My Absurd CEO

My Absurd CEO
Dean frustasi


__ADS_3

"Mikha! Apa kabar?" tanya Alex yang mulai berkaca-kaca karena Mikha yang begitu datang langsung minta digendongnya.


"Aku sehat aunty. Aunty kenapa menangis?" tanya Mikha.


"Tidak apa-apa, tadi ada debu masuk ke dalam mata. Aunty senang bertemu dengan Mikha. Mikha sekarang sudah besar dan berat." ucap Alex sambil mengecup pipi Mikha.


"Ayo Mikha, kita menemui Daddy dan Mommy!" ajak Tuan Michael dan meminta Mikha dari gendongan Alex.


"Grandpa, bolehkah aku main dengan aunty? Aku sangat rindu bermain dengan aunty." kata Mikha dan mengeratkan pelukannya.


"Alex, kenapa kamu membereskan barang-barang mu?" tanya Tuan Michael.


"Maaf Tuan, saya tidak bisa melanjutkan untuk bekerja di perusahaan ini. Terima kasih atas perhatiannya dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bisa bekerja." kata Alex.


"Tapi kenapa? Apa ada pekerjaan yang membuat mu tidak nyaman?" tanya Tuan Michael.


"Maaf Tuan, tapi saya tidak mau keberadaan saya menjadi penghalang antara tuan Dean dengan nyonya Angela." ucap Alex menjelaskan.


"Saya sebaiknya tidak berada di antara mereka berdua. Karena nyonya Angela akan salah paham dengan kedekatan saya dengan Tuan Dean." Alex menambahkan.


"Baiklah, memang itu yang terbaik bagi kalian. Dean sebaiknya memang bersama Angela karena Mikha membutuhkan mereka berdua. Angela sudah menentukan tanggal pernikahan mereka dalam waktu dekat. Status pernikahan mereka akan membuat status Mikha sebagai cucu dan penerus keluarga Anderson menjadi sah di mata hukum." ucap Tuan Michael menjelaskan.


"Baik Tuan saya mengerti." jawab Alex.


"Josh, antarkan Alex. Aku akan menemui Dean." ucap Tuan Michael.


"Baik Tuan." jawab Josh yang berdiri dekat meja Alex, sebelumnya dia berniat menemui Dean untuk mempertanyakan pemecatan Alex, namun kedatangan Tuan Michael mengurungkan niatnya.

__ADS_1


Sebetulnya dalam hati kecilnya Josh merasa kasihan dengan Dean. Kebohongan yang dilakukan Angela dan Tuan Michael membuatnya terpaksa kembali pada Angela. Padahal Josh mengetahui jika Dean sangat mencintai Alex bahkan perubahan Dean sangat terasa setelah bertemu dengan Alex.


Josh membawakan barang-barang milik Alex yang sudah dimasukkan ke dalam dus. Dan mengantarkan Alex menuju kediamannya. Tapi Alex menolak diantarkan sampai apartemennya karena tidak mau tempat tinggalnya diketahui.


...****************...


Tuan Michael masuk ke dalam ruangan Dean dan melihat Dean sedang duduk di kursinya dengan raut muka kesal dan dingin, sedangkan Angela berada di samping Dean dan duduk di atas meja kerja Dean.


Dean tidak setuju jika Alex berhenti bekerja, karena selain hatinya selalu tertuju pada Alex, Dean pun membutuhkan Alex sebagai sekretaris yang cekatan dan pintar.


Angela menahan Dean yang akan mengejar Alex dan mengancam jika Dean memilih mengejar Alex, maka dia akan membawa Mikha bersamanya dan Dean tidak akan pernah bisa bertemu Mikha untuk selamanya.


Semua ini membuat Dean frustasi. Apalagi memikirkan perasaannya terhadap Angela yang anehnya tidak membuat hatinya berdebar lagi.


"Hai boy!" Daddy Michael masuk ke dalam ruangan Dean bersama Mikha yang berada dalam gendongannya.


"Hai Mikha." ucap Dean kemudian menaikkan Mikha ke dalam pangkuannya sambil menciumi pipi Mikha, bau khas anak kecil sangat tercium dari tubuh Mikha dan itu membuat dean merasa tenang.


