My first last love

My first last love
Bab 12


__ADS_3

* Author Pov


Satu bulan berlalu, Humaira dan sahabatnya menagih janji Humaira untuk. memtraktir mereka semua.


Grup Wa


"P" "P" "P" "P" "P" "P" Azra mengirim ping di grup.


Sinta:"Apa? "


Lia:" Kenpa? "


Nino:" Apaan sih ganggu orang tidur aja lo pada. "


Hanya sebagian yang membalaa pesan dari yang Azra kirim.


Azra:"@Nino Heh ini tu udah jam sepulih kali No, loe maaih molor jam segini? Pamali tau kata orang dulu mah."


Nino:" Itukan dulu bukan sekarang, emang ada masalah apa sih?


Azra:" Yang lainnya pada kemana nih? kok cuman segini teeutama si Rara."


Ivi:" Hadiroh" memakai emot melambaikan tangan.


Fauzia:" Kenapa? Ada masalah apa emangn? "


Rara:" @Azra kenapa loe nanyain gie kangen ya? kekeke.."


Azra:" Iya gue kangen sama janji lo ke kita. " "Gue mau nagih janji loe Ra, loe gak masih inget kan apa janji lo ke kita? Udah 1 bulan lebih nih..."


Rara:" Janji? Janji apaan? pweasaan gue gak pernah janji apa-apa sama kalian. Halu kali lu ya!!! "


Sinta:" Oh iya bener, lo udah janji sama kita Ra mau traktir."


Putri:" Oh iya, gue juga inget waktu itu loe janji mau traktir kita, sekarang tepatin janji lo Humaira..!!!"


Azra:"@Putri Ahh.... Lo mah giliran ada traktiran cepet balesnya, dari tadi gue Ping ga nyaut."


Putri:" Yah... Namanya juga gratis, harus gercep kalo masalah gini. Jangan sampe ketinggalan hhhe... "


Rara:" Iya, gue juga inget kok, tenang aja."


Nino:" So... Kapan nih? Kalo sekarang bisa ga? Sekalian malmingan gitu, gue bete si rumah."


Lia:" Makanya cari pacar No jangan jones mulu, hahaha... Aku sih yes."

__ADS_1


Nino:" Yeeehh... Mentang mentang lo punya pacar, jadi lo ledekin gua hah? "


Azra:" Gue juga yes, mumpung masih libur. Udah ga usah bahas pacar-pacaran ini waktunya bahas makan"


All:" Okey... "


Nino:" Ya udah fix ya nanti gue share caffenya, kita ketemu disana jam 5."


All:" Sssiiiip.... "


Jam 5 sore semua orang udah kumpul di caffa 'AlCaffe'. Hanya Humaira yang belum datang, mereka memilih duduk dipojok caffe yang terdapat sofa agar lebih nyaman untuk mengobrol


"Nah itu dia orangnya dateng. " Kata Sinta yang melihat Humaira di pintu masuk sambil melambaikan tangan.


"Hai guys, sorry gue agak ngaret tadi macet." Kata Humaira sambil mendudukan dirinya di tempat yang kosong.


" Harusnya lo berangkat lebih awal, udah tau ini malming pasti banyak orang yang jalan." Kata seseorang di samping Humaira, otomatis dia langsung melirik dengan mulut menganga saking kagetnya.


" Kenapa lo liat gue kaya gitu? Gue tau gue emang ganteng, tapi biasa aja kali liatnya." Humaira otomatis menutuo rapat-rapat mulutnya.


" Kenapa lo bisa ada disini? Perasaan lo ga masuk GC (grup chat)?"


" Tadi gue ketemu dia pas di parkiran, jadi sekilian aja geu ajak gabung biar makin rame." Kata AzraHumaira hanya berohria.


" Oh iya, kalian udah pesen makanan?"


"Ya udah pesen aja apapun yang kalian mau. Mumpung gue lagi baik nih."


" Bener ya? gue bakalan pesen yang banyak akh... " Kata Putri sambil membolak balik menu, dan tiba-tiba dia menghentikannya.


" Oh ya, Al apa aja menu yang enak disini. Ada menu spesial ga? Soalnya gue belum pernah kesini. Hehehw... "


" Kenapa lo nanya ke Al emang dia pemilik caffe ini apa?"


