My Hot Sekretaris

My Hot Sekretaris
kedatangan Briana


__ADS_3

⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


Setelah mengatakan semua nya,mereka kembali ke ruangan masing-masing dengan rasa lega. Tidak ada lagi rasa penasaran karena utari sudah menjelaskan semua nya dan mereka percaya begitu saja,apalagi memang utari tidak pernah mau ikut campur untuk urusan orang lain dan gosip yang beredar.


Utari dan Bagas menjalankan pekerjaan nya dengan santai seperti biasa nya ,mereka tidak pernah mencampur adukan semua urusan . Rasa profesionalisme yang mereka terapkan membuat kedua nya saling mengerti satu sama lain,tapi tetap saja Bagas selalu menjaga kondisi Utari dengan baik.


Sementara itu ditempat lain,Briana terkejut mendengar berita terkini dari televisi nya . Berita yang mengejutkan dari pewaris perusahaan terkenal akan memiliki seorang keturunan,apalagi sudah tiga wanita yang tidak bisa melahirkan nya .


"Bagas dirgantara,akhirnya menikahi wanita yang entah dari kalangan mana. Saat ini keluarga dirgantara sudah meluncur kan uang yang cukup banyak untuk syukuran kehamilan menantu mereka,semua orang menyukainya dan berdoa yang terbaik untuk kehamilan menantu dirgantara"


Braaak


Televisi berukuran jumbo itu pun kini sudah gak berbentuk lagi,lemparan vas bunga yang berada diatas meja membuat suara pembawa berita gosip itu terdiam .


"Aaakkhh....ngak mungkin,Utari hamil ?Aku rasa ini hanya lah akal-akalan wanita kampung itu,aku yang lebih sehat saja bisa ngak hamil sama Bagas " teriak Briana dengan cukup keras


Briana merasakan kesal yang luar biasa,ancaman Bagas pada nya membuat nya cukup takut saat itu untuk mengganggu Utari lagi. Bagas memang terlihat berbeda dari biasanya,pria itu melakukan apa pun untuk melindungi utari.


Briana mengambil ponsel nya,dia menghubungi beberapa pengawal nya dan menyuruh mereka untuk mencelakai utari karena dia yakin kalau Utari pasti berselingkuh dari Bagas . Jika benar Utari hamil,bisa dipastikan kalau anak itu bukan anak Bagas


Tiba-tiba Briana mendapatkan ide cemerlang,dia berjalan dengan cepat ke arah kamar nya . Berdandan dengan cantik dan seksi,untung saja saat ini anaknya sedang sekolah sehingga Briana tidak perlu menjelaskan dia mau kemana.

__ADS_1


Dengan tampilan yang cantik,seksi dan glamor. Briana mengemudikan mobil nya menuju perusahaan milik Bagas,dia akan mengatakan pada Bagas siapa Utari sebenar nya. Dia sudah mencari tau kehidupan utari yang memang berasal dari keluarga miskin,tamat sekolah langsung bekerja sebagai cleaning service diperusahaan pusat milik dirgantara.


Sesampainya di depan lobi perusahaan,dengan percaya diri yang cukup tinggi. Briana berjalan masuk ke dalam perusahaan itu,dia melihat banyak pasang mata yang menatap nya. Dengan dagu yang naik ke atas,dia tetap berjalan tanpa senyum dibibir nya.


"Berhenti bu,anda bisa keluar dari sini "


Briana menatap dari atas ke bawah pria yang menggunakan kemeja putih dengan jas yang rapi di tubuh nya, dia seperti karyawan perusahaan ini. Briana tersenyum miring,dia tidak akan mundur .


"kau tidak tau siapa aku hhmmm? aku ini kekasih nya Bagas ,kau bisa mendapatkan masalah jika melarang ku menemui kekasih ku " bentak Briana dengan nada angkuhnya, karena memang pria itu menghalangi jalan nya.


