
π³π³π³π³π³π³π³π³π³
Mama Bagas memasakan sop daging untuk utari,sop itu habis tak tersisa padahal tadi nya utari tidak ingin makan sop. Dia ingin makan burger dan kentang goreng,tapi aroma sop daging buatan sang mama mertua membuat air liur nya menetes.
Kedua pria berbeda usia yang sudah duduk di meja makan hanya bisa melihat dengan tatapan lapar juga,tapi mama Bagas tidak membiarkan mereka makan sop daging buatan nya karena memang dia sengaja membuatkan nya untuk utari dan calon cucu nya.
Bagas yang baru tiba ikutan memperhatikan apa yang dilakukan oleh kedua pria yang jadi pedoman nya itu,dia melirik ke arah mama nya yang malah mengendikan bahu nya seolah tak tau apa yang terjadi hingga dia melihat Utari sibuk menyuapi sop dari mangkok nya yang masih terlihat panas karena kepulan asap diatas nya.
"sayang,apa itu?sop?" tanya Bagas yang kini sudah duduk disamping utari.
"ya....mama yang masakin buat kakak " jawab Utari membuat semua mata menatap ke arah nya dengan bingung .
"kakak?" seru semua nya dengan cepat
"ya....kakak ,anak kita " jawab Utari dengan polos.
Semua nya mengangguk dan tertawa lebar, malam ini mereka benar-benar bahagia. Sop daging buatan mama Bagas sudah kembali dihidangkan, utari tidak sanggup menghabiskan semua nya. Hanya satu mangkok besar saja ,karena memang dia ingin sekali memakan burger dan kentang goreng setelah ini .
__ADS_1
Waktu berlalu,malam semakin larut. Mereka kembali tidur ,tapi tidak dengan Bagas dan Utari. Bagas tidak ingin membuat Utari lelah, sehingga dia ingin tidur saja. Tapi tidak dengan Utari,bagian sensitif nya sudah gatal dan ingin di masuki oleh milik Bagas.
"sayang, kita tidur saja. Aku ngak mau kamu kelelahan,karena besok kamu akan bekerja" ucap Bagas
Setelah mengetahui kalau Utari hamil,Bagas dan kedua orang tua nya tidak mengijinkan utari untuk bekerja tapi utari tidak mau. Dia ingin bekerja dan mencari kesibukan ,dia akan merasa bosan jika hanya duduk dan berdiam diri dirumah saja .
Utari memaksa untuk bekerja,sang kakek mendukung nya . Yang penting Utari tidak kelelahan ,begitu lah perkataan kakek Bagas. Dia ingin membuat Utari nyaman dengan kehamilan nya ,dia tidak mau utari merasa tertekan karena pengekangan dari Bagas.
"sekali saja,aku gaya doggy " ucap Utari dengan suara manja nya ,wajah nya juga terlihat sayu dan ingin meminta nya lebih lagi.
Bagas tertawa kecil,utari seperti rubah kecil yang sedang membujuk mangsa nya. Terlihat begitu menggemaskan dimata nya, mau tak mau Bagas menyanggupi permintaan utari yang terbilang sangat nikmat. Apalagi dokter juga menyarankan untuk sering berhubungan intim dengan suami nya, tapi masih dalam keadaan normal dan pelan-pelan saja .
Utari memang sudah membuka dress miliknya,sehingga bagian bawah nya terlihat jelas oleh Bagas. Bagas memainkan jari nya di bawah sana,kemudian dia menyelinap tidur dibawah kedua kaki utari membuat Utari terkejut tapi nikmat saat lidah milik Bagas sudah menjilati daerah sensitif nya dari bawah sana.
Dengan perlahan ,Bagas membuat Utari menikmati permainan lidah nya . Mata utari terlihat merem melek, apalagi Bagas juga memijat batangan miliknya sendiri menggunakan tangannya sambil lidah nya terus bermain di bagian sensitif milik utari.
