My Ceo Love

My Ceo Love
Pantai


__ADS_3

Sean melihat seorang wanita berjalan ke arahnya. Ia mendengus,Tak taukah dia dirinya sekarang Elergi pada mereka.


"Butuh teman.."


Tanpa meminta persetujuan Clarisa mendudukkan tubuhnya di sampingnya.


Sean melirik malas sekali rasanya.


Clarisa tersenyum jari lentik nya meraih tangan Sean. Sean menjauhkan tangan nya saat tangan Clarisa menyentuh nya


Clarisa tersenyum masam, Biasanya tak ada pria yang menolaknya. Lalu kenapa.pria tampan ini menolah sentuhan nya.


"Sendiri tuan ..."


Masih sama Sean hanya melirik...


Clarisa menuangkan wine pada gelas lalu menyodorkan pada Sean.


Sean menerima nya memang saat ini butuh minuman ini. Gara gara Brian moodnya jadi buruk.


Shet... Sean mencekal tangan lancang Clarisa.


"Jangan berani menyentuh ku dengan tangan kotormu Nona."Sean menghempaskan tangan nya dan berdiri dari duduknya.


Memasang kancing jasnya ...Pergi meninggalkan Clarisa begitu saja.


Clarisa mengepalkan tangannya. Baru kali ini ia di tolak oleh seorang pria.


"Aku akan mendapatkan mu tuan.."


Clarisa tersenyum miring.


.


.


.

__ADS_1


Duk... Sean menendang jok depan di mana Kenzo duduk.


"Awas kau,Jika kekasihku curiga padaku,Ku habisi kau Ken.."


Kenzo diam,Ia tak berani menyahut karna tau dirinya yang salah.Telah menyetujui pertemuannya di club'...


Sean mendengus....Ia mengendus tubuhnya sendiri. Jangan sampai aroma parfum perempuan itu tertinggal.


Mati Matian ia mendapatkan nya jangan sampai wanita nya marah dan membatalkan pernikahan nya. Bisa jamuran adiknya....


"Apa kau masih mencium wanita ****** itu Ken..?


Kenzo mendekatkan dirinya.


"Tidak tuan..."


Sean tersenyum lebar membuka pintu mobil. Kenzo menggeleng. Jika takut ketauan kenapa tidak pulang ke Mension saja.


Sean membuka pintu kamar wanitanya. Setelah ia membersihkan diri di kamar sebelah ia pergi ke kamar pujaannya. Sean membuka selimut dan ikut masuk ke dalam.


Sean tak pernah lengah menjaga Inka. Ia selalu menempatkan Nico di sisinya sebagai supir. Padahal jika Inka tau Nico lebih dari sekedar sopir.Ia pintar bela diri... Nico juga seorang detektif handal..


Cukup sekali saja Inka trauma dengan kebejatan mantan suaminya. Sean tak pernah sekalipun siapapun menyentuh wanita nya .


Begitupun saat mantan suaminya meminta bertemu dengan nya. Sean tak mengijinkan,Bahkan Sean mengancam akan menghabisi seluruh keluarganya,jika berani lagi menyentuh wanita nya.


"Selamat malam Baby..."


Sean mengecup kuning Inka lalu turun ke bibir mungil Inka ********** sebentar.Inka menggeliat saat tidur nyenyak nya di ganggu.


Sean terkekeh geli melihat nya. Sean merebahkan tubuhnya memeluk Inka menyembunyikan tubuh mungilnya.


Ya semenjak hubungan mereka berdua sah menjadi sepasang kekasih. Sean memaksa wanita nya tidur dengan nya. Hanya tidur...... Meskipun kadang Sean tersiksa. Dengan hasrat yang kembali naik saat tubuhnya bersentuhan dengan kulit putih Inka.


Inka tak masalah mau menolak saja pasti percuma. Tapi Inka mengancamnya hanya sebatas tidur jangan lebih. Jika masih ingin hubungannya berlanjut. Sean mengangguk mengiyakan,Dari pada sama sekali kan . Begitu pikir nya....


"Selamat pagi Baby...."Cup....Sean melayangkan ciuman nya pada bibir Inka.

__ADS_1


Inka mengerjapkan matanya.


Inka melihat Sean yang sudah rapi....


Bukankah ini minggu mau kemana dia..?


"Baby bukankah kau ingin ke pantai..Hmm"


Inka membuka matanya lebar-lebar mendudukkan dirinya.


"Ais kenapa gak dari tadi sih banguninnya..."


Inka berlari menuju kamar mandi.


.


.


.


Di sinilah Sean dan Inka mereka berdua sedang berlarian kesana kemari. Saling mengejar satu sama lain.


Dan tak lama kemudian Sean mengangkat tubuh mungil Inka memutar-mutar. Mereka berdua sudah seperti pasangan yang sedang berbulan madu.


Crek.... crek... Puluhan foto mereka berdua mengisi kamera digital. Ya saat ini mereka berdua sedang di intai oleh orang suruhan ayahnya Sean. Siapa lagi kalau bukan Albert....


Albert ingin melihat siapa yang akan menjadi pendamping anak semata wayangnya.


Albert tidak mau Sean memilih pasangan yang salah. Iya ingin pasangan yang nantinya bisa membuat Sean bahagia. Mau miskin atau kaya bagi Albert itu tak penting. Bagi nya adalah baik buruknya. Tidak seperti sebelumnya kekasih Sean, Hanya kedok di balik wajah lugunya.


Albert memang tidak pernah setuju dengan kedekatan Sean dan Ruby. Karna sebelumnya Albert sudah tau siapa Ruby sebenarnya.


Sean menggendong tubuh mungil Inka di punggung nya. Hari sudah mulai terik Sean mengajak Inka makan tak jauh dari pantai.


Sean mendudukkan Inka. Sudah tersaji berbagai macam jenis hidangan. Kenzo yang memesannya melalui ponsel selulernya.


Sebenarnya Kenzo ingin menyampaikan pada tuannya. Jika saat ini mereka sedang di intai. Tapi Kenzo tak terlalu cemas karna ia tau siapa mereka.

__ADS_1


__ADS_2