
"No Alex, ayo kita kabur bersama. Aku hanya ingin bersamamu. Aku tidak mau melepaskan mu dan tidak mau melihat mu dengan pria lain. Walau ingatanku belum kembali,tapi aku lebih mempercayai kata hatiku. Kenapa kamu tega sekali meninggalkan ku, kamu tidak memperjuangkan cinta kita, kamu membuatku melupakan cintaku kepadamu." ucap Dean sambil memeluk alex erat sekali dan menangis tersedu-sedu.
"Kamu berpura-pura jika di antara kita tidak pernah ada ikatan apapun, aku merindukanmu, aku menginginkan mu dan aku sangat ingin memelukmu erat-erat." ucap Dean.
"Lepas Dean, kamu menyakiti ku. Kamu sudah menikah! Kita tidak mungkin bersama. Sadarlah! Kamu akan menyakiti Angela, menyakiti Mikha dan juga daddy Michael. Dan kamu juga akan menyakiti ku karena semua orang akan menyalahkan ku karena menjadi pelakor." ucap Alex berusaha menyadarkan Dean yang terdiam mencermati perkataan.
"Tidak, aku tidak peduli. Aku hanya menginginkan dirimu Alex, aku tahu aku pasti sangat mencintaimu sebelum aku lupa ingatan. Aku yakin kita pasti sudah melalui kisah cinta yang membahagiakan. Karena dalam ingatanku kita juga pasti pernah tidur bersama." ucap Dean kembali dan membuat Alex terkejut, karena Dean ingat pernah berhubungan dengannya.
'Bagaimana jika dia tahu tentang kehamilannya? Aku tidak mau sampai bayiku diketahui keluarga Anderson, pasti mereka akan menyuruhku menggugurkan nya karena akan jadi aib bagi keluarga mereka dan lebih parahnya jika anakku setelah lahir diambil oleh keluarga Anderson untuk menjadi penerus keluarga juga.' batin Alex berkecamuk.
"Tidak Dean, hubungan kita tidak sejauh itu. Kita baru menjalin hubungan sebentar saja, dan aku pun belum terlalu mencintaimu. Makanya saat kamu hilang ingatan. Aku tega meninggalkan mu karena sudah ada Angela yang seti menjagamu." ucapan Alex sangat melukai Dean dan membuat Dean melepaskan pelukannya.
Setelah mengatakan itu, Alex langsung pergi meninggalkan Dean yang masih berada di dalam gudang dan masih melamun karena terkejut dengan perkataan Alex yang langsung menyakiti hatinya.
Alex berjalan hati-hati karena khawatir ada yang melihatnya bersama pengantin pria di gudang dan kembali ke pesta setelah membenarkan penampilannya di toilet. Seolah tidak terjadi apa-apa, Alex kembali menghampiri Keenan yang sedikit curiga karena lamanya Alex berada di toilet. Dia sempat mencari Alex ke toilet, namun tidak menemukan nya.
"Dari mana saja? Aku mencarimu ke toilet tetapi tidak menemukan mu." ucap Keenan.
"Aku berkeliling taman mencari udara segar dan melihat indahnya mansion ini." ucap Alex berbohong.
"Kamu akan lebih takjub saat melihat mansion ku di Amerika nanti. Ikutlah denganku ke Amerika, aku akan membuatmu menjadi wanita paling bahagia di dunia." ucap Keenan sambil mengecup kening Alex lembut. Dan hal tersebut dapat dilihat oleh Dean yang sudah kembali ke pesta dan langsung mengepalkan tangannya hingga bukunya memutih karena cemburu.
"Kamu kenapa Dean?" tanya Angela melihat raut muka Dean yang seperti banteng yang siap menyeruduk kain merah.
__ADS_1
"Tidak apa-apa, aku akan pergi ke kamarku. Tubuhku rasanya lelah sekali. Apalagi nanti malam masih harus menerima tamu di acara resepsi." ucap Dean yang kesal melihat kedekatan Alex dan Keenan.
"Baiklah, tamu pun sudah mulai pergi. Pergilah!" ucap Angela lembut karena tidak mau Dean marah.
