
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Tubuh utari terpaku,dia terpaksa mengangkat kepala nya saat semua mata menatap pada nya. Dia harus menjawab nya segera agar tidak ada lagi yang menatap nya,kalau memang sudah seperti ini. Bagi nya sama saja menikah besok atau kapan pun,tapi dia akan menuruti apa mau nya Bagas.
"Tidak perlu menunggu lama bu,besok juga ngak apa-apa . Lagi pula saya hanya ingin pernikahan yang sederhana saja,tidak usah terlalu mewah dan saya ingin tidak ada siapa pun mengenai pernikahan ini sampai nanti nya saya punya anak " jawab Utari dengan sekali tarikan nafas nya,dia berusaha untuk terlihat tetap tenang walaupun sebenarnya dia gugup sekali.
Camelia terkejut,begitu juga yang lainnya. Semua wanita yang mendekati Bagas bahkan yang ingin menjadi istri nya menginginkan semua orang tau,agar tidak ada yang berusaha merebut Bagas dari mereka dan pasti nya mereka akan semakin bangga bisa mendapatkan seorang Bagas dirgantara.
Camelia menatap ke arah Bagas dan bagas langsung menganggukan kepala nya, karena memang itu lah yang diinginkan oleh Utari. Camelia merasa khawatir,jika nanti mereka benar-benar ngak bisa punya anak maka tidak akan ada pesta pernikahan sama sekali .
Tapi karena Bagas sudah setuju,makanya mereka hanya bisa setuju saja . Untuk sementara mereka akan menerima apa yang diinginkan oleh Utari, setahun kemudian jika memang utari belum juga hamil maka mereka akan segera mengumumkan pernikahan Utari dan bagas. Itu yang ada dipikirkan camelia,begitu juga dengan ayah nya camelia yaitu kakek nya Bagas.
"Baiklah jika itu mau mu,jika setahun pernikahan kalian kau tetap ngak hamil maka mama akan buat pesta pernikahan yang mewah lagi dan semua orang harus tau kalau kau itu bagian dari kami " ucap camelia dengan tegas
Utari hanya bisa menganggukan kepala nya saja ,dia tidak pernah berpikiran seperti itu tapi jika orang tua Bagas menginginkan nya maka dia hanya bisa mengikuti nya saja. Apalagi keluarga Bagas memang harus memberitahukan semua nya pada seluruh dunia siapa istri dari Bagas,makanya utari hanya bisa mengiyakan saja .
Setelah persetujuan kedua keluarga,keluarga Bagas langsung permisi pulang . Mereka akan menyiapkan semua pesta pernikahan Utari dan bagas,mereka juga akan menyiapkan bulan madu keluar negeri agar Bagas bisa segera menghamili utari.
Bagas belum ingin pulang,dia ingin bersama dengan Utari tapi Utari tidak membiarkan nya karena memang malam ini dia juga akan pergi ke hotel dimana pesta mereka akan diadakan . Besok nya baru keluarga Bagas datang dan menikah disana,utari meminta pada maya dan ibu nya agar ikut ke hotel untuk menemani nya.
__ADS_1
"Kenapa masih disini ?sana pulang " bentak Utari dengan nada kesal nya
"Aku masih ingin bersama mu,aku merindukan mu " jawab Bagas dengan nada manja nya membuat Utari terkekeh kecil
"Aku ini manja sekali,besok kita menikah . Hanya tinggal sehari saja,setelah itu aku milik mu " ucap utari dengan tangan yang sudah membelai pipi Bagas.
"kiss me" ucap Bagas dengan pandangan lembut nya.
Utari tersenyum,kemudian dia mendekatkan wajah nya dan mengecup pipi Bagas. Bagas menggelengkan kepala nya ,wajah nya juga ditekuk nya dengan dalam. Dia benar-benar ingin menerkam utari,tapi hal itu ngak mungkin dia lakukan karena masih ada maya dan ibu nya disana. Walaupun para tetangga sudah pada pulang tapi tidak mungkin dia melakukannya didepan maya,dia menatap ke arah Utari dengan tatapan ingin.
Cup
Setelah beberapa menit,akhirnya utari menarik wajah nya dan mendorong dada bidang Bagas agar bibir mereka menjauh. Nafas kedua nya masih tersengal-sengal tak menentu,membuat wajah mereka memerah.
Mereka tertawa bersama dan saling berpelukan,utari menghirup aroma tubuh Bagas yang terasa nyaman . Begitu juga dnegan Bagas yang merengkuh tubuh kecil utari dalam dekapan nya,rasa nya enggan untuk dia lepaskan.
"pulang lah,nanti malam kita kan berjumpa lagi " ucap utari dengan lembut,tangan nya mengelus dada bidang milik Bagas.
Bagas mengangguk, dia mengecup kening utari kemudian melepaskan pelukan nya dan berjalan menuju halaman rumah kontrakan milik Utari . Bagas meninggalkan rumah Utari dan langsung menuju hotel dimana resepsi pernikahan mereka akan diadakan esok hari.
__ADS_1
Utari memasuki rumah nya,dia merasa malu karena saat Bagas mencium nya. Disana masih ada mbak maya dan ibu nya ,dia tidak bisa menolak pesona calon suami nya itu lagi saat ini . Entah kenapa hati nya sudah terpaut cukup jauh ,dia benar-benar merasa nyaman.
Utari kembali masuk kedalam rumah nya,dia melihat maya sudah berdiri di depan pintu bagian dalam dengan kedua tangan yang berlipat didepan dada nya . Wajah nya sudah tersenyum penuh arti, hingga membuat Utari terkekeh pelan .
"Eekkhmmm....sebaiknya kamu istirahat lebih dulu,nanti aku bantu beresin pakaian kamu semua nya agar saat sore nanti kamu dijemput. Semua barang-barang mu bisa langsung di bawa " ucap maya dengan senyuman manis nya.
"makasih mbak,tapi kenapa mbak nya balik lagi kesini?harus nya mbak juga ikut istirahat dong " jawab Utari.
"Aku hanya ingin mengintip calon pengantin agar tidak melakukan yang iya-iya sebelum acara pernikahan nya nanti " jawab Maya dengan tatapan mengejek.
Utari hanya tersenyum kecil dengan wajah memerah,dia berjalan dengan cepat menuju kamar nya. Dia benar-benar merasa ingin sembunyi saat ini,semuanya karena Bagas yang tidak bisa menahan untuk mencium nya.
Utari memilih untuk tidur,sementara maya masih bermain dengan ponsel nya. Dia masih merasa takut untuk menikah dengan Aldi,dia takut jika nanti nya aldi mengambil anak nya dari nya. Semua nya bisa saja terjadi,karena dia tau bagaimana sikap aldi dan kekuatan keluarga aldi.
"Kak,apa kakak ada rencana untuk menggagalkan pernikahan ku dan aldi?Aku ngak mau menikah dengan nya,apalagi dia bilang kalau anak ku akan dia ambil begitu saja "
Maya mengetik pesan singkat pada farid,dia merasa ketakutan dan khawatir dengan semua nya. Dia tidak ingin anak nya diambil oleh keluarga Aldi dan memisahkan nya dari anak nya, dia ngak mau itu terjadi.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