
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Farid masih berusaha mendorong tubuh Vero hingga akhirnya terlepas,dia menatap mata Vero dengan tatapan kesal dan marah. Jika saja Vero tidak bersikap seperti ini,mungkin mereka akan sampai di rumah sakit lebih cepat.
"Kau sakit,ayo kita ke rumah sakit " ucap Farid,dia kembali menutup pintu milik Vero dan berjalan memutar lalu masuk dan duduk dibalik kemudi.
Melihat hal itu,vero langsung duduk diatas pangkuan farid membuat farid terkejut. Vero menatap wajah farid dengan senyuman yang manis dibibir nya ,dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan hingga akhirnya dia kembali meraup bibir farid yang begitu memikat nya.
"Hhmmmpp.....vero,hentikan . Kau sakit ,kita harus kerumah sakit sekarang " ucap farid,dia mencoba menghindari ciuman yang diberikan oleh Vero.
"Aku memang sakit,bantu aku mengobati nya farid. Kau pasti tau kalau aku mencintai mu kan?" ucap Vero dengan pelan,dia meremas bahu milik Farid dengan cukup keras membuat Farid meringis .
Vero berusaha menahan nya ,dia tau kalau obat yang diberikan oleh Rafael adalah obat perangsang. Dia tidak tau kalau minuman nya dimasukan obat ,dia hanya menebak nya. Apalagi dia ingat betul ucapan rafael saat dirinya sudah mulai terbuai dengan pengaruh obat itu,saat itu lah dia sadar kalau rafael memberikan obat perangsang pada nya .
"kau akan menginginkan ku,aku pasti kan kau akan hamil dan puas dengan pelayanan ku" ucap Rafael yang masih terngiang dikepala nya.
"Apa kau pernah menyukai ku farid?" tanya Vero,dia masih merasa sedikit sadar dan dia ngak mau melakukan nya tanpa cinta.
__ADS_1
Pembicaraan papa nya dengan farid tadi terdengar jelas ditelinga nya ,dia sudah yakin jika papa nya merestui mereka dan tau apa yang sudah terjadi tapi farid seperti nya belum menyadari nya . Vero tidak ingin menjebak farid untuk menikahi nya, dia ngak mau seperti rafael.
"farid,jawablah. Waktu ku ngak banyak ,aku diberikan obat perangsang oleh Rafael agar bisa hamil dan meminta nya menikahi ku " jelas Vero dengan tangan yang masih meremas bahu milik Farid,dia berusaha menahan nya sekuat tenaga .
Farid terdiam,dia juga terkejut. Kenapa saat seperti ini pikiran nya tidak berfungsi dengan baik ?Harus nya dia sadar kalau Vero memang dijebak dengan obat perangsang,dia menatap wajah Vero yang masih terpejam.
"Kalau kau tidak mencintai ku tapi memiliki rasa suka sedikit,maka aku ingin kau membantu ku untuk menetralkan obat ditubuh ku . Tapi ssshhttt jika kau tidak menyukai ku,maka aku ngak mau kau dijebak untuk menikahi ku oleh kedua orang tua ku " ucap Vero yang masih tetap bertahan untuk tidak lepas kendali.
Vero menggigit bibir nya hingga berdarah,dia tidak ingin membuat farid dipaksa menikahi nya karena tidak menyukai nya. Vero membuka mata nya dan menatap mata farid dengan lekat, dia ingin mencari tau mengenai perasaan farid pada nya tapi tetap saja dia tak bisa.
Tatapan farid tidak bisa dia baca,dia mencoba memejamkan mata nya kembali. Menenangkan obat yang sudah mulai bereaksi pada tubuh nya ,tubuhnya sudah terasa panas dingin. dengan perlahan dia membuang jas milik Farid ke bangku belakang .
"Jika memang kau tidak menyukai ku,bisa kah tolong bawa aku ke club. Aku akan mencari jasa pria disana untuk melayani ku,aku hhmmmppp" ucap Vero yang sudah semakin tak tahan,hingga akhirnya ucapan nya terhenti dengan ciuman dibibir nya .
Farid meraup bibir Vero ,dia memang sudah melihat darah mengalir disudut bibir wanita itu . Dia bisa merasakan bagaimana sakit nya menahan sesuatu di tubuh nya yang ingin dikeluarkan, dia dapat melihat hal itu pada wajah Vero.
Tubuh Vero bergetar,dia mendorong dada bidang farid dan menatap nya dengan tajam. Sekali lagi,dia merasa bersalah karena nanti nya farid akan dipaksa menikah dengan nya .
__ADS_1
"Tolong,aku ngak mau kau terpaksa melakukan nya . Aku ngak apa-apa ,aku ngak akan menuntut mu jika kau bawa aku ke club. Aku ngak butuh dokter " ucap Vero saat dirinya sudah terlepas dari ciuman yang diberikan oleh Farid.
Farid tidak mengatakan apa pun,tangan nya sudah meremas salah satu bukit kembar milik Vero yang berada tepat diwajah nya. Dia juga tak lupa menyibakan dress bagaian dada milik Vero dan mengeluarkan salah satu bongkahan kenyal yang dari tadi menekan wajah nya ,dia mulai meraup pucuk merah jambu itu dan memberikan hisapan yang cukup dalam sehingga bibir Vero tak bisa lagi berkata apa pun.
Vero meremas rambut farid,menekan kepala farid agar tidak menghentikan aksi nya pada bongkahan kenyal miliknya yang masih berada dimulut farid. Farid terus menyesap,menghisap seperti bayi yang kelaparan. Tangan ny juga mengelus paha bagian dalam milik Vero, mencari sesuatu yang sudah sedikit basah dibawah sana.
Vero terus memejamkan mata nya ,menikmati apa yang dilakukan oleh farid pada nya. Tangan farid sudah menemukan titik pusat yang menjadi kunci utama rasa nikmat pada Vero,dia menggesekan titik itu dengan pelan hingga membuat Vero menjerit dengan mulut yang sudah terbuka.
Vero menggerakan pinggul nya, mencari rasa nikmat yang sebenarnya. Dia dapat merasakan milik Farid sudah berdiri dengan tegak dibalik celana kain yang dia pakai,saat ini farid memang masih memakai stelan pakaian kerja nya.
Vero bangkit dari duduk nya ,dia membungkuk dan membuka reseliting celana milik Farid mengeluarkan pusaka panjang yang selama ini disimpan disana kemudian mengelus nya dan memasukan nya ke dalam mulut nya . Menjilat dan menyesap,memberikan gerakan maju mundur didalam mulut nya secara perlahan.
Baik Vero mau pun farid sudah melenguh,bangku yang diduduki oleh farid sudah turun sehingga mereka melakukan gerakan Enam sembilan. Farid sibuk mengulum dan menghisap titik pusat milik Vero membuat Vero juga melenguh dan mengeram ,suara mereka terdengar sangat indah dan memacu semangat kedua nya.
Farid sudah benar-benar tak tahan,dia balikkan tubuh Vero dan mengarahkan miliknya yang sudah berdiri dengan tegak ke dalam pusat inti milik Vero. Seketika rasa nyeri,denyut dan gatal menjadi satu saat milik Farid perlahan masuk.
Perlahan tapi pasti,akhirnya milik Farid terbenam didalam diri Vero. Memberikan sensasi rasa yang menggelitik dan nagih,Vero berusaha mengeluarkan nya karena dia merasakan miliknya seperti sudah robek dibawah sana.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