
π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄
Bagas masih tersenyum menanggapi jawaban dari sang kakek,dia tau kalau kakek nya akan mendukung apa pun yang menjadi pilihan Bagas . Apalagi baru kali ini bagas memilih pendamping untuk dirinya sendiri,selama ini Bagas hanya menuruti apa keinginan dari kedua orang tua nya juga kakek nya.
"papa mengenal utari?" tanya papa Bagas dengan raut wajah yang bingung,dia merasa terkejut karena papa nya menerima wanita pilihan anak nya.
Kedua orang tua Bagas masih tanda tanya mengenai Utari,mereka tau bagaimana pilihan dari papa nya . Papa nya ngak pernah menerima wanita sembarangan,tapi kali ini papa nya itu setuju dengan pilihan Bagas.
"papa ngak kenal ,tapi nanti papa jelasin sama kalian berdua mengenai Utari " jawab kakek Bagas dengan tegas.
"Hmmm.....jadi kapan kamu ingin menikahi nya ?lebih cepat lebih baik dan kakek ingin kalian jangan menunda-nunda kehamilan ,kakek ngak mau " ucap kakek Bagas yang sudah menatap ke arah Bagas dengan nada serius.
"Besok,utari ingin aku melamar nya. Tadi nya, jika kalian tidak setuju maka aku akan melamar nya dan mengurus pernikahan sendiri " Jawab Bagas dengan santai dan tenang
Sang kakek terlihat biasa,sementara kedua orang tua Bagas terkejut. Bagas ngak pernah membantah apa pun yang dikatakan oleh kedua orang tua nya atau pun kakek nya tapi kali ini Bagas malah mengatakan secara langsung kalau dia tidak perduli jika kedua orang tua nya tidak setuju, malah akan melakukan pernikahan nya sendiri .
"Baiklah,kalian berdua siapkan semua nya untuk besok " ucap sang kakek seperti perintah.
"Besok kita hanya melakukan lamaran biasa saja,utari ngak mau acara itu dibuat secara besar-besaran dan terbuka. Dia ingin semua nya dilakukan sederhana dan pribadi " jelas Bagas dengan tegas
"Lakukan apa pun yang dia ingin kan" ucap sang kakek
__ADS_1
"kau bisa tidur sekarang, istirahat lah disini jangan kembali kerumah mu lagi" ucap sang kakek lagi
"iya kek,kalau begitu aku istirahat dulu " jawab Bagas
"ma ,pa....aku mohon bantuan nya " ucap Bagas dengan senyuman lebar di bibir nya
Kedua orang tua Bagas hanya melongok dengan mulut yang terbuka lebar,mereka tidak percaΓ½a Bagas bisa memohon seperti ini. Selama ini Bagas tidak pernah menolak dan meminta apa pun pada siapa pun termasuk kedua orang tua nya ,makanya saat ini kedua orang tua ini terkejut mendengar permohonan dari Bagas.
"eekhm....kalian jangan seperti itu ah,buat malu saja " bentak sang kakek dengan nada cukup kuat,membuat kedua orang tua Bagas tersadar
"ha....ha....ha....kalian lucu sekali" tawa Bagas menggema disana,Bagas berjalan meninggalkan ketiga orang yang dia sama-sama terpelongok lagi.
"ini baru awal nya,Utari sudah bisa membuat Bagas berubah banyak. Bagaimana kedepan nya?kalian pasti tau kan" gumam kakek Bagas membuat kedua orang tua Bagas menganggukan kepala nya bersamaan.
Kakek Bagas mengajak kedua orang tua Bagas ke dalam ruangan kerja milik nya,dia memberikan laporan mengenai data pribadi utari pada kedua orang tua Bagas. Tidak ada yang dia tutup-tutupi dari mereka,karena memang ngak ada yang akan membuat mereka malu mengenai Utari.
Utari memang tidak memiliki keluarga lagi,tapi dia tidak pernah berbuat sesuatu yang memalukan. Semua mengenai kegiatan utari dan kehidupan nya dari masa lalu hingga saat ini sudah dicari tau oleh orang suruhan kakek Bagas,apalagi dia juga melihat kalau Utari tidak tertarik pada Bagas awalnya. Bukan sengaja mendekati Bagas karena harta atau sesuatu yang menguntung kan untuk nya,makanya kakek Bagas menyukai hal itu.
Kakek Bagas juga pernah mencoba menemui utari,tapi dia berpura-pura sebagai kakek biasa bukan kakek yang memang berasal dari keluarga terpandang dan kaya. Kakek Bagas duduk di pinggir jalan dan mencoba meminta minuman sama utari,karena dia merasa haus. Saat itu utari tidak segan untuk membelikan minuman mineral didalam botol yang besar untuk si kakek tanpa imbalan apa pun,padahal utari tidak begitu mengenal si kakek.
Dari sana lah kakek Bagas tau kalau Utari memang memiliki hati yang murni,perduli terhadap lingkungan nya dan selalu suka membantu juga menolong orang lain walaupun dia tidak mengenal nya.
__ADS_1
Mata kedua orang tua Bagas membulat sempurna,mereka tidak menyangka kalau Bagas menyukai wanita yang berasal dari keluarga biasa saja. Tampilan foto Utari terlihat biasa dan sederhana, tidak begitu mencolok . Mereka juga menyukai apa yang ada di data pribadi milik Utari,banyak terdapat foto Utari menolong orang lain.
Mereka semakin terkejut melihat Utari yang duduk disamping kakek Bagas ,apalagi mereka duduk di pinggiran trotoar didepan sebuah supermarket kecil dengan air mineral ditangan papa nya.
"pa....ini apa?kok papa bisa duduk berdua dengan Utari sih?" tanya papa Bagas yang penasaran, karena harus nya Papa nya mengajak nya juga saat bertemu dengan Utari.
Papa Bagas juga ingin tau bagaimana sikap utari saat bertemu dengan nya,dia ingin utari mengenal nya juga bukan hanya kakek nya Bagas. Membuat nya sedikit merasa kesal,mama Bagas memperhatikan sikap suami nya kemudian dia tersenyum tipis .
Mama Bagas tau,dari dulu suami nya selalu berusaha mencari perhatian pada nya karena dia yang begitu dekat dengan papa nya,sehingga sering kali ada senang dihatinya melihat sang suami yang terlihat cemburu dan selalu ingin di nomor satu kan. Kali ini Seperti nya sama, suami nya ingin dekat dengan calon menantu nya .
"jadi bagaimana ?kalian sependapat sama papa kan?" tanya kakek Bagas dengan santai,tanpa menjawab pertanyaan menantu nya itu
"kalau kalian ngak setuju,seperti nya sudah terlambat. Bagas tidak akan menerima penolakan,papa rasa dia akan menikahi Utari seperti ucapan nya tadi . Walaupun tanpa restu kita " jelas kakek Bagas
"kami setuju saja pa,apalagi melihat wajah Bagas yang terlihat lebih ceria dari biasanya. Dia seperti bukan Bagas yang kami kenal " jawab mama Bagas, dia sangat tau bagaimana anak nya itu dari kecil.
Bagas selalu menjaga image nya, walaupun dia masih kecil. Kembali mama nya mengingat saat dimana wajah Bagas pernah seperti ini ,saat itu Dia tak tau apa yang terjadi karena kesibukan bekerja hingga hanya beberapa bulan saja wajah Bagas berubah dingin dan terlihat arogan .
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
__ADS_1