
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Ceklek
Terdengar pintu terbuka,dia melihat ke arah pintu kamar mandi. Terlihat tubuh atletis milik aldi dengan berbalut handuk dibagian pinggang ke bawah,maya hanya bisa menelan saliva nya saja. Sejak hamil memang dia sangat ingin bercinta,tapi dengan siapa ? karena aldi tidak lagi berminat pada nya,begitu yang dia dengar dari mulut aldi sendiri.
Tubuh seksi aldi membuat gairah didalam diri maya menguap, tapi dia berusaha untuk menahan nya. Dia sangat ingin membuat aldi berada dibawah nya,pasti akan sangat nikmat tapi lagi-lagi dia menahan nya.
Begitu juga dengan aldi,dia menatap tubuh berisi milik maya. Pakaian dalam yang dipakai oleh maya begitu menggoda,dengan underware berupa tali saja di bagian bokong nya membuat aldi menelan saliva nya dengan susah payah . Jantung nya berdebar tak tertahan,sama hal nya dengan maya. Aldi juga menahan nya, walaupun perut maya sedikit membesar tapi bagian tertentu milik maya juga berhasil membuat batangan miliknya berdiri dengan tegak.
Maya berjalan menuju kamar mandi dengan cepat tanpa menghiraukan tatapan mata milik aldi,dia akan membersihkan tubuh nya dengan cepat dan langsung tidur karena memang tubuh nya merasa lelah. Apalagi harus menahan hasrat nya yang sudah membara dan tidak bisa dia salurkan .
Saat keluar dari kamar mandi,maya melihat aldi sudah memakai boxer dan tidur di atas tempat tidur dengan tablet miliknya. Maya tau tablet itu untuk bekerja,jadi dia yakin jika Aldi menyibukkan diri dengan memeriksa dokumen kerja nya.
Aldi mengikuti gerakan maya yang sedang membuka handuk nya didepan nya,maya tidak menyadari kalau aldi sudah tidak fokus pada tablet nya tapi pada tubuh maya. Maya terlihat semakin menggoda,membuat nya susah untuk menahan nya.
Maya ingin memakai pakaian yang terbilang tertutup,tapi semua pakaian yang ada di koper bukan pakaian miliknya. Semua nya berupa lingerie yang seksi,tidak ada dalaman juga. Membuat maya mengernyitkan dahi nya dengan tatapan bingung,dia yakin jika ini ulah mama mertua nya.
__ADS_1
Dengan menghela nafas nya dengan kasar,mau tak mau maya memakai pakaian nya dengan cepat. Hanya memasukan nya kedalam tubuh nya,seperti tidak memakai apa pun. Bahkan bagian-bagian sensitif miliknya terlihat dari luar,tapi tidak mungkin juga dia telanjang didepan aldi.
Maya berjalan menuju sofa ,dia sudah mengambil selimut untuk menutupi tubuh nya nanti jika dia kedinginan. Apalagi pakaian yang dia kenakan sangat lah tipis,aldi terus menerus menelan saliva nya . Dia begitu tak tahan hingga akhirnya dia melihat maya sudah tiduran di atas sofa panjang didalam kamar itu,membuat nya merasa kesal.
"kenapa kau tidur disana haah?" tanya aldi dengan suara yang cukup keras.
Maya tidak perduli ,dia membalikan tubuh nya dan membelakangi aldi yang sudah berada di tempat tidur. Walaupun agak sedikit tidak nyaman tidur di sofa ,tapi dia tetap mencoba untuk memejamkan mata nya dan berharap pagi akan segera datang . Karena mereka hanya menginap semalam saja di hotel ini,setelah itu mereka akan tinggal bersama di rumah utama karena kedua orang tua aldi tidak mau terjadi apa pun pada kandungan maya .
