
*
*
" Omg!! Sy apa berita di forum sekolah tentang dirimu itu benar?" Tanya Clara.
Clara sengaja meminta bertemu di cafetaria kampus untuk menanyakan berita yang beredar tentang hubungan Daisy dengan seorang pria tampan yang menggemparkan satu kampus tadi pagi. Daisy dan Clara memang satu kampus tapi berbeda jurusan. Jika Daisy memilih untuk mengambil jurusan Business Management. Clara lebih memilih mengambil jurusan Karya Seni.
" Hmmm. Semua benar." Sahut Daisy
" What? Bagaimana bisa? Maksud ku, asataga Daisy! Kau beruntung sekali baru beberapa hari yang lalu kau tidur dengan pria tampan dan sekarang kau memacari pria tampan dan kaya!! Oh Jackpot untuk mu, Honey." Ucap Clara terkejut sekaligus senang untuk sahabat nya.
Daisy membulatkan matanya sembari membekap mulut Clara yang sedikit tak terkendali itu. Bukankah sebagai sahabat wanita itu seharusnya merasa Khawatir atau prihatin? Tapi lihatlah gadis itu begitu senang dengan apa yang di alami Daisy. " Ck. Haruskah aku menandainya sebagai musuh?" Batin Daisy yang tidak habis pikir dengan respon dari Clara.
" Kau terlihat senang sekali melihat sahabat mu menderita, Clara!" Sindir Daisy.
__ADS_1
" No.no.no.. Itu bukan penderitaan, Honey. Tapi awal kebahagiaan!! Manfaatkan pacar barumu yang kaya itu sepuasnya dan yang paling penting gunakan dia untuk membalas perbuatan keluarga Horison dengan bantuan dari pria itu. Jika kau punya banyak uang semua akan jauh lebih muda lagi. Pikirkanlah perkataan ku dengan baik." Kata Clara.
" Jika dilihat dari pandangan ku seharusnya sangat beruntung mendapatkan pria tampan dan kaya sepertinya. Dalam titik ini aku sedikit kasihan dengan pria itu yang mendapatkan wanita biasa seperti mu." Lanjut Clara yang berbicara asal ceplos.
" Hey!! Aku tak seburuk itu ya!! Wajahku cantik badanku juga okey. Mungkin ada sesuatu yang membuatnya begitu tertarik padaku." Sahut Daisy tak terima.
"Misalnya??
" Service ku di atas ranjang." Jawab Daisy secara gamblang.
Daisy menganguk. " Dia pria malam itu. Pria yang melakukan One night stand dengan ku." Kata Daisy dengan suara pelan.
" Oh my god!! Aku semakin bangga kepada mu. Kau bukan hanya menangkap se ekor lumba-lumba tapi kau menangkap se ekor Hiu, Daisy!" Clara menggoncang tubuh Daisy dengan semangat saking senangnya.
" Stop!! Menggoncang tubuh ku! Kenapa jadi kau yang begitu semangat? Aku saja yang mengalaminya biasa saja." Kata Daisy.
__ADS_1
" Oh ya, Kenapa jadi aku yang begitu bahagia ya?" Guman Clara yang baru sadar dengan tingkah konyolnya.
" Ck." Decak Daisy. Sudah tidak heran lagi bagi Daisy dengan tingkah Clara itu sudah biasa ia lihat selama menjalin persahabatan dengan gadis yang sedikit tomboy itu.
*
Jam kuliah pun berakhir dengan lebih cepat dari yang di perkirakan. Daisy tadi pagi bilang kepada Marchel bahwa jam kuliah mungkin berakhir sekitar jam dua tapi sekarang masih jam satu Daisy berniat akan mengunjungi Marchel ke perusahaan. Di perjalanan Daisy berhenti di toko kue. Daisy mengambil beberapa jenis kue dan membayar dengan uang saku pemberian Marchel tadi pagi. Selesai membayar dengan langkah yang terlihat riang Daisy keluar dari toko dan naik taxi menuju perubahan RD CROP.
Sesampainya di perusahaan Marchel. Daisy langsung bertanya dimana ruangan Marchel berada resepsionis yang sudah mengetahui jika wanita cantik di depannya itu ada hubungan dengan Atasannya segera memberitahu jika letak ruangan Marchel ada di lantai lima belas ruangan dengan tertuliskan Presedir.
Setelah berterima kasih Daisy berjalan ke Lift sembari memutar topi di tangannya.
Tingg.....
Lift berhenti di lantai lima belas. Daisy keluar dari lift dan mencari ruangan pria yang dicarinya.
__ADS_1
...****...