
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Kedatangan keluarga Bagas membuat yang lainnya terpesona dan menatap tak percaya,keranjang berisi barang-barang yang mewah dan pasti nya mahal. Belum lagi makanan yang dihidangkan oleh beberapa orang yang berpakaian pelayan,membuat mereka terpaku.
Utari memang tidak membeli atau membuat makanan apa pun,karena memang Bagas yang meminta nya. Bagi utari ngak masalah karena jika keluarga Bagas ngak datang,maka dia ngak perlu membuang makanan yang dia buat atau dia beli .
"selamat datang dirumah kami,silahkan masuk" ucap ibu pemilik kontrakan yang sekaligus istri dari kepala lingkungan disini
"terima kasih bu,kami dari pihak laki-laki ingin melamar Utari. Anak kami bernama Bagas bu,ini serahan yang kami berikan untuk Utari sebagai lamaran " ucap wanita paruh baya yang terlihat elegan dan cantik,pakaian nya sangat terlihat mewah.
Utari juga memakai pakaian yang mewah yang sama warna nya dengan yang dipakai oleh wanita paruh baya itu,karena Bagas sudah mengirimkan nya pagi tadi atas permintaan mama nya . Utari terkejut juga merasa tersanjung dengan apa yang di lakukan oleh wanita paruh baya itu,pakaian mereka jelas terlihat seragam dan cantik.
Camelia berjalan mendekati nya dan langsung memeluk nya,dia benar-benar merasa sangat senang karena akhirnya utari bisa membuat Bagas tersenyum dan tertawa. Tidak seperti ketiga menantu nya dulu,mereka bahkan tidak pernah menyiapkan segala keperluan untuk Bagas walaupun ada pelayan yang mengerjakan itu.
Dari dulu camelia selalu menyiapkan semua keperluan suami nya, walaupun ada pelayan dirumah nya tapi dia selalu ingin menyiapkan nya sendiri. Oleh karena itu,dia yakin jika Utari akan melakukannya . Sama seperti diri nya dulu.
Utari merasa canggung,dia hanya bisa melirik ke arah Bagas yang sudah tersenyum dan mengerlingkan sebelah mata nya pada nya. Dia bingung dengan gugup,tapi kemudian dia mendengar mama nya Bagas berbisik .
"terima kasih karena sudah mau menerima Bagas,mama harap kau bisa membuat nya bahagia walaupun tanpa anak nanti nya dan jangan pernah tinggal kan dia " bisik camelia dengan suara yang tertahan kan
Utari tau kalau mama nya Bagas menahan tangisan nya,dia akan bertahan selama dia bisa. Karena bagi nya sekali pernikahan adalah hal yang sakral,sekali seumur hidup bagi nya. Dia ngak mau membuat pernikahan nya berantakan dan akan berusaha mengikuti apa permintaan dari suami nya nanti,walaupun utari tau kalau Bagas seorang duda .
__ADS_1
"semoga saya bisa seperti apa yang ibu ingin kan " jawab Utari saat camelia melepaskan pelukan nya.
"mama....kamu harus panggil aku mama mulai sekarang ,kalau bisa. Setelah menikah,mama ingin kalian tinggal bersama mama. Kamu mau kan ?" ucap camelia dengan wajah nya yang berharap lebih pada utari.
"saya akan ikut kemana pun suami saya pergi,walaupun harus ke kolong jembatan sekali pun" jawab Utari dengan pelan.
Utari merasa terkejut dengan pernyataan yang diucapkan oleh camelia ,baru juga ingin melamar. Mana mungkin tiba-tiba mama nya Bagas mengajak nya tinggal bersama dan mengharapkan pernikahan nya . Seolah besok mereka langsung menikah saja,tapi dia berusia menjawab dengan sebaik-baiknya .
"ayo bu....Silahkan duduk ,kita akan mulai acara lamaran nya segera " ucap ibu kepala lingkungan disana .
Semua nya mengambil posisi masing-masing,makanan sudah disusun ditempat yang sudah disiapkan oleh maya dan ibu nya. Mereka menyaksikan pembicaraan dari kedua belah pihak,baik dari pihak pria mau pun wanita.
Utari tidak sempat memperhatikan semua yang dibawa oleh Bagas,dia masih merasa gugup dan tak percaya dengan semua yang ada. Tapi semua nya jelas terlihat dimata nya saat ini,seolah semua ini masih mimpi untuk nya.
"jadi kapan pernikahan nya akan kita adakan?" tanya ibu kepala lingkungan disana.
"Kami sebagai pihak wanita ingin yang terbaik untuk Utari,utari tidak memiliki orang tua atau pun saudara. Tapi selama ini saya dan yang lainnya disini sudah menganggap nya sebagai anak juga saudara,jadi kami berhak menanyakan kapan pesta pernikahan nya akan diadakan " ucap ibu kepala lingkungan itu lagi sambil menampilkan senyuman ramah dan sopan .
"segera bu,mungkin bisa minggu depan atau bulan depan " jawab camelia dengan tenang.
__ADS_1
Papa juga kakek nya Bagas masih memperhatikan Utari,wanita itu memang terlihat lebih cantik bila langsung bertemu begini ketimbang di foto nya. Mereka juga melihat kalau Utari pasti nya sangat baik,apalagi dia tidak memiliki keluarga sama sekali membuat mereka ingin melindungi nya dengan sepenuh hati .
"maaf kalau saya memotong pembicaraan semua nya,saya ingin pesta pernikahan nya diadakan tiga hari lagi. Saya ngak mau lama-lama,kalau perlu besok langsung menikah " ucap Bagas dengan semangat dan tegas membuat semua yang ada disana terkejut .
Tadi nya sebagian dari mereka yang ada disana berpikir kalau Utari lah yang memaksa Bagas untuk melamar dan segera menikahi nya,karena melihat Bagas yang bukan hanya tampan secara fisik tapi karena kekayaan keluarga nya yang terbilang banyak.
Tapi sekarang tanggapan mereka berubah setelah mendengar sendiri ucapan Bagas,utari saja tidak percaΓ½a dengan apa yang dia dengar. Dia menatap tajam ke arah Bagas dengan tatapan kesal,bisa-bisa nya Bagas mengatakan bisa besok langsung menikah.
"Bagaimana bu? apa kalian dari pihak wanita akan bersedia untuk diadakan pesta lebih awal ?" tanya camelia,dia tau kalau Bagas sudah tak sabar untuk memiliki utari.
Camelia ,suami nya dan mertua nya yakin jika Utari masih suci. Makanya Bagas ingin segera menikahi Utari,mereka semakin merasa bangga dengan utari yang bisa menjaga dirinya. Mereka tau bagaimana pergaulan bebas di kota mereka ini,makanya mereka benar-benar semakin menyukai utari.
"saya rasa besok atau tiga hari lagi ngak mungkin bu,untuk mengurus pesta pernikahan tidak lah mudah " jawab ibu kepala kopling yang dari tadi berperan sebagai pembicara.
"Sebaiknya kita tanya kan pada utari saja bu,kalau masalah pesta pernikahan nya biar kami yang urus bu. Ngak masalah kapan atau dimana,kami bisa urus walaupun harus besok pesta nya bu " jelas camelia dengan senyuman tipis dibibir nya
Semua mata menatap ke arah Utari,mereka menunggu jawaban dari Utari karena memang dia yang akan menjalani semua nya nanti nya .
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
__ADS_1