
Keenan dan Alex memasuki restoran Sunset Beach. Mereka dipersilakan oleh pelayan untuk naik ke lantai paling atas. Keenan meminta makan malam di rooftop karena ingin melihat pemandangan matahari tenggelam dan menikmati makan malam di bawah taburan bintang di malam hari.
Hanya ada satu meja di rooftop yang dihiasi dengan bunga-bunga dan juga lampu warna warni menambah kesan romantis malam itu. Keenan meminta Alex berdiri di dekatnya dan menghadap ke lautan melihat matahari tenggelam.
Keenan pun sudah meminta asistennya untuk mengabadikan foto punggung mereka yang sedang melihat ke arah lautan. Tangan Keenan berada di pinggang Alex namun Alex sedikit bergeser karena masih merasa tidak nyaman untuk berinteraksi lebih intim.
Keenan pun tidak marah karena masih memaklumi kondisi Alex yang belum menerima dirinya. Malam pun tiba, para pemain musik yang ada di panggung mini di dekat meja mereka mulai menunjukkan kebolehannya bermain lagu-lagu slow.
Makanan yang mereka tunggu-tunggu pun datang, Keenan memesan dua steak daging sapi premium dan memotong-motong steak yang ada di piringnya kemudian menukarnya dengan steak milik Alex yang masih utuh. Perlakuan Keenan ini sungguh sangat membuat Alex tersentuh, perhatian dan kebaikan Keenan pada dirinya sangat lah berarti.
Dikala dirinya merasa terbuang dan terlupakan oleh lelaki yang sudah membuatnya jatuh cinta bahkan sudah memiliki dirinya seutuhnya, kini hadir sosok Keenan yang mengisi kekosongan di dalam hatinya.
"Terima kasih Keenan." ucap Alex sambil tersenyum cantik dan membuat Keenan terpesona bahkan terus melihat Alex makan sampai lupa jika dirinya belum memakan sedikitpun makanannya.
"Aaaa." tiba-tiba Alex mendekatkan garpu yang sudah ditusukkan potongan daging steak ke mulut Keenan yang masih memperhatikan dirinya. Dan mulut Keenan pun terbuka.
"Thank you Alex." ucap Keenan sambil mengunyah potongan daging di mulutnya.
Menu utama pun selesai, kemudian datanglah dessert banana split dengan pisang utuh satu buah yang di pinggirnya diberi es krim vanilla serta toping kacang almond dan strawberry utuh yang dipesan Alex, sedangkan Keenan hanya memesan sampanye.
Alex sangat menyukai dessert itu, sampai terakhir strawberry yang menjadi topingnya dia makan dan terasa asam membuatnya meringis karena keasaman buah itu.
"Hahaha, kamu sangat menggemaskan Alex." ucap Keenan yang merasa ekspresi Alex memakan buah strawberry itu sangat lucu.
__ADS_1
"Kamu jahat, aku keasaman tapi ditertawakan." ucap Alex sambil memanyunkan bibirnya dan membuat Keenan bangun dari duduknya dan bergerak cepat ke arah Alex serta mencium bibirnya dan menyedot lidah Alex yang di mulutnya masih terdapat strawberry hingga strawberry yang ada di mulut Alex berpindah ke mulut Keenan.
Tanpa merasa bersalah Keenan mengunyah strawberry itu dan sensasi asam di mulutnya langsung ditutupi dengan sampanye yang langsung ia minum.
Alex masih memperlihatkan ekspresi karena terkejut dengan perilaku Keenan.
"Apa???" tanya Keenan melihat Alex masih memperhatikan nya.
"Apa kamu begitu inginnya makan strawberry? Sampai melakukan hal seperti tadi." tanya Alex.
"Tidak, aku hanya ingin menolongmu yang terlihat begitu tersiksa dengan rasa asam strawberry itu." jawab Keenan santai, padahal jantungnya berdegup kencang karena keinginan mencium Alex tidak dapat ditahannya, apalagi sedari awal bertemu Alex bibir Alex sudah membuat keinginannya itu menggebu-gebu.
"Let's dance. Sayang jika lagu romantis seperti ini tidak kita nikmati." ucap Keenan sambil mengulurkan tangannya kepada Alex tanda memintanya untuk berdansa.
