My Absurd CEO

My Absurd CEO
Dokter Kandungan


__ADS_3

Hari Senin pun tiba, Keenan dan Dean melakukan meeting di perusahaan Anderson Tech membicarakan perihal bisnis showroom dan juga car wash yang akan mereka bangun di kota London.


Dean dan para staf menyambut kedatangan Tuan Keenan Barack di lobby seperti halnya kedatangan seorang presiden. Maklum Keenan Barack ini merupakan pengusaha muda tersukses nomor 1 di Amerika, sedangkan Dean nomor 1 di Eropa.


Dean, Keenan dan Josh berjalan beriringan menuju lift khusus CEO dan membuat semua mata memandang kagum kepada mereka.


"Wah, luar biasa sekali mereka bertiga saat berjalan tampak seperti supermodel, sungguh sangat membuat mata dan jantungku berdetak kencang." ucap seorang pegawai wanita.


"Aku rela walau dijadikan isteri ke 2 nya." ucap pegawai wanita lain.


"Ish, mana mungkin mereka mau sama kita, melihat saja tadi hanya sekilas. Sungguh beruntung wanita yang bisa dekat dengan mereka." ucap seorang pegawai wanita yang sudah agak tua.


Keenan melewati meja sekretaris CEO dan teringat jika Alex sekarang sudah tidak bekerja di perusahaan ini. Posisi Alex sudah digantikan oleh seorang wanita yang agak tua namun berpenampilan modis.


"Sayang sekali Alex tidak ada di sini. Padahal aku sangat ingin bertemu dengannya dan membahas mengenai Robotic." ucap Keenan.


"Hmmm, Angela cemburu buta, sehingga memecatnya. Aku belum bertemu lagi dengannya. Tempat tinggal nya sekarang pun Josh dan aku tidak tahu. Josh sudah berusaha mencarinya tapi tidak berhasil menemukannya." ucap Dean sambil masuk ke dalam ruangannya mengajak Keenan dan Josh.


"Kenapa kamu mencarinya?" tanya Keenan penasaran barangkali Dean masih menyimpan perasaan terhadap Alex.


"Dia sekretaris yang hebat dan bisa diandalkan. Sebetulnya aku tidak setuju dengan pemecatan itu. Lagipula yang berhak memecat pegawai adalah aku. Tapi Alex langsung pergi dan menghilang, saat aku akan mengejarnya Angela dan Daddy menghalangi ku." jawab Dean.


"Tapi kamu tidak punya perasaan kan kepada sekretaris mu itu?" tanya Keenan.


"Entahlah, hal itu masih membingungkan. Semenjak aku amnesia, suara Alex bahkan harum tubuh nya selalu ada dalam mimpiku." ucap Dean


"Oh ya, aku mendengar kabar kamu kecelakaan tapi tidak tahu jika kamu sampai amnesia. Tapi bagaimana sekarang apakah amnesianya sudah sembuh?" tanya Keenan lagi khawatir, Dean akan kembali mencari Alex.


"Tidak, aku tidak tahu kapan akan sembuh." jawab Dean yang membuat Keenan sedikit lega, amnesia Dean menjadi berkah bagi dirinya karena bisa memiliki kesempatan untuk mendekati Alex.


"Okey, sekarang kita bahas pekerjaan." ucap Keenan.


Mereka pun meeting hingga sore hari, hanya diselingi istirahat makan siang. Hingga disepakati dan ditandatangani kontrak kerjasama di antara Barack Company dan Anderson Tech.


Dean mengajak Keenan untuk merayakan kontrak mereka dengan pergi ke bar, namun keenan menolaknya. Karena dia sudah punya rencana akan mengunjungi apartemen Alex yang dekat dengan perusahaan Dean.


"Come on Keenan, sudah lama kita tidak bersenang-senang. Benar kan Josh?" ucap Dean.

__ADS_1


"Ya benar sekali, come on bro. Kita pergi ke bar. Sekali-kali, selagi kamu ada di sini." ajak Josh.


"Okey, ah padahal aku sudah tidak sabar ingin memeluk my Sweetheart." ucap Keenan sambil membayangkan memeluk Alex.


"Kamu ajak saja dia. Biar kita sekalian berkenalan." ucap Dean penasaran dengan wanita yang membuat sahabatnya ini kasmaran.


"No, nanti kamu merebutnya! Aku akan bawa dia ke pernikahan mu saja." jawab Keenan sambil tertawa-tawa.


"Tenang saja bro, dia sudah dimiliki oleh Angela. Tidak mungkin berpindah ke lain hati." ucap Josh.


