My Daisy.

My Daisy.
# 21


__ADS_3

.*


*


Daisy menjauhkan wajahnya dari Clara, mendorong pelan pelan kening temanya itu agar sedikit menjauh darinya.


" Stop terlalu kepo lebih baik kau cari saja kekasih sana agar kau tidak terlalu merecokiku." Kata Daisy.


" Ck. Kau pikir mencari pria baik itu gampang! kau saja tertipu dengan muka polos mantan kekasih mu yang dulu paling kau cintai itu dan apa kenyataan nya dia adalah Casanova." Cibir Clara dengan bibir mencebik kesal.


" Hah! . Daisy membuang nafas kasar. "Kau benar mencari pasangan yang tepat tidak semudah memilih pakaian."


Di negara seperti ini seorang pria bergonta-ganti wanita nemang sudah sangat Lumrah tapi bukankah seharusnya kalo sudah memiliki pasangan harus menghentikan sifat mereka yang Casanova itu tapi Derry tidaklah seperti itu. Jika saja Derry sudah berubah saat menjalin hubungan dengan Daisy. Dia tidak mempermasalahkan masalalu pria itu toh semua manusia punya masalalunya masing-masing tapi Derry tidak pernah berubah bahkan dengan tega berhubungan badan dengan saudari tirinya dan itu membuat Daisy merasa jijik dengan pria itu.


Sepuluh menit setelah kedatangan Clara di Cafe Daisy memutuskan pulang ke rumah yah sudah satu Minggu ini Daisy tidak mau menjadi pembantu di keluarga itu Daisy yang sekarang terkesan lebih berani dan pembangkang.

__ADS_1


Begitu sampai dirumah Daisy langsung mendapatkan tamparan di pipinya dari Sherly. Daisy yang tidak tahu apa kesalahannya pun cukup terkejut dengan serangan tiba-tiba itu hingga tak sempat menghindar.


" Apa masalah mu sebenernya?! Kenapa kau tidak pernah membuatku hidup tenang hah!" Daisy memegang pipinya yang terasa panas dirinya sungguh tak mengerti. Seharusnya dirinyalah yang berhak menampar wanita yang berdiri dengan angkuh di depannya ini.


" Karena dirimu Derry tak mau menikah denganku padahal aku sedang mengandung anaknya! Kau memang anak pembawa sial pantas saja orang tua kandungmu itu mrmbuangmu ke jalanan!" Kata Sherly tak ber perasaan bahkan Sherly juga Menyinggung orang tua kandung Daisy.


Daisy mengeram marah. " Kau hamil dan Derry tak bertanggung jawab itu tidak ada hubungannya dengan ku!" Bentak Daisy yang begitu murka dengan tindakan Sherly itu apalagi wanita itu dengan lugas menghinanya dan Menyinggung soal orang tua kandung yang telah membuangnya sewaktu bayi dan hal itu semakin menyulutkan emosi dalam diri Daisy.


Daisy mengangkat tangannya tinggi-tinggi.


Plak!! " Untuk kau yang tidur dengan kekasihku yah walaupun sekarang aku tak perduli dengan itu semua tapi setidaknya aku beehak menampar mu untuk itu.


Plak!! " Dan ini untuk mu yang Menyinggung soal orangtuaku!


Daisy melayangkan tiga tamparan keras hingga Sherly tersungkur dan di waktu itu bertepatan dengan kedatangan Fredly.

__ADS_1


" Apa ya kau lakukan pada putriku?!" Bentak Fredly menghampiri Sherly yang sedang tersungkur di lantai, pria itu bahkan tidak memperhatikan jika Daisy juga memiliki bekas tamparan di pipinya.


Daisy tertawa dalam hati seorang ayah yang sangat menyayangi putrinya " cih drama yang menarik. Sang putri sangat munafik dan bermuka dua dan sang ayah sangat bodoh." Cibirnya dalam hati.


Daisy melipat tangannya di depan dada menatap datar pada ayah dan anak yang terlihat saling menyayangi itu. Tidak ada rasa iri sedikitpun dengan itu semua karena memang sedari kecil Daisy selalu di perlakukan tak adil Seperti ini.


Fredly menatap nyalang Daisy pria itu menyalahkan semuanya pada anak angkatnya itu tanpa mencari tahu dari kedua sisi terlebih dahulu.


Plak!!!


Tiba-tiba Fredly melayangkan tamparan ke wajah cantik anak angkatnya itu. Sherly menyeringai puas dalam ke pura-puraanya.


Mata Daisy semakin gelap memancarkan kemarahan dan ketidakadilan atas apa yang dilakukan ayah angkatnya itu.


" Ini pertama dan terakhir anda saya ijinkan untuk menyentuh saya, tapi tidak detik ini bahkan di masa depan! Saya akan membatalkan surat adopsi saya lewat mengadilan rasanya sudah tidak sanggup harus hidup di tengah-tengah keluarga Toxic Seperti Kalian!." Kata Daisy dingin dan melewati Fredly yang diam mematung sembari melihat tangannya yang sudah menampar Daisy dengan tubuh bergetar.

__ADS_1


__ADS_2