Karena sudah terasa basah,Bagas mulia bangkit dan mengarahkan batangan miliknya ke daerah sensitif milik utari. Kemudian dia menancapkan batangan itu dengan lembut,memberikan gerakan perlahan maju mundur hingga terdengar suara lenguhan dari bibir utari. Bagas juga mengeluarkan suara yang sama,erangan dan lenguhan jelas terdengar dengan merdu menghiasi kamar itu.
__ADS_1
Percintaan mereka hanya sebentar saja ,karena Bagas tidak ingin utari kelelahan . Dia juga tidak menahan nya terlalu lama,mungkin karena posisi doggy membuat nya terasa penuh dan dengan cepat menyemburkan benih cinta nya lagi di dalam rahim Utari .
Kedua nya kembali merebahkan tubuh nya dan tidur,mereka tidur sambil berpelukan. Merasa nyaman dengan sentuhan yang terasa ditubuh kedua nya, rasa nyaman yang membuat keduanya tidur dengan lelap.
Pagi nya, Bagas dan Utari bangun bersamaan. Bahkan mereka mandi dan bercinta sebentar di kamar mandi,kali ini utari yang lebih dominan. Mereka bercinta didalam bath up,karena memang utari yang meminta nya. Dia ingin berada diatas dan memimpin permainan ,Bagas yang pertama mendapatkan pelepasan dan di susul oleh Utari.
Setelah percintaan singkat,kedua nya berangkat bersama ke perusahaan. Bagas ngak mau utari mengambil resiko yang tidak baik untuk calon anaknya,dia ingin utari sampai di perusahaan dengan selamat.
Setelah sebulan pernikahan mereka,semua karyawan di perusahaan bertanya-tanya pada utari. Karena utari memakai cincin pernikahan yang memiliki motif yang sama dengan Bagas ,tapi utari menjelaskan kalau dia menikah dengan sahabat Bagas. Utari juga mengatakan kalau cincin pernikahan mereka dipesan kan oleh Bagas sebagai hadiah pernikahan mereka,jadi utari tidak tau kalau Bagas juga memakai cincin yang sama.
Apalagi karyawan perusahaan tidak pernah mendengar kalau Bagas sudah menikah, yang mereka tau kalau Bagas masih trauma dengan yang nama nya pernikahan. Makanya mereka berpikir kalau Bagas hanya ingin memakai cincin itu saja,bukan karena sudah menikah.
Tapi saat ini keadaan di perusahaan termasuk cukup heboh,berita diberikan bonus bagi semua karyawan di seluruh perusahaan membuat gempar. Seluruh perusahaan bertanya-tanya kapan Bagas menikah dan dengan siapa ,karena tidak ada berita pernikahan dari Bagas. Bahkan bonus itu sebagai rasa syukur karena istΕi Bagas sudah hamil dan sebentar lagi mereka memiliki pewaris selanjutnya ,semua orang menjadi penasaran dengan berita yang ada .
Semua mata menatap ke arah Bagas dan Utari,saat mereka baru saja turun dari mobil. Tidak ada yang salah,karena utari duduk didepan dan Bagas dibelakang. Apalagi saat Bagas keluar dan berjalan lebih dulu,utari hanya mengikuti dari belakang . Memang terlihat seperti sekretaris dan bos nya ,jadi mereka sama sekali ngak curiga dengan kedatangan Bagas dan Utari yang bersama dalam satu mobil . Walaupun mereka penasaran,dimana Bagas dan Utari bertemu hingga bisa satu mobil.
Utari memang bersedia berangkat bersama dengan Bagas,tapi dengan satu syarat kalau dia akan duduk didepan seperti seorang sekretaris. Dia sudah menyiapkan jawaban jika nanti para teman sesama pekerja di perusahaan akan bertanya pada nya, karena dia tau bagaimana mulut karyawan yang suka bergosip.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