My first last love

My first last love
Bab 15


__ADS_3


Author Pov



Pagi harinya Humaira dan Bilal yang bangun terlebih dahulu di bandingkan dengan sahabat mereka yang masih sibuk dengan dunia mimpinya.


" Kamu udah bangun Ra?"


Bilal yang ketika itu baru saja keluar dari tenda melihat Humaira yang sedang berdiri menikmati sejuknya udara pagi di Lembang ditambah pemandangan pohon pinus dan sinar mentari yang masih malu untuk menampakan diri.


"Euh... Lo bilang apa tadi?" begitu mendengar namanya di panggil Humaira langsung menengok...


' Telinga aku masih normal kan? Barusan Al bilang 'Kamu'?'


" Apa? Gue ga bilang apa-apa kok...." Bilal sepertinya baru sadar kalau barusan dia manggil Humaira dangan sebutan 'Kamu' bukannya ' Lo' kayak biasanya, sontak saja Rara merasa aneh dengan hal tersebut.


" Ah gapapa.... Nino sama Azra belum pada bangun? " Dia lebih memilih menanyakan hal lain untuk menghilangkan ke cangunggan..


"Belum" Kata Aka sambil menggeleng..


" Cewek yang lainnya juga belum pada bangun?" Sambil melirik ke arah tenda cewek...


"Belum kayaknya mereka masih bergelut di dunia mimpinya, padahal ini udah jam 7 emang dasar pada kebo ya punya temen... "


" Hahah... Mungkin mereka lelah secara tadi malem kita baru tidur jam 2 pagi. Wajarlah kalo sekarang belim bangun."


Yah mereka memang baru tidur jam 2 dini hari, selain bernyanyi dan bermain mereka juga saling curhat tentang cinta dan karir mereka selama ini...

__ADS_1


Kaya cerita Putri yang belum lama ini dilamar sama pacarnya, mereka emang baru pacaran 4 bulan tapi bukankah menikah itu tidak di ukur dari berapa lamanya kita pacaran? Begitu pula dengan Ivi yang akan menikah 1 bulan lagi sama tunangannya.... Dan Lia yang belum baru saja putus dengan pacarnya seminggu lalu.....


Jam 09.00 semuanya sudah siap dan rapi mereka akan melanjutkan ke tempat wisata lainnya yang ada Lembang, kalau langsung pulang kayaknya terlalu sayang kalo kata Azra mah...


" Waktu indah sama mantan tuh ga bisa di ulang... Ga kayak ulangan MTK yang ada remeh nya... Mumpung kita masih disini, kita jelajah Lembang..... Hahahah"


Dwngan bangganya ia merangkai kata yang malah mendapat ejekan dai Ivi.


" Mane ngomong sih? Meni asa ku teu kudu da ngomong kitu?" ( Lo ngomong apa sih? Kayanya ga perlu deh ngomong kek gitu?)


Orang yang di ejek malah tersenyum..


" Ya udah sekarang kita ke Floating Market aja yu, sekalian cari makan."


" Ngapain kesana Ra? kalo cuman mau cari makanan atau belanja bisa di restoran atau di Mal. Ga usah kesana ah... Gue mau ke... enaknya pagi gini kemana ya?"


" Mending kita berkuda aja yu, udah lama gue ga berkuda." Ivi mengusulkan tempat selanjutnya karna Nino itu meakipun guru tapi aga lola.....


" Gue setuju, gue juga udah lama ga berkuda, kebetulan gue tau tempat yang enak buat berkuda." Azra memang sering berkuda sejak SMK bahkan dia sudah hapal dengan tempat mana saja yang enak untuk berkuda...


Semuanya setuju bahkan sangat antusias kecuali Rara


" Gue ga mau Akh... Gue ga bisa berkuda, gue juga trauma sama kuda soalnya waktu kecil gue pernah jatoh dari kuda gue mau ke tempat lain aja." Dengan ekspresi sedih sambil cemberut dia menolak rencana kawannya.


" Ya udah kalo gitunlo nanti ga usah naek aja cukup duduk manis dan menjadi penonton setia aja Okeh... "


Rara mendengus kesal mendengar jawaban dari Azra, Al yang melihat hal itu merasa sedikit lucu tapi sedikit iba juga.


" Ya udah biar gue yang pergi sama Rara kalian aja yang berkuda. Gue juga sering berkuda kalo di asrama udah bosen."

__ADS_1


Mendengar hal itu ekspresi Rara berubah 180° seperti anak kecil yang di belikan Lolipop.


" Lo beneran kan? Ga lagi ngibulin gue?"


" Iya gue serius..."


" Yes, akhirnya gue bisa kesana.. Thank you Al lo emang baik" Kata Rara dengan girang seraya memgang tangan Al sambil mengayunkannya.


" Gue ang baik kali lo beru nyadar? Lagian kasin juga anak orang kalo sampe nangis kan kita juga yang malu..... Hahaha.... " Al tertawa renyah


" Gue ga jadi bilang maksih nya. Lo pergi aja sama mereka gue mau pulang aja." Humaira langsung menghempaskan tangan Al dan berlalu begitu saja tanpa memperdulikan panggilan dari sahabatnya.


" Woy...!!!! Ra...!!! Tungguin gue katanya mau ke Float market...!!! Gue duluan ya have fun guys." Al mencoba menyusul Rara dengan sedikit berlari dan greb, dia meraih tangannya.


" Gue tadi cuman bercanda kali serius amat sih lo... "


" Tapi gue lagi ga mood buat bercanda sama lo Al."


" Okey Okey sorry ya udah sebagai perminta maafan gue, gue bakalan anter lo kemanapun buat hari ini. "


" Janji?" Humaira menatap Bilal sambil memberikan jari kelingkingnya.


" Iya gue janji, tapi cuman hari ini aja." Al terkekeh melihat kelakuan kekanak-kanakan dari Humaira tapi dia tetap menautkan jari kelingkingnya ke kelingking Humaira...


" Okeh, gapapa meskipun cuman se hari doang. Tapi lo harus tepatin janji lo ya, awas kalo ingkar." Humaira kembali tersenyum dan pergi meninggalkan Al.


' Lo masih aja sama ya Ra, lo masih Humaira yang gue kenal dulu sifat lo yang kaya gini yang bikin gue jadi suka lagi sama lo.' Al bergumam dalam hatinya lalu mengejar Humaira yang sudah cukup jauh.


### TBC

__ADS_1


__ADS_2