My Absurd CEO

My Absurd CEO
Jacklyn dan Jesslyn


__ADS_3

Alex menjaga Mikha di rumah sakit dan mempersilahkan Dean juga Mr. Anderson untuk pulang karena Alex bilang akan menjaga di rumah sakit sampai Mikha dinyatakan sembuh dan sehat.


"Alex, i'm so sorry. Aku jadi merepotkanmu." ucap Dean masih merasa canggung terhadap Alex, padahal dalam hatinya ingin sekali memeluk bahkan lebih. Namun dirinya sekarang tidak berhak karena Alex sudah menikah dengan Keenan.


"Tidak apa-apa, aku senang bisa menjaga Mikha. Kalian pulanglah, pasti kalian pun sudah lelah." ucap Alex.


"Baiklah, sekali lagi maaf dan terima kasih." ucap Dean


"Baiklah Alex, kami sangat berhutang Budi padamu. Terima kasih." ucap Mr. Anderson.


Dean dan Daddy Michael pun pergi dan pulang ke mansion mereka untuk beristirahat dan melanjutkan pekerjaannya.


Alex menelepon pengasuh Jacklyn dan Jesslyn untuk membawa bayinya ke ruangan Mikha. Ruangan Mikha merupakan ruang VVIP yang steril dan jauh dari ruangan pasien orang dewasa, sehingga diperbolehkan untuk membawa bayi.


"Who are they mommy, they are so cute." ucap Mikha semangat melihat bayi-bayi yang lucu dan tampan juga cantik.


"Sssst, ini rahasia ya. Jangan cerita pada Daddy dan Grandpa mu." ucap Alex meminta Mikha untuk merahasiakan kedatangan bayi-bayi lucu dan gembul ini.


"Okey. I promise. Mereka sangat lucu. Mereka anak mommy? Berarti mereka adikku." ucap Mikha sangat excited dengan dirinya yang menjadi kakak.


"Hmm, Mikha sekarang sudah jadi kakak. Makanya Mikha harus menjadi kakak yang baik ya, kakak yang sehat dan makannya banyak supaya cepat besar dan bisa menjaga adiknya." ucap Alex sambil mengusap rambut Mikha dengan tangan kanannya sedangkan di tangan kiri menggendong Jacklyn.


"Siapa nama mereka mommy?" tanya Mikha lagi.

__ADS_1


"Hallo kakak, baby boy namanya Jacklyn dan itu baby girl namanya Jesslyn." jawab Alex.


"Hallo Jack, hallo Jess. Aku Kakak Mikha. Nanti kalau sudah besar kita main bersama ya." ucap Mikha semangat.


"Okey sekarang mommy mau menyusui baby jack dulu ya, Mikha boleh main dengan baby Jess." ucap Alex dan meminta pengasuh untuk membawa baby Jess ke dekat Mikha.


"Hai, Jess. Kamu sangat cantik. Tapi sayang bola mata Jess coklat mirip mommy ya, tapi Jack bola matanya sama kayak Mikha." ucap Mikha sambil menunjuk bola matanya.


"Hmmm, sama ya... sama-sama indah." jawab Alex sambil tersenyum.


Selesai menyusui baby Jack dan ditidurkan di sofa bed yang disediakan rumah sakit, sekarang giliran baby Jess yang disusui.


"Ayo, sekarang Mikha tidur ya. Besok Mikha harus sudah sembuh agar bisa main bersama Jack dan Jess di rumah Mommy." ucap Alex.


"Hmmm. uncle Keenan tidak mau baby Jack dan Jess banyak yang pegang-pegang, nanti takut sakit. Jadi hanya boleh digendong mommy dan pengasuh saja." jawab Alex yang bingung mencari jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaan Mikha.


"Ohhh, baiklah Mikha tidur dulu ya mommy. good night!" ucap Mikha dan mulai tertidur setelah dicium keningnya oleh Alex.


Alex tidur bersama dua bayi dan pengasuh-pengasuh bayi tidur di sofa bed lainnya yang ada di ruang kamar pasien itu.


Pagi hari, Alex menyuruh Baby sitter untuk membawa baby Jack dan baby Jess pulang ke penthouse karena khawatir Dean atau Tuan Michael melihat mereka. Alex mewanti-wanti agar melindungi kedua bayi itu agar tidak terlihat oleh siapapun. Sopir yang diutus Keenan pun sudah menunggu di depan rumah sakit.


Saat pengasuh membawa Jacklyn dan Jesslyn keluar rumah sakit.

__ADS_1


"Permisi, apakah ini milik bayi anda?" tanya seorang Pria sambil menyerahkan mainan bayi yang terjatuh.


"Oh, benar Tuan terima kasih." ucap pengasuh yang terkejut melihat pria di depannya yang mirip dengan baby Jack yang sedang digendongnya.


"Wait!" ucap Dean, karena melihat gerak gerik pengasuh yang seperti melakukan kesalahan. Dean menjadi curiga jika pengasuh itu adalah penculik bayi.


"Security!!! Tangkap mereka! Gerak gerik mereka sangat mencurigakan, Jangan-jangan mereka penculik bayi." ucap Dean sambil teriak dan menyebabkan banyak orang pengunjung rumah sakit berdatangan melihat keadaan.


"Maaf nyonya bisa ikut kami?" pinta security kepada dua orang wanita yang menggendong bayi.


"Bukan Tuan, kami bukan penculik. Kami hanya pengasuh bayi, Nyonya kami sedang menunggu pasien, dan kami ditugaskan membawa bayi untuk disusui dan sekarang akan pulang." jelas pengasuh.


"Sebaiknya anda memanggil nyonya mereka jika itu benar. Apalagi sekarang sedang marak human trafficking." ucap Dean.


Dan security pun meminta pengasuh-pengasuh itu untuk menelepon Nyonya nya dan mengkonfirmasi bahwa pernyataan mereka benar adanya.


"Nyonya maaf, kami ditahan di kantor security rumah sakit karena dikira penculik bayi." ucap pengasuh sambil menangis.


"Apa??? Baiklah aku akan ke sana. Bagaimana the babies, apakah mereka menangis?" tanya Alex yang panik.


"Tidak nyonya, mereka baik-baik saja. Baiklah kami menunggu nyonya. Terima kasih nyonya." jawab pengasuh


Alex menitipkan Mikha kepada suster dan bergegas menuju kantor security di lantai bawah.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2