"Okey, aku akan mengajaknya ke pernikahan mu, kalian akan melihat my Sweetheart nanti." ucap Keenan lagi.


"Okey i'll be waiting." jawab Dean.


Mereka pun pergi ke bar terbesar yang ada di London. Dean merupakan pelanggan VVIP di tempat tersebut, hingga langsung disambut dan diarahkan menuju ruangan yang hanya boleh dimasuki oleh pelanggan yang sudah reservasi dan memiliki kartu VVIP.


Sang pemilik menawarkan apakah mereka ingin ditemani wanita. "Apakah anda ingin ditemani wanita yang qualified untuk melayani pelanggan VVIP?" tanya pemilik bar.


"Bagaimana?" tanya Josh memastikan kepada kedua sahabatnya.


Kedua CEO absurd ini, walaupun pemain wanita tapi merupakan pria yang setia hanya pada satu wanita. Walaupun Dean masih belum yakin dengan perasaannya terhadap Angela tapi adanya Mikha membuat Dean merasa bertanggung jawab.


Sedangkan Keenan, di hatinya hanya ada Alex sehingga tidak tertarik pada wanita lain lagi.


Mereka menghabiskan malam dengan mengobrol dan bercengkrama mengenang masa lalu sampai larut malam dan pulang ke kediamannya masing-masing di antar supir.


...****************...


Pagi tadi, Alex sengaja pergi ke Rumah sakit untuk memeriksakan tubuhnya. Datang bulan yang tak kunjung datang, membuatnya penasaran apakah benar dia sedang mengandung.


Berbeda dengan wanita hamil lain yang menggunakan test pack lalu jadi harap-harap cemas. Alex lebih memilih memeriksakan langsung ke ahli kandungan agar hasilnya akurat.


Melihat beberapa ibu hamil yang akan memeriksakan kandungannya dengan didampingi suaminya membuat Alex merasa bersedih dan ketidakberuntungan dirinya menjadi anak yatim piatu khawatir akan terjadi juga jika benar sudah tumbuh janin dalam kandungannya.


Setelah menunggu beberapa lama,


"Nyonya Alexandra Rose." panggil suster memanggil Alex karena gilirannya untuk masuk ke dalam ruangan periksa Dokter kandungan.

__ADS_1


"Ya, saya." jawab Alex sambil berdiri dari kursi ruang tunggu dan berjalan menuju ruang dokter kandungan. Semua yang sedang antri melihat ke arahnya karena datang sendiri.


Alex masuk ke dalam ruang periksa dan disambut oleh dokter wanita yang sangat cantik.


"Nyonya Alexandra Rose?" tanya dokter


"Benar Dokter." jawab Alex.


"Mana suamimu?" tanya dokter lagi.


"Maaf Dok, saya belum menikah. Saya baru pertama kali kemari dan penasaran apakah saya benar hamil." jawab Alex.


"Oh, sorry. Baiklah silakan berbaring di atas ranjang itu. Suster siapkan gel dan alatnya." perintah dokter cantik itu.


Alex pun diperiksa oleh dokter dengan alat Ultrasonografi (USG) yang hasilnya bisa dilihat di layar monitor.


"Selamat nona Alexandra, di dalam tubuh anda sudah tumbuh janin berusia sekitar satu bulan." ucap dokter.


"Apakah anda merasakan mual, pusing dan lain sebagainya?" tanya dokter.


"Tidak dokter, selama ini saya baik-baik saja." jawab Alex.


"Bagaimana mood makanmu? Apakah terganggu?" tanya dokter lagi.


"Tidak dok, nafsu makan saya malah bertambah. Namun saya sekarang suka dengan aroma Musk atau kopi." jawab Alex.


"Oh syukurlah, kandungannya baik-baik saja, anda hanya perlu bahagia, berpikir positif dan makan makanan bergizi secara teratur, tidak lupa minum susu ibu hamil." jelas dokter.


"Baik dokter." ucap Alex yang akan bangun dari tempat tidur karena pemeriksaan selesai.


"Saya akan resepkan vitamin ibu hamil, dan jangan lupa pemeriksaan selanjutnya datanglah bersama pasangan, agar bayi merasa bahagia bisa diperiksa dan dilihat mommy dan Daddy nya." ucap dokter.


"Baik dokter akan saya usahakan untuk periksa bersama pasangan saya." jawab Alex agar dokter tidak merasa curiga jika dirinya hanya akan menjadi single parent.


Ada perasaan sedih dalam diri Alex karena bisa hamil anak dari seorang pria yang sudah melupakan nya. Namun dia juga senang akan ada keluarga baru yang akan menemani dan mewarnai hidupnya yang selalu kesepian ini.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2