
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Bagas semakin senang melihat utari bisa membuat Briana kesal,sebenarnya dia ingin keluar tapi tangan utari menahan nya seolah dia mengatakan kalau dia bisa mengatasi semua nya sendiri.
Utari masih tersenyum, dia berusaha untuk tetap tenang menghadapi Briana. Dia melihat kalau Briana sudah semakin merasa kesal dan tidak bisa lagi ditahan nya sehingga dia hanya bisa mengepalkan tangan nya dengan erat saja .
"kalau Bagas sehat,dia ngak mungkin menikah sampai tiga kali dan semua wanita yang dia nikahi tidak bisa hamil . Jadi kau jangan berharap lebih " ucap Briana dengan tegas
"ha...ha....itu namanya belum rejeki,mungkin saat bersama ku nanti . Kami bisa memiliki anak yang banyak,anda tunggu saja kabar dari kami " jawab Utari dengan percaya diri nya
"Aku yakin kalian tidak bisa,mending sekarang kau tinggalkan Bagas. Sebelum kau malu,biarkan dia berdampingan dengan wanita yang pantas untuk nya " ucap Briana sambil melipat kedua tangan nya didepan dada nya
"ha...ha...menurut anda siapa yang pantas ?anda? bukan kah anda sudah menikah dan memiliki anak ?" tanya Utari sambil tertawa dengan keras nya
Bagas sudah tak tahan lagi tapi lagi-lagi tangan utari menahan nya ,dia menggenggam tangan Bagas dengan erat dan berusaha menenangkan Bagas . Meyakinkan Bagas kalau dia bisa mengatasi wanita ular seperti Briana, dia tau kalau Bagas khawatir dirinya akan mengikuti ucapan Briana.
"ya....kau benar,aku sudah memiliki anak dari mantan suami kedua ku. Jadi aku bisa kembali pada Bagas, kami bisa membesarkan anak kami jadi kau bisa pergi segera agar kami bisa menikah kembali " jelas Briana dengan nada sombong nya
"ha...ha.....anda tidak sedang sakit kan nona ?" tawa utari semakin keras,dia baru mengerti kalau ini lah maksud Briana. Mengancam dan menyuruhnya meninggalkan Bagas,agar dia yang bisa berdampingan dengan Bagas.
"Kenapa kau tertawa hah?" bentak Briana ,dia merasa sangat marah sekali .
__ADS_1
"nona....nona,anda memang benar-benar sakit. Anak itu bukan anak nya pak Bagas,bagaimana bisa anda menyuruh nya ikut membesarkan anak anda dengan suami anda dulu " jawab Utari sambil tertawa dan menggelengkan kepalanya
"kalau mau menerima mama nya ,berarti harus mau menerima anak nya juga dong " ucap Briana dengan percaya diri,dagu nya sudah terangkat ke atas
"anda yakin kalau pak Bagas mau kembali pada anda? " tanya Utari dengan senyuman yang masih menghiasi bibir nya
"jelas dong,Bagas hanya ngak tau harus memilih siapa makanya dia memilih menikah dengan mu . Dia ngak tau kalau aku sudah bercerai,makanya kau harus pergi dan biarkan kami bahagia selama nya . Jangan jadi pelakor " ucap Briana dengan nada ketus
"ha...ha....siapa yang pelakor non? pak Bagas udah single,aku juga ngak punya pasangan jadi wajar dong kalau kami menikah " jelas Utari
Lagi-lagi utari tertawa dengan keras,dia merasa lucu dengan sikap dan tingkah laku Briana. Ucapan Briana benar-benar ngak masuk akal menurut nya,membuat nya merasa kesal bila lama-lama berbicara dengan Briana
"lagi pula,apa anda yakin jika pak Bagas bakalan menerima anda kembali hah?" tanya utari,dia sudah merasa lelah karena harus meladeni ucapan Briana
"ha....ha....kau ini bodoh atau apa,aku yang menceraikan Bagas. Sudah pasti dia akan menerima ku,jika saja aku tidak menceraikan nya . Pasti kami masih bersama,karena Bagas ngak pernah mau menceraikan istri nya lebih dulu. Hanya saja keluarga ku memerlukan penerus ,makanya aku memilih menikah dengan pria lain agar bisa memiliki keturunan " jelas Briana ,kini dia tertawa cukup kencang seperti mengejek utari
"oh ya?apa anda sudah pernah menanyakan secara langsung dengan pak Bagas ?" tanya Utari,dia ingin segera mengakhiri semua pembicaraan ngak jelas mereka
"seperti nya aku ngak perlu nanya pada nya,aku yakin kalau dia pasti akan menerima ku dengan baik " jawab Briana dengan sombong
"lagi pula aku sudah dengar kalau Bagas ngak mau pesta pernikahan kalian diketahui banyak orang,aku yakin jika Bagas merasa malu memiliki istri seorang cleaning service seperti mu" ucap Briana lagi dengan percaya diri nya yang tinggi
__ADS_1
Utari tersenyum lembut,dia menganggukan kepala nya dengan cepat. Kemudian dia membuka pintu kamar nya cukup besar,dia ingin membuat Briana sadar diri. Itu pun kalau Bagas lebih memilih nya dari pada Briana,tapi jika Bagas memilih Briana. Berarti mereka tidak jodoh,begitu saja yang dipikirkan oleh Utari saat ini
"Sayang.....apakah benar yang dia katakan ?" tanya Utari yang sudah membuka pintu kamar dengan lebar dan terlihat Bagas sudah berdiri disamping utari
Briana terkejut,wajah nya langsung terlihat gugup . Dia berusaha untuk tenang dan mencoba menampilkan senyuman lembut juga manis dibibir nya,dia yakin jika Bagas akan kembali terpikat dengan nya lagi.
Bagas yang berdiri disamping utari,dia menarik pinggang utari dan memeluknya. Memberikan kecupan di kening utari dengan lembut ,bibir nya juga sudah tersenyum. Mata nya menatap ke arah Utari dengan tatapan penuh dengan cinta,membuat Briana seolah tak percaya.
Baru kali ini Bagas menampilkan wajah yang penuh dengan cinta,selama dengan nya Bagas terlihat dingin, datar dan arogan . Bagas tidak pernah menampilkan senyuman semanis itu pada nya makanya dia selain terkejut dengan hal itu
"Sayang.....kamu disini juga ?" tanya Briana dengan wajah yang semanis mungkin di buat nya agar Bagas kembali menerima nya
Bagas yang masih memeluk pinggang ramping milik utari dan menatap, mengecup wajah Utari. Kini melihat ke arah wanita didepan nya,tatapan nya berubah. Tidak seperti saat memandang utari,kini tatapan mata Bagas tajam dan dingin membuat Briana terkejut.
Ya,harus nya Briana tidak terkejut. Karena memang dari dulu tatapan Bagas seperti ini,dingin dan tajam . Tidak ada senyuman atau pun tawa dibibir nya,dia merasa semua nya biasa tapi saat melihat Bagas menatap penuh cinta pada utari membuat nya semakin tak percaya.
Saat menikah dengan nya,Bagas tidak pernah mau datang ke dalam kamar pengantin seperti saat ini,dia sendiri didalam kamar pengantin. Tapi saat ini Bagas malah menemani utari disini, bahkan memeluk wanita itu dengan mesra nya bukan utari yang memeluk nya tapi Bagas.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
__ADS_1