Musuh Tapi Sayang

Musuh Tapi Sayang
Dendam


__ADS_3

Galih nekat menerobos barikade polisi dan hasilnya dia harus mengerem dadakan karena laju motor sport kesayangnnya langsung diblokir polisi.


Galih jatuh terguling di atas aspal dan beberapa petugas Badan Reserse Kriminal langsung menangkap Galih.


Galih terus meronta dan berteriak, "Lepaskan aku! Aku harus bikin perhitungan dengan gadis di dalam mobil itu! Dia sudah membunuh pacarku!!!!!!!"


Bug! Salah satu petugas kepolisian langsung membuat Galih jatuh pingsan karena Galih terus meronta, berteriak dan menghina keputusan pihak berwajib dalam membebaskan tersangka berinisial AJ.


Saat Galih sadar dari pingsannya, dia sudah berada di dalam pesawat terbang.


Galih tersentak kaget dan menoleh kaget ke papanya yang duduk di sebelahnya untuk bertanya, "Pa? Kita akan ke mana? Kenapa kita ada di dalam pesawat sekarang?"


"Papa pindahkan sekolah kamu ke Amerika supaya hidup kamu lebih tenang dan tidak memikirkan untuk balas dendam lagi! Kamu akan tinggal bersama Paman Kamu sampai kamu lulus kuliah nanti" Sahut dokter Edy Baskoro dan Galih hanya bisa menghela napas berat. Galih dengan sangat terpaksa menuruti perkataan papanya.


Namun, di dalam hatinya, Galih tetap ingin membalas dendam. Dia tidak akan tenang selama Alma Jacob belum merasakan penderitaan yang ia rasakan.


...****...


Sepuluh tahun kemudian, di sebuah kamar hotel berbintang lima, terdengar suara lenguhan seorang perempuan muda yang sangat cantik.


"Ugh!" Perempuan muda itu menarik selimut, mencekal kedua ujung selimut, lalu bersandar ke ranjang mewah yang teronggok manis di kamar VVIP.

__ADS_1


Galih Baskoro langsung melemparkan puluhan lembar uang kertas berwarna merah ke perempuan muda itu sambil berkata, "Pergilah dan jangan menemuiku lagi!"


Perempuan muda itu langsung melilitkan selimut ke tubuh rampingnya lalu bangkit berdiri dengan meringis. "Ouch!" Perempuan muda itu mengaduh saat ia mencoba untuk melangkah mendekati Galih.


Galih melirik ada bercak darah di sprei, namun dia tidak mengambil pusing.


Perempuan cantik itu akhirnya memilih untuk berdiri diam di depan ranjang lalu berkata dengan genangan air mata di kedua pelupuk matanya, "Aku kira kau mencintaiku. Kita sudah berkencan semalam tiga bulan dan semalam kita memiliki malam yang indah. Aku rasa kita punya ikatan sekarang. Kau sudah renggut kesucianku dan........"


"Aku bayar kau dengan mahal. Aku kasih kau uang tunai dan sebuah mobil" Galih melemparkan kunci mobil ke kasur begitu saja. "Ambil semuanya yang ada di atas kasur dan jangan menemuiku lagi!"


Saat Galih hendak melangkah pergi, perempuan muda dan cantik itu mengabaikan rasa nyeri di area sensitifnya dan langsung melompat maju untuk memeluk Galih sambil berkata di sela isak tangisnya, "Jangan pergi!"


Galih seketika menggeram, "Berani benar kau peluk aku dengan tubu kotor kamu itu, hah?! Lepaskan aku!" Galih menunduk dan melihat pucuk kepala perempuan muda itu.


Galih langsung mendorong kasar perempuan muda itu sambil berteriak, "Karena aku benci artis pendatang baru seperti kamu! Ingat, kan, kalau kau yang datang kepadaku. Kau menggodaku dengan murahan dan menjijikan, maka jangan harap kalau aku akan meneruskan hubungan ini, cih!"


Perempuan muda yang terjatuh di atas lantai langung merangkak dan memeluk kaki Galih untuk memohon, "Jangan tinggalkan aku! Aku mencintai kamu"


Dhuag! Galih menendang dada perempuan muda itu sampai perempuan muda itu jatuh terjengkang ke belakang lalu dengan santainya Galih melangkah meninggalkan perempuan muda itu begitu saja.


