
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Semua orang terkejut dengan pengumuman yang diberikan oleh Bagas,mereka berpikiran baik karena memang utari tidak pernah terlihat sebagai wanita penggoda atau apa pun itu. Bahkan yang mereka tau kalau Utari sering sekali menjauh dari pria yang mendekati nya, seperti menjaga jarak dari mereka. kalau bukan karena urusan pekerjaan .
"Selamat atas pernikahan dan kehamilan nya nyonya dirgantara, semoga anda dan bayi anda dalam keadaan sehat hingga lahiran tiba" ucap wanita yang merupakan dari divisi pemasaran,dia kepala bagian pemasaran yang pernah menanyakan mengenai siapa istri dari Pak Bagas.
"Aku sudah yakin saat itu kalau kau adalah istri nya pak Bagas,hanya saja aku ngak mungkin mengatakan hal itu karena belum ada bukti yang kuat " jelas wanita itu lagi.
"apa?" tanya Utari masih belum mengerti maksud ucapan teman nya ini .
"waktu kau bilang, kalau istri pak Bagas hanya wanita biasa dan mirip dengan mu . Aku mulai berpikir jika nyonya dirgantara itu adalah kau,tapi aku ngak punya bukti dan ngak mau membuat gosip yang ngak jelas" jawab wanita itu sambil tersenyum lembut,dia ingin memeluk tubuh utari tapi dia takut dengan kedua pria yang berbeda usia didepan nya ini .
Mereka seperti penjaga utari,menatap setiap orang yang akan mengganggu atau mendekati Utari. Sehingga teman utari itu hanya menyalami utari saja dengan sedikit kaku,tapi utari langsung memeluk nya begitu saja.
"terima kasih,maaf karena aku sudah berbohong dengan kalian semua nya. Aku hanya ...."ucap utari dengan pelan tapi amis didengar oleh semua orang, karena keadaan yang hening .
"kami tau apa yang kau khawatirkan, jangan merasa bersalah. Walaupun kau mengatakan yang sebenarnya, kami juga akan tetap menerima mu dengan baik kalau masih ingin bekerja disini hihihi...." ucap teman nya yang lain yang sudah maju dan ikut memeluk utari .
__ADS_1
Semua orang satu persatu memeluk dan mengucapkan selamat pada utari dan Bagas,sedangkan sang kakek memilih untuk menunggu diruangan kerja milik Bagas. Dia ingin ikut serta membantu acara nanti malam,dia akan datang dan memberikan hadiah kecil pada semua orang atau pengumuman siapa nyonya dirgantara.
Kakek nya Bagas bahkan memanggil media untuk meliput acara makan malam dan syukuran nanti malam,dia juga sudah memberitahukan semua nya pada keluarga besar nya dan semua nya akan hadir disana.
Setelah membalas semua karyawan yang mengucapkan terima kasih pada nya ,utari digendong oleh Bagas menuju ke ruangannya. Awalnya utari malu dan tidak ingin digendong ,tapi wajah utari yang terlihat sangat lelah membuat Bagas mengambil inisiatif lebih dulu.
Bagas tau kalau Utari malu dengan semua karyawan yang ada disana,maka dari itu dia meminta pengertian dari karyawan nya. Walaupun sebenar nya tidak perlu juga,karena dia pemilik perusahaan tapi demi istri dan anak nya. Bagas bersedia merendahkan posisi nya dan meminta nya secara langsung pada teman-teman utari.
"Hhmmm....maaf ,saya gendong utari kembali ke ruangan ya. Ngak apa-apa kan? kasihan ,dia seperti nya kelihatan lelah dan lagi dia kan sedang hamil " ucap Bagas saat itu,dengan senyuman manis dibibir nya
Semua karyawan nya terpaku,tidak menyangka bos nya yang dingin dan arogan bisa bersikap manis dan mengatakan hal itu pada mereka. Bagas harus berdehem cukup kuat ,yang akhirnya dapat jawaban dari teman-teman nya utari.
Kini utari sudah berada didalam ruangan kerja milik Bagas,dia sudah duduk di sofa disamping sang kakek. Apalagi mama Bagas dan papa nya juga sudah berada disana juga ,membuat Utari merasa tidak enak.
"maafkan aku ma,pa ,kek. Sudah membuat keributan seperti ini,harus nya aku tidak...." ucap Utari tapi langsung dipotong oleh sang kakek.
"Sssttt.....kenapa Kamu yang minta maaf? semua nya bukan salah kamu,wanita ular itu saja yang tidak tau diri tapi kalian ngak usah khawatir. Kakek sudah memberikan nya nya pelajaran,dia tidak akan terlihat lagi" ucap kakek nya dengan senyuman misterius
__ADS_1
"Kek....Jangan begitu,aku ngak mau anak nya Briana menderita kek. Memang ibu nya yang salah ,tapi anak nya tidak salah sama sekali. Kakek ngak boleh membuat mereka menderita " ucap utari ,dia seperti ingin menangis.
Ucapan Briana yang memohon pada nya,walaupun utari yakin kalau saat itu Briana hanya berpura-pura saja Tapi dia jadi takut jika kakek nya Bagas melakukan apa yang di katakan oleh Briana. Dia berpikir kalau saja nanti anak nya seperti itu,pasti nya dia juga akan sedih.
"hei.....kamu Jangan berpikiran yang tidak-tidak,ibu hamil ngak boleh banyak berpikir. Ingat,ada dia didalam tubuh mu. Kau harus sehat dan kuat ,jangan pikirkan apa pun " ucap mama Bagas dengan lembut
Utari kembali menangis didalam pelukan Bagas,Bagas hanya bisa menghela nafas nya. Selama beberapa hari ini ,Bagas sering sekali melihat Utari menangis. Dia tidak ingin membuat Utari sedih karena hal itu akan membuat kandungan nya bermasalah, dia tidak ingin hal itu terjadi.
"Kakek juga ngak mungkin sekejam itu tari,kamu jangan khawatir. Kakek hanya menggulung tikar salah satu perusahaan keluarga mereka saja,bukan semua nya kok. Lebih baik sekarang kau istirahat saja dulu,kami akan membicarakan mengenai rencana makan malam perusahaan nanti " jelas sang kakek dengan pelan.
Bagas langsung menggendong tubuh utari dan membawa nya kedalam ruangan pribadi nya tanpa utari menjawab nya lebih dulu ,dia merebahkan tubuh utari keatas tempat tidur yang berukuran king size. Kemudian dia kembali keluar setelah melihat Utari tertidur,mungkin karena tubuh utari yang lelah makanya dia langsung terlelap.
Diruangan kerja Bagas,masing-masing dari keluarga Bagas sudah memainkan ponsel nya. Mereka sudah membagi tugas masing-masing,hanya tinggal menyuruh orang saja untuk mengerjakan nya tapi harus dengan pengawasan mereka karena rencana makan malam perusahaan kali ini merupakan istimewa.
Baik kedua orang tua Bagas maupun kakek nya sudah menyiapkan nya dengan baik ,mereka akan menjadikan utari ratu malam ini . Memberikan yang terbaik untuk utari,apalagi semua karyawan diperusahaan mereka menerima utari dengan baik jadi mereka ngak perlu khawatir lagi.
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