
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Sudah seminggu Bagas dan Utari tidak masuk,mereka selalu bercinta setiap hari nya seolah dunia milik berdua saja. Setiap saat ,dimana pun dan kapan pun. Mereka selalu melakukan nya tanpa perduli pada apa pun,bahkan mereka makan malam didalam kamar. Keluarga Bagas tidak pernah mempermasalahkan hal itu,mereka mendukung apa yang dilakukan oleh Bagas.
Baru ini Bagas melakukan hal ini,pernikahan yang didasari cinta membuat Bagas enggan berjauhan dengan utari. Dia ingin terus bersama dengan utari,dimana pun dan kapan pun. Utari merupakan candu untuk nya
Pagi ini,utari bangun lebih dulu. Dia membersihkan tubuh nya dan memakai pakaian kerja nya,dia juga menyiapkan pakaian untuk Bagas karena hari ini mereka akan mulai bekerja seperti biasa nya.
Karyawan di perusahaan tidak ada yang mengetahui mengenai pernikahan mereka,semua nya karena permintaan utari. Bagas merasa enggan untuk ke kantor ,dia masih ingin cuti dan menghabiskan waktu berdua dengan sang istri tercinta.
Walaupun Bagas tau kalau dikantor utari tetap akan bersama nya ,tapi dia tidak akan bisa memeluk dan mencium utari didepan umum seperti yang dia lakukan dirumah nya selama seminggu ini. Bagas tidak perduli dengan tanggapan kedua orang tua dan kakek nya,dia hanya ingin melakukan apa pun yang dia suka. Keluarga nya merasa senang,karena saat pernikahan Bagas terdahulu. Bagas tidak pernah memperlakukan istri nya seperti itu,Bagas bahkan tidak perduli sama sekali.
Utari sudah terlihat cantik ,dia berjalan mendekati tempat tidur dan duduk disamping tubuh Bagas. Menepuk pipi Bagas agar Bagas bangun,dia merasa heran melihat Bagas yang suka bermalas-malasan padahal selama ini Bagas terlihat semangat kalau untuk bekerja.
"Sayang....bangun lah,kita harus berkerja. Kita ngak mungkin cuti terus kan,nanti yang lain akan curiga " ucap utari
cup ....cup....
Kini utari mengecup kening juga bibir Bagas,berharap Bagas akan bangun. Tapi Bagas tidak juga bangun hingga akhirnya dia merasa kesal dan langsung berdiri,dia ingin pergi bekerja sendiri tapi tangan Bagas dengan cepat menarik nya hingga tubuh utari jatuh ke atas tubuh nya .
"Bagas...."bentak Utari,dia sudah benar-benar marah
__ADS_1
Bagas hanya tertawa keras,dia suka melihat wajah Utari yang kesal. Terlihat sangat menggemaskan ,ingin sekali dia kembali membolos kerja tapi pasti nya utari akan marah besar.
"bangun lah,kita bisa terlambat. Mungkin kalau kau yang terlambat ngak masalah,tapi kalau aku....kau pasti tau bagaimana mulut karyawan mu itu " ucap utari dengan nada kesal.
"baiklah-Baiklah,sekarang aku akan mandi. Kau bisa menunggu ku di ruang makan sayang " jawab Bagas,dia ngak ingin membuat Utari marah
Cup
Utari tersenyum lembut ,dia pun kembali mengecup bibir Bagas dan berdiri menuju pintu kamar . Membuka nya dan keluar,Bagas langsung pergi ke kamar mandi. Membersihkan tubuh nya dan ikut sarapan dengan istri juga orang tua nya, dia merasa sangat bersemangat pagi ini .
Utari sudah sampai di meja makan,dia merasa tidak enak hati melihat kedua orang tua Bagas sudah duduk bersama dengan kakek nya Bagas juga.
"pagi ma,pa...kek" sapa utari dengan ramah dan sopan
"hhmm....ngak enak sama yang lain ma ,kan memang jadwal nya masuk hari ini " jawab Utari dengan pelan
"ha...ha....kalian ini ada-ada saja ,harus nya kamu jangan menyembunyikan pernikahan kalian. Kan bisa kapan aja masuk kerja nya,lagian ada aldi yang menggantikan nya sementara " ucap papa Bagas sambil tertawa dengan renyah.
"kalian ngak boleh menghakimi utari,mungkin apa yang dia pikirkan ada bagus nya juga. Semua orang akan berpikir kalau Utari hanya ingin menikahi harta nya Bagas saja,mereka mana pernah tau mengenai Bagas yang mengejar-ngejar utari " jelas sang kakek dengan tegas
"hah....kalau papa jadi kamu atau Bagas,papa ngak akan mendengarkan omongan orang lain. Semua itu kan kita yang jalani,bukan orang lain " ucap papa Bagas dengan santai
__ADS_1
"ya....sebenar nya aku juga memikirkan hal itu pa,hanya saja aku ingin menunjukan pada semua orang kalau aku bisa hamil dan tidak membuat malu Bagas juga keluarga ini " jelas Utari sambil mengunyah makanan nya.
Setelah beberapa saat,utari memilih untuk permisi berangkat ke kantor lebih dulu saat melihat Bagas yang baru saja duduk dan ingin menyantap makanan nya.
"Sayang....aku duluan ya " ucap utari sambil mengecup pipi Bagas
"eh....kamu udah sarapan ?kita berangkat bersama saja " ucap Bagas dengan bingung
"Aku ngak mau nanti nya ada yang bicara buruk mengenai hubungan kita,aku sudah sarapan sayang . Aku duluan ya " jawab Utari
Utari mendekati mama nya Bagas dan mencium pipi nya,papa dan kakek Bagas untuk mencium punggung tangan mereka dengan sopan. Membuat semua yang ada disana terkejut, tapi Utari tidak perduli. Kemudian dia berjalan menuju halaman,disana sudah ada motor menunggu nya .
Utari sengaja memesan transportasi online seperti biasa,agar tidak ada yang mencurigai nya. Dia ingin semua nya berjalan seperti biasa nya ,dia ngak mau teman-teman nya di kantor menganggap nya tidak baik.
Utari ingin menunjukan pada semua orang kalau dia tidak menggoda Bagas,dia berjalan menuju ruangan nya . Terlihat beberapa karyawan lainnya melihat kearah utari,mereka mencibir mereka dengan gumaman yang tak jelas dibelakang nya . Utari tidak memperdulikan nya sama sekali,baginya - terlalu banyak mendengarkan apa yang orang bilang akan membuat kita menjadi stres dan tidak semangat. Maka menurutnya,mengabaikan semua yang mereka katakan tanpa memikirkan nya juga .
Utari berjalan melewati ruangan maya,disana sudah ada seorang wanita yang berusia lebih tua dari maya. Terlihat wanita itu sedang memeriksa dokumen di atas meja nya,barang-barang milik maya juga tidak ada disana.
Utari mengingat ucapan maya yang mengatakan kalau dia akan menikah dengan aldi minggu depan,walaupun karena terpaksa aldi menerima nya . Tapi Utari yakin jika aldi mencintai maya ,hanya saja dia belum menyadari nya sama sekali .
Apalagi saat acara pernikahan nya minggu kemarin,utari melihat sendiri bagaimana aldi merasa cemburu pada farid yang terus menempel di samping maya dan memperlakukan maya dengan sangat baik. Seperti yang dikatakan oleh maya,kalau farid akan membantu nya untuk mendapatkan aldi dengan cara mereka. Utari yakin jika suatu saat nanti maya akan mendapatkan cinta dari aldi dan kehidupan pernikahan mereka bahagia selama nya.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