Aldi meletakan tablet nya diatas meja dekat tempat tidur nya,dia berjalan turun dan mendekati tubuh maya . Tanpa pemberitahuan ,aldi menggendong tubuh maya dan memindahkan nya ke tempat tidur dengan perlahan.
Hal itu membuat maya terkejut dan seketika mengalungkan kedua tangan nya ke leher milik aldi,dia menatap aldi dengan tatapan tak percaya tapi entah siapa yang memulainya. Bibir mereka menyatu dan mellumat dengan gerakan perlahan,kedua nya larut dengan ciuman yang awalnya lembut kini berubah menjadi panas.
"minggir lah,aku ingin tidur" ucap maya dengan pelan,saat ini dia sudah sadar sepenuh nya.
"hhmm....aku ingin hak ku sebagai suami,saat ini aku sudah sah menjadi suami mu jadi kau tidak boleh menolak ku" ucap aldi dengan suara serak yang sudah menahan sesuatu didalam sana .
"tapi....kau bilang,kau tidak tertarik dengan ku lagi jadi buat apa kita hhmmmppp" jawab maya tapi belum sempat berbicara dengan tegas,mulut maya sudah di bekap oleh bibir aldi.
__ADS_1
Ciuman panas itu kembali terjadi,kini di sertai remasan dan gigitan kecil yang dilakukan oleh aldi. Sentuhan tangan aldi membuat tubuh maya meremang, dia menikmati apa pun yang dilakukan oleh aldi. Permainan bibir nya,gerakan tangannya dan setiap sentuhan yang dilakukan oleh aldi membuat nya terbuai.
Aldi melepaskan ciuman nya, dia menarik paksa lingerie seksi milik maya sehingga memperlihatkan tubuh maya yang polos. Tubuh nya berisi dan sangat padat,aldi tidak tahan lagi untuk tetap diam. Dia mulai mengulum salah satu pucuk dada milik maya dan tangan nya meraih gundukan yang lainnya yang terasa sangat kenyal.
"ini lebih besar dari terakhir kali aku remas " bisik aldi dengan tetap memainkan bibir dan tangannya.
Maya melenguh,mengerang dan memejamkan mata nya. Sentuhan yang sudah lama tidak dia rasakan ,kini semua nya lepas begitu saja hingga akhirnya dia merasakan sesuatu dibawah sana.
Tangan aldi sudah beralih ke bagian sensitif nya,memasukan salah satu jari nya dan memainkan nya disana membuat tubuh maya melengkung ke atas . Maya benar-benar terbuai hingga akhirnya cairan kenikmatan keluar dari bagian inti nya, lenguhan pun tak kalah kuat .
Tanpa kata lagi,aldi menatap mata maya yang kini juga menatap nya. Dia tidak ingin menyakiti bayi yang dikandung oleh maya,dia tidak ingin melukai anak-anak nya. Sehingga dia masih menahan sesuatu miliknya,tatapan mereka benar-benar penuh keinginan .
"bolehkah ? apa ngak akan melukai nya ?" tanya aldi dengan suara yang tertahan,dia melihat mata maya yang penuh dengan keinginan yang sama seperti diri nya.
Tangan aldi mengelus perut maya yang sudah sedikit buncit,entah kenapa dia senang melakuakan nya . Gerakan tangannya mendapatkan respon dari dalam,ada sebuah tendangan kecil disana. Hanya terasa seperti bergetar,air mata aldi jatuh tiba-tiba. Rasa bersalah kini hingga di hati nya, dengan gerakan perlahan tangan maya menghapus air mata aldi. Dengan tangan yang lainnya juga,dia mengeluarkan batangan milik aldi dan mengarahkan nya pada bagian depan daerah sensitif nya.
Aldi merasakan miliknya sudah berada di depan gua milik maya,dengan perlahan aldi menelan dan menenggelamkan nya di dalam sana . Mata nya tak lepas dari wajah maya,mengamati wajah maya yang ternyata terpejam dan menikmati gerakan nya
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