Perempuan muda itu berteriak, "Kenapa kau membenci artis pendatang baru?! Kenapa?!!!!"

__ADS_1


Galih menghentikan langkahnya di depan pintu dan menyahut tanpa menoleh ke belakang, "Karena kekasihku dibunuh oleh artis pendatang baru yang murahan dan menjijikkan seperti kamu" Galih lalu membuka pintu dan menutup pintu dengan sangat kasar. Dia sama sekali tidak memiliki rasa belas kasihan pada perempuan muda yang semalam sudah memuaskan gairahnya.


Galih Baskoro tumbuh menjadi pemuda yang penuh dendam dan membenci semua artis pendatang baru di dalam perburuannya mencari Alma Jacob. Setiap kali ada artis pendatang baru mendekatinya dengan senang hati Galih akan memanjakannya, namun hanya selama tiga bulan. Setelah tiga bulan berkencan, Galih akan meniduri mereka, membayar mereka, dan meninggalkan mereka begitu saja. Itu perwujudan dendam membara di dalam hatinya yang belum bisa terlampiaskan.


Satu mInggu kemudian, Galih Baskoro memasuki area pemakaman mewah. Putra tunggal dokter Edy Baskoro yang sudah pulang dari Amerika dua tahun yang lalu dan sudah berumur dua puluh tujuh tahun tengah berdiri di depan dua makam kembar. Pemuda tampan idola para wanita itu meletakkan dua buket bunga mawar putih di atas makam kembar lalu ia menegakkan badan kembali dan bergumam, "Sekarang aku bisa membalaskan dendam kalian bertiga, Ratna, anakku, dan Tante. Aku sudah memiliki kuasa dan kekayaan melebihi JJ grup dan akan aku tekan Eros Jacob sampai dia bangkrut lalu menyerahkan putri tunggalnya kepadaku. Hukum tidak bisa menjamah mereka, maka aku lah yang akan menjamah dan membalaskan dendam kalian berdua. Tunggu saja!"


Galih berbalik badan lalu melangkah ke parkiran mobil dan masuk ke dalam mobil mewahnya.


Galih langsung berkata ke asisten pribadinya, "Mampir ke hotel Sanjaya dulu, Don"


Doni teman sebangkunya Galih jaman SMA kini menjadi asisten pribadinya Galih.


Doni yang tengah melajukan mobil sport keluaran terbaru di atas aspal melongok spion lalu bertanya, "Kenapa ke hotel Sanjaya?"


"Ada artis pendatang baru yang ingin bertemu denganku" Sahut Galih.


"Sampai kapan kau akan seperti ini, Galih? Kau tidak takut akan karma, Galih?" Tanya Doni dengan nada dan wajah prihatin


"Aku tidak takut akan karma. Karena takdir lebih kejam daripada karma jadi untuk apa aku takut akan karma. Takdir sudah membunuhku sejak takdir merenggut Ratna dan anakku dariku. Aku hidup tapi serasa mati jadi untuk apa aku takut akan karma" Sahut Galih dan Doni hanya bisa menghela napas panjang.


Demi membalas dendam, Galih mengabaikan cita-citanya menjadi dokter. Sejak papanya mengirim dirinya ke Amerika, Galih memilih mengambil jurusan bisnis alih-alih kedokteran. Dia ingin menjadi pebisnis yang melebihi Eros Jacob sehingga suatu saat nanti ia bisa menekan JJ grup dan membuat Eros Jacob bangkrut.

__ADS_1


Akhirnya impiannya Galih Baskoro bisa terwujud di hari ini. Dia berhasil membuat JJ grup tersudut. Dia tinggal menunggu Eros Jacob datang menemuinya dan melakukan negosiasi dengannya. Namun, sebelum Eros Jacob muncul di depannya ia akan bersenang-senang terlebih dahulu dengan artis pendatang baru yang berikutnya. Mangsa dia yang baru akan dia ajak bermain-main dulu sepuasnya sebelum ia mendekap Alma Jacob.


__ADS_2