Alex pun menyambut uluran tangan Keenan sambil tersenyum cantik.
Mereka berdansa romantis, tubuh Keenan dan Alex saling berdekatan. Harum tubuh Keenan yang memakai perfume musk dengan wangi yang sama dengan Dean membuat Alex tenang dan menyukai menghirup harumnya.
Keenan yang memiliki tinggi badan sama seperti Dean membuat dia bisa mencium kepala Alex dan menghirup harum dari rambut Alex.
'Ahhh, wangi rambutnya saja sudah membuat darahku berdesir hebat.' pikir Keenan yang jantungnya berdegup kencang karena bisa mencium, memeluk wanita yang sangat dicintainya.
"Hei, jantung mu berdetak kencang. Apa kamu lelah?" Tanya Alex mendongakkan kepalanya dan membuat Keenan bisa melihat wajah cantik wanita di hadapannya.
__ADS_1
"Jantungku berdebar bukan karena lelah honey. Tapi aku merasa gugup dan darahku berdesir panas karena berada di dekatmu. Ingin rasanya aku membawamu pulang ke apartemen dan membuatmu berada dalam dekapanku selamanya." ucap Keenan berbisik membuat telinga Alex geli karena hembusan nafas Keenan.
Sontak Alex berbalik dan membuat bibir mereka bertemu, kesempatan itu tidak Keenan sia-siakan. Langsung Keenan menangkap bibir Alex dengan bibirnya. Menahan tengkuk Alex agar tidak melepaskan ciumannya.
Mereka berciuman mesra, bahkan saling berbalas. Alex yang merasakan sensasi kehangatan dari permainan Keenan membuatnya menitikkan air mata karena teringat dengan kehangatan yang pernah diberikan oleh Dean di masa lalu.
Keenan sangat menikmati permainan kiss nya bersama Alex, sampai beberapa saat dia merasakan basah di pipinya karena air mata Alex.
"I'm sorry Alex. Why are you crying? Maaf jika aku tidak sopan menciummu seperti tadi." ucap Keenan merasa bersalah dengan perilakunya. Keenan membersihkan air mata di pipi Alex dengan ibu jarinya dan mengecup mata Alex serta memeluk Alex erat.
"No, i'm okey Keenan. Aku hanya merasa bersyukur bertemu dengan Lelaki baik seperti mu. Andaikan kita bertemu lebih dulu, aku pasti akan langsung jatuh cinta padamu." jawab Alex dan membuat Keenan memeluknya lebih erat dan mengusap punggung Alex.
"Menangislah, aku akan selalu berada di sisimu. aku akan menunggu sampai kamu membuka hati untukku dan aku berjanji akan selalu membuatmu bahagia." ucap Keenan yang membuat Alex menangis keras.
"Hu hu hu..." tangis Alex dan membuat Keenan melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Alex agar dia bisa melihat Alex yang menangis.
"Hahaha, kamu sangat menggemaskan. Aku pikir kamu wanita kuat yang tidak pernah akan menangis, but now you are like little girl." ejek Keenan yang membuat Alex tertawa sekaligus mencebik.
"Ish aku juga punya hati sama seperti wanita lain, adakalanya aku ingin menangis. Di hadapanmu aku jadi lupa jika aku ini kuat, lagipula lagu slow ini membuatku tambah sedih." ucap Alex yang langsung memeluk Keenan erat.
Keenan merasa bahagia karena Alex mau menangis di hadapannya bahkan sekarang memeluk erat dirinya.
Adegan mesra mereka berdua disaksikan oleh pelayan dan juga para pemain musik. Mereka tetap menjalankan tugasnya, sambil tersenyum melihat kedua pasangan yang sangat lucu dan romantis menurut Mereka.
__ADS_1
"Okey, ganti lagi riang gembira!" Ucap Keenan memerintahkan para pemain musik dan perintahnya langsung dilaksanakan. Lagu berubah menjadi lebih berirama jazz dan Alex berjoget layaknya anak kecil yang memutar tubuhnya dan berjingkrak jingkrak sambil tertawa.
Keenan pun ikut berjoget mengikuti irama musik yang riang gembira. Mereka berdua tertawa bahagia. Dinner romantis yang disiapkan Keenan pun sangat berkesan bagi mereka berdua.