Tamu pun satu persatu mulai pulang dan bersiap untuk menghadiri acara resepsi pernikahan Dean dan Angela di ballroom hotel berbintang milik keluarga Anderson.
"Istirahatlah, nanti malam kita akan ke acara resepsi pernikahan mereka." ucap Keenan menyuruh Alex tidur di mobilnya.
"Bolehkah aku tidak ikut? Sepertinya aku kelelahan, kepalaku sedikit pusing. Kamu pergilah, Dean pasti mengharapkan kehadiran sahabatnya." jawab Alex yang merasakan sakit kepala akibat perlakuan Dean terhadapnya.
"Okey, aku akan pergi dengan Katty. Istirahatlah, jangan terlalu banyak pikiran. Aku tahu bagaimana perasaan mu, pasti kamu masih merasa sedih melihat Dean." ucap Keenan yang juga sedih melihat Alex masih mencintai Dean.
"Tidak, aku baik-baik saja dalam hal itu. Jangan khawatir , aku tidak sepicik itu dan tidak akan sampai menjadi pelakor dalam hubungan Mereka." jawab Alex.
"Baik, aku akan mempertimbangkan nya. Tapi bagaimana dengan showroom mu? Bukankah aku baru diangkat menjadi wakil CEO?" tanya Alex.
"Don't worry, Katty akan mengurusnya. Kamu menggantikan posisi Katty menjadi sekretaris ku di Amerika." jawab Keenan.
"Tapi ada hal penting yang ingin aku sampaikan padamu. Namun ini hal yang sangat sensitif dan aku takut setelah menyampaikan hal penting ini kamu akan berubah pikiran terhadap ku." ucap Alex.
"Kamu hamil anak Dean?" tanya Keenan yang membuat Alex terkejut karena Keenan mengetahui hal penting seperti ini.
"Dari mana kamu tahu? Aku belum memberitahukan siapapun." tanya Alex penasaran.
__ADS_1
"Saat kamu pergi ke rumah sakit, Katty melihatmu. saat itu Katty sedang berobat karena batuknya tidak kunjung baik. Tapi tanpa sengaja dia melihatmu masuk ke ruangan dokter kandungan." jawab Keenan.
"Aku berpikir kamu pasti mengandung anak Dean dan kamu ragu aku akan meninggalkan mu setelah mengetahui hal itu?" ucap Keenan
"Don't worry, aku akan menerima anak itu seperti halnya dia sebagai anakku. Aku mencintaimu dan aku pun akan mencintai anak yang kamu kandung." ucap Keenan sambil mengelus perut Alex.
Perlakuan Keenan membuat Alex tersentuh dan menangis' karena sungguh beruntung Alex bertemu Keenan yang sangat penyayang. Alex langsung memeluk Keenan erat.
"Terima kasih Keenan sudah mau menerima ku dan baby yang ada dalam perutku." ucap Alex sambil menangis.
Keenan melepas pelukan Alex dan menangkup wajah Alex sambil berkata, "Will you marry me?" tanya Keenan sambil menghapus air mata Alex yang membasahi pipinya.
Suasana yang mendukung, membuat Alex tidak banyak berpikir dan langsung menganggukkan kepalanya tanda jika dia setuju akan permintaan Keenan yang mengajaknya menikah.
Walau di hati Alex masih ada Dean. Tapi Alex berusaha untuk mencintai satu pria saja dalam hidupnya, dan Keenan menawarkan komitmen yang sangat penting dan dia merasa sangat dicintai oleh Keenan dan itu membuatnya sangat bahagia.
"I love you Alex." ucap Keenan sambil membelai pipi Alex.
"I love you too Keenan." jawab Alex dengan tersenyum.
Keenan langsung menekan tombol kaca penutup pembatas bagian depan mobil agar supir dan asistennya tidak melihat kemesraan mereka di belakang.
Keenan mencium Alex mesra, menuntut hingga memasukkan lidahnya ke dalam mulut Alex. Tangan Keenan membelai telinga Alex, karena telinga merupakan tempat sensitif pada wanita, sehingga membuat Alex membalas ciumannya dengan intens. Mereka berciuman sepanjang jalan, sampai mobil berhenti mereka pun menghentikan kegiatan mereka.
__ADS_1
...****************...