya..?'' ucapnya sendiri


......................


suara ayam jantan telah berkokok, cahaya pagi telah bersinar masuk ke celah-celah jendela mahluk hidup di bumi.


" selamat pagi sayang !!" angga bangun mengecup pipi sang istri lalu kembali tidur membelakangi Ara.


otomatis Ara menjadi marah '' Angga .. kamu suruh aku menatap punggung mu di pagi hari seperti ini !!" teriak nya marah


seketika mata yang tadi memejam kini membulat sempurna '' mampus gue .!!"


berbalik menatap Ara " maaf sayang " tersenyum kikuk


Ara sudah memerah marah lalu beranjak pergi meninggalkan Angga.


.


marah nya pagi ini masih berlanjut, Ara membuat sarapannya sendiri, tak memperdulikan Angga yang terus meminta maaf sejak tadi.


'' yank jangan marah gitu ih .. janji nggak lagi deh ..!" memohon namun Ara tak merespon


angga diam dan akhirnya berfikir sejenak


" ahaa ..!'' batinnya


mulai tersenyum senang.


mulai melancarkan rencana yang tidak tau malu, mengecup dari kening, mata, pipi, mulut seluruh wajah.


'' aku berangkat ya .. ! siap-siap nanti malam oke sayang ..! berdandan lah yang cantik aku akan menjemput mu !!" sekali lagi mengecup bibir sebelum berangkat bekerja.


Angga pun pergi, dia senang Ara sudah mau menatap nya, meski tidak ada senyum di wajahnya.


'' hati-hati !!'' teriaknya lagi lalu kembali menikmatinya sarapan paginya


mendengar itu Angga kembali masuk ke rumah, dan sekali lagi mengecup bibir sang istri.


'' aga... !!'' kembali berteriak namun kali ini dengan nada sedikit gemas dan manja.


...----------------...


kebahagiaan sangat terpancar jelas namun berbeda dengan wanita jahat yang selalu berusaha merebut kebahagiaan orang lain.


'' jaga dia dengan baik jangan sampai lepas !!''


'' baik tuan !! '' pria bertubuh besar nan gagah itu pergi setelah melihat keadaan sang istri, yang dulu pernah membuat nya jatuh cinta, namun kini telah berubah karena ulah yang di buat sang istri.

__ADS_1


dia berusaha melindungi keluarganya, jadi dia harus memberikan pelajaran untuk orang yang selalu membuat keluarga nya susah.


bagi Tomi Ratna bukanlah seorang istri maupun keluarga, Ratna hanyalah seorang tawanan untuk nya.


__ADS_2