Entah mengapa bau tubuh Mikha dan Alex yang bisa membuatnya begitu tenang dan tidak mual. Sekarang Angela pun sudah tidak membuatnya mual karena sesuai permintaan Dean, Angela tidak lagi menggunakan parfum miliknya.


"Daddy sedang sibuk?" tanya Mikha.


"No, why?" tanya Dean


"Aku takut mengganggu daddy." ucap Mikha lagi.


"No honey, Daddy malah senang dengan kedatangan Mikha ke kantor." ucap Dean

__ADS_1


"really Daddy?" tanya Mikha memastikan, Mikha sekarang sudah bisa mengucapkan huruf R hanya saja masih kurang jelas.


"Ayo kita makan siang, Mikha mau makan apa?" tanya Dean.


"Chicken Daddy, tapi ajak aunty Alex juga makan bersama kita." jawab Mikha yang langsung mendapat cubitan kecil di lengannya dari angela.


"Awww, sakit." ucap Mikha terkejut dengan cubitan Angela.


"Kenapa?" tanya Dean dan Grandpa yang sedang duduk di sofa menikmati roti yang dibawa Alex tadi pagi.


Karena mendapat pelototan dari Angela, Mikha menjawab asal, "No Daddy sepertinya ada nyamuk menggigit tanganku." Sebelumnya Mikha sudah diberitahu oleh Angela jika suatu saat bertemu dengan Alex maka harus bersikap acuh dan tidak kenal, jika tidak maka Mikha akan kembali ke Swiss dan dijauhkan dari daddynya.


"What nyamuk, kasihan sekali Princess nya Daddy." ucap Dean sambil mengusap lengan Mikha yang merah. Dean sangat sayang terhadap Mikha, sampai dia rela jika harus membawa pekerjaannya ke rumah yang penting bisa segera bertemu anak semata wayangnya.


Dean mengajak keluarganya makan siang di restoran ayam yang terkenal sesuai permintaan Mikha. Saat keluar dari ruangannya, Dean melihat meja yang biasa ditempati Alex sudah kosong, tiba-tiba hatinya merasa sakit dan sedih. Dia merasa sangat kehilangan wanita cantik, anggun dan tegas itu. Namun ada yang menarik perhatiannya, ternyata di atas meja Alex ada lotion dan juga pewangi ruangan yang dia minta tadi pagi.


Melihat Dean diam saat melewati meja Alex, Angela langsung menarik lengan Dean dan menuju pintu lift. 'Dasar wanita s****n sudah pergi saja masih mengganggu! Lihat saja sebentar lagi Dean akan menjadi milikku seutuhnya.' batin Angela yang kesal karena tingkah laku Dean yang memperlihatkan perasaannya terhadap Alex walau dia hilang ingatan.


...****************...


Alex meminta Josh mengantarnya ke rumah Adele di luar kota, agar tidak mengetahui apartemen yang dia tinggali sekarang. Lagipula dia sudah lama tidak bertemu Adele apalagi banyak sekali yang ingin dia ceritakan agar beban di hati dan pikirannya berkurang.


Sampai di depan rumah Adele, "Thank you Josh. Maaf merepotkan mu." ucap Alex sambil keluar dari mobil. Josh terlihat sangat sedih, karena semenjak Alex bekerja di perusahaan Anderson Tech pekerjaan nya menjadi sangat terbantu apalagi Bosnya pun menjadi sangat manusiawi, tidak sedingin dahulu saat patah hari karena ditinggal Angela. Namun dia tidak bisa berbuat apa-apa, takdir mengatakan lain. Kehidupan ini semua sudah ada yang mengatur.


Kedatangan Alex di kediaman keluarga Adele disambut dengan baik, Mommy Adele bahkan keluarga Adele sudah menganggap seperti anak kandungnya sendiri. Karena semenjak kecil Adele dan Alex berteman, dan Alex yang sangat pintar membantu Adele belajar sehingga sekarang keduanya menjadi orang-orang yang sukses.


"Ayo masuk alex, kita makan siang bersama." ucap Mommy Adele dan diikuti Adele yang merangkul Alex serta maid yang membantunya membawa dus.

__ADS_1


Mereka makan bersama sambil bercerita semuanya, tidak ada yang Alex tutupi kecuali kisah cintanya dengan Dean. Hanya Adele yang tau dan itu akan dibicarakan ketika berdua dengan Adele nanti di kamarnya.


__ADS_2