My Hot Sekretaris

My Hot Sekretaris
tidur bersama


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Ting....


Barry mendapatkan pesan di ponsel nya,saat ini barry tidur di sofa sedangkan Rara dan Barry kecil sudah tidur di tempat tidur nya. Dia membiarkan Rara dan anak nya tidur disana,karena hari sudah semakin larut.


Barry mengetahui semua mengenai kehidupan Rara,membuat nya merasa kesal dan marah hanya dengan mengetahui hal itu. Dia menatap ke arah barry kecil yang masih tidur dengan pulas nya, anak itu seperti akan jatuh jika sekali membalikan tubuh nya sehingga Barry memilih untuk tidur disamping nya agar barry kecil tidak jatuh.


Jadi lah barry kecil berada ditengah,diantara barry dan Rara. Mereka tidur dengan nyenyak malam ini ,tanpa tau apa yang terjadi karena saat pagi tiba. Barry kecil bangun lebih dulu,dia ingin berjalan turun tapi kaki nya masih sedikit sakit .


Barry kecil menatap ke wajah pria yang berada disamping nya,pria itu juga memeluk nya saat tidur membuat nya merasa senang. Dia ingat bagaimana pria itu menggendong nya khawatir dengan keadaan nya,seandai nya saja pria itu bisa menjadi papa nya maka dia akan senang sekali. Akan ada yang melindungi nya dan mama nya dari serangan nenek sihir,nenek sihir yang di maksud barry kecil adalah ibu dari mendiang papa nya .


Barry tidak tega untuk membangunkan kedua nya, tapi dia juga ingin turun dan ke kamar mandi karena ingin membuang air kecil. Disaat bersamaan ,seorang wanita paruh baya masuk dan melihat nya.


Barry tersenyum dan meletakan jari telunjuknya di bibir nya, dia menyuruh wanita itu untuk mendekati nya. Dengan membalas senyuman barry kecil,bibik pun mendekati nya dan mendengarkan apa yang dibisikan oleh Barry kecil


"nek, tolong bantu aku ke kamar mandi. Aku mau pipis dan bersih-bersih, jangan ganggu mama dan papa " ucap Barry kecil membuat sang bibi terkejut tapi senang


Bibik pun mulai membawa Barry kecil keluar,dia akan memandikan tuan muda kecil nya itu di kamar lain . Kemudian dia membuatkan sarapan untuk nya,barry kecil menceritakan semuanya yang terjadi tadi malam pada semua pelayan didapur.


Para pelayan merasa senang mendengar celotehan anak berusia tiga tahun itu,mereka bersyukur jika benar tuan muda nya akan menikah dengan ibu dari anak kecil didepan nya ini. Mereka ngak akan kesepian dan rumah besar itu akan dipenuhi banyak tawa ,seperti saat ini.


Didalam kamar,barry memeluk tubuh mungil Rara. Rara juga membalas nya karena mereka berdua berpikir kalau yang mereka peluk adalah Barry kecil. Tubuh mereka berdua terlihat begitu rapat tanpa celah,bahkan Rara meletakan wajah nya didada bidang milik barry .

__ADS_1


"Hhmmm....kok wangi kamu seperti om-om dek?" gumam rara yang masih menciumi dada bidang milik barry membuat barry merasa geli dan akhirnya membuka mata nya.


Barry terkejut melihat tubuh Rara didalam pelukan nya ,wajah juga memerah saat menyadari kalau Rara menciumi dada nya. Dia bingung harus bagaimana ,karena ini pertama kali nya dia memeluk wanita lain selain ibu nya . Jantung nya berdebar tak menentu,dia merasakan hawa panas dalam tubuh nya dan batangan miliknya mulai berdiri dengan tegak.


Ceklek


Pintu kamar dibuka,terlihat barry kecil masuk bersama si bibik kepala pelayan dirumah itu. Mereka melihat apa yang terjadi diatas tempat tidur,barry kecil yang berada digendongan si bibik langsung minta mendekat ke tempat tidur dan duduk disana sambil menatap ke arah barry yang belum sadar.


"pa....kok bengong aja sih,ma....kok malah nyiumin dada papa?" tanya barry kecil dengan bingung


"hah....eh" jawab barry yang sudah sadar, dia mendorong tubuh Rara tapi Rara malah memeluknya dengan semakin erat.


"ra....ra....itu hhmmm" ucap Barry yang merasa bingung dan wajah nya sudah memerah


"Barry, kok kamu disitu nak? udah mandi ya ?" tanya Rara dengan pelan,dia menatap tak percaya dengan apa yang dilihat nya


Rara yang masih bingung jadi bertanya dalam hati,siapa yang berada dipelukan nya . Begitu lah yang dia pikirkan hingga akhirnya dia melihat apa yang dia peluk ,terkejut bukan main. Rara langsung mendorong tubuh barry dengan cukup kuat hingga barry hampir terjatuh .


"kau ....kenapa bisa disini ?" tanya Rara yang sudah merasa malu


"ini kamar ku" jawab barry yang tak kalah terkejut melihat sikap Rara,untung dia bisa sigap sehingga tidak langsung terjatuh ke lantai.


"iya....aku tau ini kamar mu pak,hanya saja kenapa kau ada di tempat tidur ? bukannya tadi malam kau tidur disana " tanya Rara dengan kesal sambil menunjuk ke arah sofa panjang di ruangan itu

__ADS_1


"Hhmmm....tadi nya Begitu,tapi aku lihat barry sudah hampir jatuh makanya aku langsung tidur disamping nya tadi malam " jelas pria paruh baya itu


Kepala pelayan itu tersenyum tipis,dia menyukai hal seperti ini. Ada kegembiraan di kamar itu,padahal baru satu hari ibu dan anak itu berada disana tapi sudah membuat kegembiraan bagi penghuni nya.


"oh....barry memang lasak kalau tidur,makanya aku selalu meletakan tempat tidur di sudut kamar agar dia bisa tidur di pinggiran dekat dinding " ucap Rara dengan lembut


"eekhm....nona ,tuan muda. Sarapan sudah siap,saya tadi nya ingin membangunkan kalian berdua " jelas si bibik yang ikut tersenyum melihat wajah kedua nya memerah


"iya....barry aja udah sarapan,tadi di buatin kue juga sama nenek bibik" jawab barry kecil sambil tersenyum dengan senang


"papa libur kan hari ini,kita main di taman ya pa" ucap Barry dengan senyuman dibibir nya


"papa?papa siapa nak?" tanya Rara dengan bingung, dia menatap ke arah pria di samping nya dengan kesal.


"bukan aku yang nyuruh dia manggil papa ,kamu jangan asal nuduh saja" jawab Barry ,padahal Rara belum mengatakan apa pun . Hanya menatap nya dengan tatapan tajam,tapi dia tau kalau Rara ingin marah karena hal itu.


"Barry mau sendiri ma,biar barry punya papa baru. Yang bisa jaga kita dari nenek sihir " jawab barry dengan tenang


"Memang nya kenapa dengan nenek sihir? Barry takut ?" tanya barry dewasa pada anak kecil yang sudah dia angkat dan duduk dipangkuan nya


"iya, nenek sihir itu sering memarahi mama dan mengatakan kalau aku adalah anak haram karena ngak ada papa. Apalagi dia bilang kalau ngak akan ada yang mau sama mama lagi " ucap Barry,dia mengadu pada barry. Dia menceritakan semua yang ada dihati,mengenai semua yang terjadi selama ini .


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2