
Author Pov
Waktu berlalu dengan sangat cepat, tak terasa sudah 4 bulan berlalu. Dalam. waktu yang bisa di bilang singkat tersebut telah banyak hal bahagia yang terjadi seperti pernikahan Putri dan pertunangan Ivi yang baru beberapa bulan terakhir ini dilaksanakan.
Bukan hanya itu, hubungan Nino dan Lita juga semakin hari semakin membaik bahkan mereka akan segera melangsungkan pernikahan. Mereka sepakat untuk tak menggelar acara pertunangan, hanya acara makan-makan kedua belah pihak saja.
Dan resepsi akan dilaksanakan di Jawa karna mereka berdua memang berdarah Jawa.
Tentu saja dengan momen bahagia orang-orang terdekatnya membuat Rara juga meraskan hal yang sama.
Meskipun kisah percintaan atau kisah asmara Rara tak seindah teman-temannya.
Rara menjalani hari-harinya seperti biasa, tak ada yang mengganggu ataupun membebani perasaan dan hatinya.
Ada bahagia pasti ada sedih bukan? Disaat sahabat Rara sedang berbahagia di suatu kamar ada seseorang yang sepertinya sedang galau.
Selama beberapa bulam terakhir sejak dia kembali bertugas, orang tersebut sering melamun dan terkadang tak fokus dengan hal yang sedang ia kerjakan.
Entah apa yang mengganggu pikiran dan hatinya. Dia hanya duduk termenung sambil memperhatikan foto di ponselnya. Foto dia dan seorang gadis yang mungkin penyebab gundahnya hati. Meskipun foto itu di ambil secara tak sengaja.
Flash Back On
Di salah satu tempat wisata terdapat banyak orang yang juga sedang berlibur. Salah satu diantaranya ada sepasang suami istri yang hendak berfoto di salah satu spot foto yang tersedia di kawasan tersebut.
" Permisi A, saya boleh minta tolong ambilin foto sama istri saya? Kita mau foto disana tapi kalo selfie ga keliatan semua." Suaminya menunjuk spot foto yang dibelakangnya ada lambang hati 💗.
__ADS_1
" Oh iya sini biar saya ambilin gambarnya. Pake kamera atau handphone?"
"Ini pake handphone aja A. Makasih ya A sebelumnya."
Orang tersebut menyerahkan ponselnya dan menghampiri istrinya. Mereka berdua lalu berpose cukup mesra dan cekrek.. cekrek.... Setelah mengambil beberpa foto pasangan tadi menghampiri pemuda yang sudah membantu mereka.
" Makasih A, oh iya biar kita ambilin juga foto kalian biar impas hehehh.... " Kata si istri pada lelaki tadi.
Mereka mengira bahwa gadis yang bersama pemuda tadi adalah pasangannya jadi mereka juga akan melakukan hal yang sama.
" Engga, ga usah lagian kita juga bu... "
Belum sempat gadis itu menyelesaikan kalimatnya sudah di potong dengan ucapan si lelaki.
" Iya, kalo gitu tolong ambilin fotonkita juga ya."
Mau tak mau gadis itu pun pergi ke spot foto yang sudah di dahului oleh si cowok.
Setelah mengambil foto pasangan suami istri tadi menyerahkan ponselnya lalu berlalu pergi.....
Flash Back Off
" Al..! Bilal...! Sersan Bilal...!!! " Panggilan dari rekannya itu menyadarkannya dari lamunan. Yah... Lelaki yang sedang galau itu adalah Bilal dan kalian pasti tau siapa dan apa penyebabnya.
" Apaan sih pake manggil Sersan segala, lagian pangkat kita tu juga sama ga usah panggil gue sersan, toh disini juga cuman ada kita."
__ADS_1
" Ya elonya juga dari tadi gue panggil ga nyaut-nyaut, lagi galau ya, heuh heuh..." Dengan sedikit menggoda dan mencoel pipi Al.
" Galau? Ngapain juga gue galau. Jangan samain diri lo sama gue ya, emangnya elo ditinggal gebetan juga langsung galau itu juga baru gebetan bukannya pacar....!!!!"
" Yeehh... Terus tadi lo ngelamun mikirin apa Al?"
" Gue ga ngelamun gue cuman... cuman.. "
" Cuman nge galau doang!!!?? Al kita itu udah sama-sama dari orok gue tau kalo sekarang elo lagi ngegalauin sesuatu."
" Nis, sebenernya gue, gue lagi kangen sama seseorang. Tapi gue ga bisa apa-apa sekarang." Ucap Bilal dengan lirih kepada rekan sekaligus sahabatnya yang bernama Danis.
Danis memang sudah dipindah tugaskan ke Bandung 2 bulan lalu. Sedangkan Rendi masih di Pontianak.
" Maksud lo apa Al? Kalo elo kangen tinggal telpon aja kali, kalo elo pengen liat mukanya VC aja. Ini jaman udah canggih Al."
Bilal memang sudah bercerita pada sobat karibnya itu bahwa hubungannya dengan Kesya sudah berakhir.
" Tetep aja gue ga bisa Nis."
" Kenapa? Why? Give me a reason why you can do it? Jangan bilang elo kangen sama Kesya lagi? Hah??!!! Elo gak gila kan Al.. Astagfirullah...."
Bukannya memberi solusi Danis malah mendramatisir keadaan.
" Elo yang gila bukan gue, ngapain juga gue kangen sama istri orang ga berfaedah benget sih omongan lo?" Al menjitak kepala Danis dan berlalu meninggalkan Danis yang masih kesakitan mengelus jidatnya.
Sepertinya kali ini Al tidak akan mendapat solusi apapun. Karna di antara mereka bertiga hanya Rendi yang selalu bersikap tenang dan bisa memberi solusi.
Lusa dia mendapat jatah libur, dan rencananya dia akan pulang menemui orang tuanya dan berharap bisa mendapat solusi dari kegundahan hatinya.
__ADS_1
### TBC