
❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Bagas dan Utari sudah berada di ruangan Bagas,mereka membahas mengenai jadwal pekerjaan yang akan dilakukan hari ini. Setelah menyiapkan semua nya,utari kembali ke ruangan nya .
Utari cukup terkejut melihat beberapa orang sudah berdiri di depan ruangan nya,mereka terlihat lega saat melihat Utari keluar dari ruangan Bagas.
Utari sudah tau akan kemana pertanyaan mereka, tapi dia berusaha untuk tetap tenang dan tersenyum. Dia ngak mau yang lain curiga mengenai sikap nya, dia yakin jika Dia bisa menghadapi mereka dengan santai.
"hah....akhirnya kau keluar juga"
"kenapa lama sekali ?"
"Kamu ngak banyak kerjaan hari ini kan Tari?"
"Iya,kami ingin menanyakan sesuatu mengenai gosip yang beredar"
Semua ucapan dari teman sekantor nya sudah dia pikirkan,dia tau kalau semua ini akan terjadi sehingga dia sudah mempersiapkan diri . Utari hanya tersenyum lembut dan membuka pintu ruangannya ,seketika semua nya ikut masuk dan duduk di sofa .
Semua yang hadir diruangan Utari merupakan kepala divisi,mereka sudah duduk seperti biasanya tapi biasanya mereka akan memberikan laporan masing-masing divisi. Tidak seperti hari ini yang mereka bahas,saat ini mereka membahas hal mengenai Bagas dan pernikahan nya .
Mereka yakin kalau Utari mengetahui nya ,karena semua jadwal Bagas yang mengaturkan adalah utari atau sebaliknya. Utari yang mencatat apa saja yang di perintah kan oleh Bagas,utari akan menjalankan nya .
"Say.....beneran pak bos udah nikah? apa balik lagi sama bu Briana ya?" tanya kepala divisi keuangan di perusahaan Bagas ini
Utari mengernyitkan dahi nya, dia merasa kesal mendengar pertanyaan itu. Karena dia tidak berpikir kalau mereka semua mengatakan mengenai Briana,tapi dia juga ngak bisa marah. Beberapa hari lalu memang briana sempat datang ke perusahaan Bagas,dia juga yakin kedepan nya wanita ular itu akan datang lagi dan mengganggu nya .
"eh....kok bu briana sih ? Aku rasa ngak mungkin,karena pak Bagas itu ogah pake barang yang udah dibuang. Pasti model atau artis terkenal yang bisa menarik perhatian pak bagas" ucap yang lainnya yang merupakan kepala divisi pemasaran .
__ADS_1
Utari hanya kembali tersenyum,dia masih ingin mendengar hal yang lainnya lagi. Mana tau ada berita yang lebih menghebohkan yang membuat nya terkejut dan menantang nya, dia masih menatap satu persatu dari mereka tanpa menjawab apa pun.
"iya kamu benar,tapi aku rasa pak bos ingin wanita lain. Mungkin wanita biasa,atau karyawan disini juga ya tar?" Ucap yang merupakan divisi lainnya .
"Kamu kok diem aja sih tar? jawab dong,kami yakin pasti kamu juga kenal kan dengan istri nya pak bos. Apalagi tadi pagi untuk pertama kali nya kalian datang bersama,apa pak bos menjemput kamu dirumah ya ?"
Akhirnya utari harus menjawab,dia merapikan cara duduk nya agar terlihat nyaman untuk bergosip. Dia menatap ke arah mereka lagi,menelisik perkataan mereka satu persatu.
"Gimana aku mau jawab,kalian aja sudah ngomong terus " jawab Utari yang dibuat seolah merasa kesal.
"ah...iya ya,he ...he.... kami hanya penasaran aja say,ya udah jawab gih" ucap kepala divisi pemasaran.
"pertama,aku tadi naik taksi kerumah pak Bagas karena istŕi nya ingin makan bubur ayam jadi pak Bagas nelpon aku buat bawain bubur ayam untuk bu bos" ucap Utari sambil membuka bungkusan berisi bubur ayam di depan meja nya
Di perjalanan ke kantor,utari melihat gerobak bubur ayam . Dia meminta Bagas untuk membelikan nya, walaupun awal nya Bagas menolak karena dia merasa kurang higienis makanan pinggir jalan tapi utari bilang dia sedang ingin hingga akhirnya Bagas membeli nya.
"Aku beli dua,yang ini buat aku. Punya bu bos ya sudah dia makan lah mbak" jawab Utari dengan santai menyendokan bubur ayam ke mulut nya dengan lahap padahal dia sudah sarapan mie goreng buatan mama Bagas di rumah.
Mereka hanya menjawab dengan oh saja,membuat utari terkekeh kecil. Kemudian dia mulai menyendokan bubur ayam yang lainnya sambil mengarang cerita yang lainnya.
"mungkin untuk kedepan nya aku akan sering datang bersama pak bos,atau setiap hari selama bu bos hamil" jelas Utari dengan santai.
"jadi beneran pak Bagas sudah menikah ?"
Utari hanya menganggukan kepala nya saja,sambil tetap memakan bubur ayam hingga habis. Dia juga mengambil jus buah kotak yang ada di lemari pendingin kecil di ruangan nya, disana juga ada coklat dan beberapa cemilan lainnya yang sudah disiapkan oleh asisten Bagas.
"siapa tar? Bukan bu Briana yang sok itu kan?"
__ADS_1
"bukan,pak Bagas menikah dengan wanita biasa. Bukan dari kalangan artis atau model,dia hanya gadis biasa yang sederhana saja" jawab Utari membuat yang lainnya terkejut.
"beneran? pasti saudaranya orang hebat ,atau orang tua nya yang hebat makanya mereka menjodohkan wanita itu dengan pak Bagas "
"ngak,dia hanya wanita biasa saja. Kedua orang tua nya meninggal,dia ngak punya saudara sama sekali" ucap utari dengan sedih
"hah? yang benar ?berarti seperti kamu dong?"
"ya....seperti Aku,makanya kami cukup dekat " jawab Utari " lebih tepat nya sama" lanjut utari dalam hati saja.
" Kalau begitu,aku yakin pak Bagas ngak dijodohkan tapi dia memang benar-benar cinta sama bu bos ini"
Utari menganggukan kepala nya, utari tau kalau seluruh manusia di bumi ini berpikir kalau wanita yang menjadi istri nya Bagas adalah wanita yang dijodohkan tapi jika mereka tau siapa istri nya maka mereka akan meyakini kalau istri nya kali ini karena memang pilihan nya sendiri.
Utari baru menyadari nya,dia memang bukan wanita pilihan keluarga Bagas tapi akhirnya diterima dengan tulus oleh mereka . Membuat nya semakin bersyukur akan hal itu,dia tersenyum senang mendengar nya.
"cantik ngak say? Aku jadi pengen liat bu bos "
"Aku ngak bisa bilang cantik atau ngak,kurang lebih seperti aku lah . Aku cantik ngak ya ?" jawab Utari dengan simpel
"yeeeey....kamu ni bisa aja sih,pengen banget ya jadi istri pak Bagas "
Ucapan dari kepala divisi keuangan membuat semua nya tertawa,mereka tau kalau Utari adalah orang yang ramah dan suka bercanda. Sopan dan pandai bergaul,jadi mereka merasa senang berbicara dengan Utari. Malahan terkadang suka curhat mengenai keluarga juga kekasih pada utari,utari selalu memberikan jawaban dan saran yang baik buat mereka.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1