My Daisy.

My Daisy.
#28


__ADS_3

*


*


Selesai sarapan yang di selingi dengan perbincangan pernikahan tadi Daisy saat ini sudah siap Bersiap untuk ke kampus.


" Baby. Rok mu terlalu pendek aku tidak suka melihatnya!" Tegur Marchel melihat wanitanya mengenakan rok sebatas paha dipadukan dengan baju Crop.


" Baby?" Beo Daisy sedikit bingung.


" Sekarang aku akan memanggil mu Honey, Baby, Sayang yah semua panggilan sayang untuk mu. Cepat ganti pakaian mu rok mu terlalu pendek dan lihat bajumu tidak sampai menutupi perut rata mu itu!" Perintah Marchel dengan menatap intens ke pakaian Daisy


Daisy menunduk melihat bajunya menurutnya baju yang dipakainya sangat pas dan tidak berlebihan untuk pakaian di musim panas seperti ini semua wanita muda juga pasti akan memakai pakaian yang tidak membuat tubuhnya semakin panas. Marchel saja yang sedikit berlebihan.

__ADS_1


" Tidak Mau Ini pakaian musim panas. Apa kau menyuruhku mengganti celana panjang dan sweater agar aku berasa seperti di panggang." Sahut Daisy yang menolak mengganti pakaiannya.


" Oh Shittt! Cepat ganti atau tidak ku ijinkan pergi ke kampus!" Ancam Marchel.


" Kau baru saja mengumpat ku?!


" Oh my! Honey, Please Change your clothes now." Ucap marchel. Kali ini pria itu berbicara dengan lembut.


Daisy menghentakkan kakinya kesal kemudian kembali masuk kedalam kamar.


Marchel melihat Daisy dan pakaian itu sedikit lebih baik dari pada yang tadi. " Aku akan mengantarmu ke kampus."


" Aku bisa pergi sendiri.

__ADS_1


" Aku tidak menerima bantahan, baby!" Sahut Marchel. Menggandeng tangan Daisy untuk ikut dengannya.


Daisy begitu pasrah saja di antar oleh Marchel. Mungkin juga kedatangannya yang di antar Marchel akan mengundang perhatian para mahasiswa dan mahasiswi. Bagaimana tidak Marchel menggunakan mobil Bugatti Centodieci. Daisy Bukannya tidak tahu mobil jenis apa ini. Mobil yang hanya ada 10 di Dunia dan di bandrol dengan harga 8,5 juta poundsterling ( 162,27 Miliar).


" Kau tidak perlu mengantarku sampai di depan kampus, berhentilah di taman yang ada di sisi barat " Ucap Daisy. Itu lebih baik dari pada mengundang banyak perhatian apalagi yang mereka tahu dirinya adalah Kekasih dari Derry Brengsek itu. Jika dia datang dengan Marchel mungkin mereka akan berfikir yang tidak-tidak tentng dirinya.


" Aku akan mengantarmu sampai kau masuk kedalam kampus, baby. Aku ingin mereka semua tahu bahwa kau adalah milikku!" Sahut Marchel.


" Mobilmu terlalu mencolok! Yang mereka tahu aku masih kekasih dari Derry jika kau secara terang-terangan muncul dengan segala kemewahan yang melekat pada dirimu itu. mereka bisa menganggap ku tengah berselingkuh dari Derry." Jelas Daisy.


" Nyatanya kau sudah tidak bersama dengannya bukan?! Akulah Pria mu saat ini. Tidak perlu khawatir mereka tidak akan berani berbicara sembarangan tentang mu karena aku adalah Marchel Alexander Johnson Rodriguez." Sahut Marchel begitu santai.


" Kau sangat sombong dan keras kepala Tuan!!" Cibir Daisy mencebikkan bibir nya.

__ADS_1


" Kau seharusnya bercermin baby, kau jauh lebih keras kepala dari ku." Sahut Marchel mencium tangan Daisy sembari mengemudi.


Setelah itu tidak ada percakapan di antara keduanya Daisy yang sibuk melihat kearah cendela mobil melihat pemandangan dan Marchel yang sibuk mengemudi sembari memainkan tangan mungil Daisy di genggamannya sesekali pria itu juga mengecupi tangan itu.


__ADS_2