
Alex dan Keenan resmi bercerai, namun Keenan meminta kepada Alex jangan memutuskan pertemanan, Keenan akan selalu ada jika Alex membutuhkan bantuan, begitupula sebaliknya. Keenan memberikan sedikit bagian hartanya untuk Alex yang sudah dinikahinya selama lebih dari 1 tahun dan mendapatkan 10% saham di Barack Company, penthouse di London dan tunjangan uang sebanyak $500.000.
Setelah resmi bercerai, Keenan langsung meminta ijin kepada Alex untuk menikahi Taylor dan mereka pun menikah setelah mendapatkan ijin dari Alex sebagai mantan isteri.
Alex memutuskan untuk kembali ke London dan menjual penthouse Keenan untuk membeli Rumah Kantor di pusat kota London. Alex berniat untuk membangun bisnis sendiri dalam bidang Web Designer, bahkan Alex membuka jasa segala macam yang berhubungan dengan teknologi komputer.
Alex memulai bisnisnya, dengan men design ruangan yang akan dijadikan ruangan kantornya dengan warna paduan calm dan design futuristik. Lantai dua Alex jadikan tempat tinggalnya dengan satu pengasuh saja, yang Alex butuhkan untuk menjaga bayi kembar.
Alex tidak terburu-buru untuk menikah kembali, karena pengalaman buruknya dalam hubungan percintaan dan pernikahannya membuatnya enggan menjalin hubungan dengan lelaki.
Namun ada satu laki-laki yang sangat mengganggunya setiap hari, siapa lagi jika bukan Dean Anderson, CEO Absurd yang kembali gencar untuk meraih cintanya.
Ting Tong, bunyi bel Kantor Alex berbunyi.
Alex terbangun dan melihat jam masih menunjukkan pukul 05.00 masih terlalu pagi untuk jam bangun di kota London.
Alex pun turun untuk melihat siapa yang membunyikan bel pintunya di pagi buta ini. Karena bel yang terus berbunyi akan mengganggu jam tidur bayi nya.
"Good morning Honey, aku membawakan mu sarapan dan hendak mengajakmu olah raga pagi." ucap Dean yang terlihat di layar monitor bel.
__ADS_1
Alex membukakan pintu kantornya, Dean langsung menerobos masuk karena menunggu di luar di pagi buta membuatnya kedinginan.
"Alex aku kedinginan." ucap Dean sambil memeluk Alex.
"Siapa yang menyuruhmu datang di pagi buta begini?" tanya Alex.
"Entahlah, sepertinya aku tidur berjalan. Aku baru sadar saat sudah ada di depan pintu rumahmu." jawab Dean yang membuat Alex geleng-geleng kepala.
"Suka-suka mu lah, si paling pinter buat alasan." ucap Alex dan akan pergi, tapi Dean memeluknya sangat erat hingga Alex sulit bergerak.
"Alex...aku kedinginan." ucap Dean lagi.
"Lalu apa maumu?" tanya Alex yang tahu arah pembicaraan Dean tidak jauh dari memintanya menciumnya. Tapi Alex masih tidak mau kembali mengulang masa lalu kelamnya, namun Dean pantang menyerah. Sudah berkali-kali ditolak tetap saja datang lagi dan lagi.
"Tidak mau, aku ingin bebas dari yang namanya laki-laki, semua sama saja. Ujung-ujungnya memilih wanita lain, aku selalu dicampakkan." jawab Alex ketus.
"No Alex, aku tidak pernah mencampakkan mu, saat itu aku hilang ingatan. Jika aku tidak hilang ingatan, aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Bahkan saat aku amnesia saja, aku tetap ingin menciummu kan. Bahkan harum tubuhmu yang selalu aku rindukan." ucap Dean membela diri.
"Tidak, sekali tidak tetap tidak." jawab Alex dan Cup.
__ADS_1
"Dean!!!" Alex marah karena Dean mencuri ciumannya karena tangannya dikunci. Jadi Dean bebas, lagi dan lagi mengecup Alex.
"Hanya kecupan Alex, atau kamu mau lebih? French Kiss?" Ucap Dean yang menggoda alex. Alex menginjak kaki Dean hingga membuat Dean mengaduh dan memegang kakinya yang diinjak Alex.
"Oh, my darling. Kamu semakin ganas, i'd love it. Come on baby, come to me!!!" ucap Dean yang mengejar Alex menuju lantai atas tempat tinggal Alex.
Alex menyiapkan sarapan yang dibawa Dean, "Siapa yang membuat sarapan ini? Apa kamu membelinya? Ini seperti sarapan yang dijual di restoran sunset beach." tanya Alex.
"Hmm, betul." jawab Dean.
"Jam segini, apa restoran itu sudah buka?" tanya Alex.
"No, aku membangunkan kokinya untuk membuat sarapan itu." jawab Dean santai sambil membuatkan kopi untuknya dan Alex.
"Apa??? Oh God, Dean kamu sudah menyusahkan orang lain hanya ingin membawakan aku sarapan ini?" tanya Alex.
"Siapa yang menyusahkan? Aku bayar harga sarapan itu 10 kali lipat harga aslinya. Koki itu pun aku berikan jam tanganku sebagai tips nya. Dia malah berkata, "Silakan anda kembali jika membutuhkan sarapan lagi di pagi buta." begitu katanya." jawab Dean santai.
"Okey, whatever. Si paling absurd sedunia lah." Gumam Alex namun bisa terdengar oleh Dean.
__ADS_1
"My Absurd CEO, wah kata-kata itu menjadi panggilan sayang untukku kan honey?" tanya Dean sambil mencium pipi Alex dan mendapat pelototan dari Alex.
...****************...