" Emang, emang lo ga tau Ra?" Kata Fauzia yang sedari tadi sibuk dengan ponsel pintarnya, Sedangkan Rara hanya mengeleng lalu menatap tajam pada Al.


" Eummm...... Ada beberapa sih yang geu rekomendasi tapi gue ga yakin kalian suka apa engga."


" Gapapa yang mahal juga geu oke, mumpung ada yang traktir nih." Kata Lia sambil menatap Rara.


Al pun beranjak dari duduknya menuju ke dapur untuk memesan makanan. Tak lama makananpun datang dan memenuhi meja di depan mereka. Mata mereka langsung berbinar begitu melihat makanan terutama Putri.


" Oh ya, kita kan udah lama ga kumpul, gimana kalo minggu depan kita kemping? Mumpung ada tanggal merah jum'at sama sabtu." Tanya Ivi yang masih mengunyah makanannya.


" Kemping? Kemping kemana?"

__ADS_1


" Itu Ta, di Lembang ada nama tempaynya 'Pine tree's apa gitu, gue pernah kesana sama temen kampus gue. Tempatnya cukup luas, murah nyaman pula."


" Kalo gue sih ayo-ayo aja, si Lita juga udah lama ga libur kasin dia kerja mulu jadi butik bisa gue tutup. Kalo yang lain gimana?"


" Gue, kayaknya bisa kayaknya udah lama ga ambil cuti tahun ini masih banyak." Kata Lia..


" Kalo si Nino ikut, gue juga ikut masa iya nanti gue cowoknya sendiri?"


" Gue pasti ikut dong kapan lagi kita bisa kumpul bareng. Terus Sinta ama Zia gimana? Kalian ikut kan? " Tanya Nino pada mereka berdua yang sepertinya sedikit bingung.


" Eung... Sebenernya gue sama Sinta pengwn ikut, tapi gimana nanti soalnya kita belum liat jadwal buat minggu depan. Takutnya disuruh masuk, jadi nanti aja kita kabarin di GC."


" OH okeh... Al lo juga ikut ya biar rame. Itung-itung refreshing lah. Kapan lagi kita bisa kemping mumpung belum ada yang meried. hehhe... " Tanya Ivi ke Al.


" Iya, gimana nanti aja gue usahain."


" Kalo gitu mana minta nomer loe, biar gue masukin ke grup."


" Nih..." Kata Al sambil menyerahkan ponselnya ke Nino.


Mereka semua larut dalam obrolan yang sesekali di selingi dengan candaan yang membuat mereka lupa waktu.


Waktu sudah menunjukan pukul 19.30.


Fauzia:" Eh kayaknya udah ini udah malem deh, kita balik aja yu. Gue takut di tungguin sama Mamah."


Rara:" Oh iya ini udah jam setengah delapan. Balik aja, kasin juga si Zia rumahnya paling jauh."


Putri:" Tapi sebelum balik kota ambil foto dulu, waktu reunian kan ga sempet keburu balik, sekarang kita harus wefie dulu..... Eumh..... Ambil fotonya dari lo ya Ra biar ga gelap."


Rara:" Pake HP gue aja ya kameranya bagus kok ya meakipun ga sebagus kamera ZAHAD hehwhw.... "


Humaira mulai mengambil foto dan berpose tapi sayang karna tangannya pendek dia agak susah untuk mengambil gambar.


Lia:" Aduh kok lama sih Ra... Kasian nih bibir seksi gue udah berpose dari tadi tapi lo belum ambil foto juga."


Semua orangemang sudah berpose dengan berbagai macam gaya seperti Lia yang memonyongkan binirnya.


Rara:" Tangan gue tuh pendek ga masuk semua kalo ke kiri si Azra setangah, ke kanan si Sinta yang ga ada."


Bilal:" Ya udah sini sama gue aja."


Al mengambil ponsel Rara dari arah belakang yang terlihat seperti akan memeluk seseorang dari belakang. Membuat hati Humaira berdetak kencang.


' Apa iya perasaan gue muncul lagi?' Katanya dalam hati.

__ADS_1


Lalu mereka mengambil beberapa foto dwngan berbagai macam pose, setelah itu mereka pulang.


### TBC


__ADS_2