Briana berjalan dari samping pria itu,tapi tetap saja dia tidak bisa. Kali ini dua pria sudah berdiri menghentikan langkah nya,dia merasa semakin kesal hingga akhirnya dia menatap kedua pria didepan nya itu dengan tatapan sinis.


"Kalian hanya karyawan biasa disini,jangan cari masalah dengan ku atau kalian akan dipecat " bentak Briana dengan ketus.


Dari ketiga wanita yang menikah dengan Bagas,tidak ada wanita yang memang benar-benar ramah. Walaupun Steffany dan Hana tidak ramah, tapi mereka tetap akan tersenyum tipis bila ada yang menyapa mereka. Tidak seperti Briana yang selalu bersikap seenak nya saja dan tidak pernah menghargai orang lain,tapi setidak nya mereka tidak pernah mencari masalah dengan Bagas dan keluarga nya.


"hentikan bu,anda akan membuat diri anda malu sendiri " ucap salah satu pria yang menghadang Briana, membuat Briana semakin kesal.


Terlihat dari kejauhan Bagas dan Utari berjalan keluar dari kotak besi,mereka akan menghadiri pertemuan dengan rekan bisnis mereka di restauran dengan perusahaan ini. Karena sedikit ribut,Bagas dan Utari melirik ke arah sana.


Bagas terkejut karena keberadaan Briana yang sudah di tarik oleh dua pria ,tapi Briana memberontak dan tidak terima sama sekali saat kedua pria itu menarik nya. Dia berteriak histeris,hingga akhirnya dia melihat Bagas dan Utari berada disana.

__ADS_1


Utari tidak lagi terkejut,dia yakin jika hal ini akan terjadi. Baik nanti mau pun sekarang,dia akan mengalami nya sendiri. Dia hanya tersenyum tipis melihat Briana yang sudah mengamuk,kemudian Briana menghentakan tangan pria itu.


Briana berlari kedepan Bagas dan memeluk nya,dia yakin bisa merayu Bagas dan mendapatkan kembali Bagas kedalam pelukan nya. Mereka akan rujuk,dia yakin Bagas pasti mau .


"sayang...mereka menyakiti ku,hiks....huhuuu" ucap Briana dengan air mata yang sudah keluar dari matanya,dia pandai sekali berakting.


Bagas menghempaskan tangan Briana hingga tubuh Briana hampir limbung tapi tidak sampai jatuh,semua mata kembali menatap ke arah mereka. Melihat apa yang akan terjadi didepan nya ini,mereka yakin jika Briana tau siapa istri ke empat dari Bagas dirgantara selain Utari.


"Kenapa kau datang lagi ?pergi " ucap Bagas dengan suara yang cukup keras dan tegas.


"Aku tau kau masih mencintai ku ,wanita yang mengaku hamil anak mu itu pasti dia selingkuh dengan pria lain dan hamil . Kamu jangan percaya begitu saja pada nya gas,dia hanya wanita yang berasal dari keluarga miskin dan menginginkan harta mu saja. Dia memanfaatkan mu ,dia penipu " teriakan Briana membuat suara bisik-bisik disana semakin terdengar.


"Aku rasa ucapan bu Briana ada benar nya"


"Kenapa istri pak Bagas tidak menampakan diri nya ya"


"mungkin benar ,dia hamil anak orang lain bukan anak nya pak Bagas "


"Kalian kan tau kalau istri-istri pak Bagas ngak bisa hamil,apalagi ini baru berapa bulan menikah "


Suara selentingan itu membuat Utari marah,begitu juga dengan Bagas. Dia menggenggam tangan utari dengan cukup erat dan lembut,memberikan kekuatan pada wanita nya. Utari yang tadi nya marah,kini terlihat sedikit berkurang. Dia ingin melihat bagaimana Bagas menghadapi Briana,dia yakin jika bagas bisa diandalkan.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2