
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Utari menganggukan kepala nya,tidak lama utari memeluk tubuh pria tua didepan nya karena Bagas langsung menarik tubuh nya dengan pelan sehingga tubuh utari masuk kedalam pelukan nya .
Hal itu membuat sang kakek kesal,dia merasa Bagas keterlaluan karena cemburu pada kakek nya sendiri. Dia menatap ke arah Bagas dengan tatapan tajam nya,tapi hanya sebentar saja karena tak lama sang asisten kakek nya datang dan mengatakan sesuatu yang membuat Utari tercengang.
"maaf tuan besar,perintah anda sudah kami laksana kan. Saat ini semua anak buah kita sudah memberikan bantuan keseluruh panti asuhan di kota ini,mereka juga sudah meminta doa dari semua anak yatim piatu disana untuk mendoakan kesehatan nona muda dan calon bayi nya" jelas asisten sang kakek yang juga sudah berusia hampir sama dengan sang kakek.
"apa? seluruh panti asuhan dikota ini ?" tanya Utari dengan tak percaya,semua nya seolah seperti mimpi tapi dia yakin kalau apa yang dilakukan oleh keluarga baru nya ini benar ada nya.
Bagas melihat wajah Utari yang terkejut,dia yakin jika Utari masih merasa shock dengan berita yang dia dengar saat ini . Tubuh utari juga terasa lemas ,dia yang sudah memeluk tubuh istri nya itu dan membawa nya untuk duduk disofΓ .
"Kau istirahat lah,jangan biarkan diri mu lelah tapi kakek tidak akan mengekang mu. Lakukan apa pun yang kau inginkan,tapi jangan terlalu dipaksakan . Beli yang kau mau,minta pada pelayan apa yang ingin kau makan. Yang terpenting kau melakukan semua nya karena ingin dan membuat mu bahagia,hanya itu yang kakek ingin kan dari mu nak. Karena setau kakek,kebahagiaan dan mood seorang ibu hamil akan berpengaruh pada bayi nya. Jadi,jika kau senang . Maka lakukan lah,tapi harus diawasi oleh beberapa pengawal. Kakek ngak mau kau kelelahan dan sakit,ingat lah. Saat ini kau tidak sendiri lagi,jadi kakek ingin kau menjaga dirimu dan dia "
Nasehat sang kakek membuat Utari menangis,dia tidak menyangka jika kakek nya Bagas mengatakan hal itu pada nya. Kakek nya mementingkan kebahagiaan nya dan kesehatan nya,sebenarnya bukan saat ini saja utari mendapatkan nasehat dari kakek Bagas.
Sebulan pernikahan nya,sang kakek juga memberikan wejangan agar dia hidup bahagia dan sesuai dengan keinginan nya . Jangan mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain,hidup sesuai apa yang dia mau tanpa perduli ucapan orang lain.
__ADS_1
Jangan mau di anggap bodoh dan miskin,apalagi jika ada yang menindas dan membuat nya sakit hati maka utari dapat membalas nya . Mereka akan selalu ada untuk nya,mereka akan membereskan siapa pun yang mengganggu utari jika Utari mengatakan langsung pada mereka.
Nasehat itu selalu diingat oleh Utari, makanya dia tidak takut pada siapa pun termasuk pada Briana. Karena dia yakin kalau kedua orang tua dan kakek nya Bagas akan melindungi nya ,dia yakin akan hal itu.
Air mata Utari mengalir cukup deras di pipi nya, membuat sang kakek terkejut dan segera mendekat ke arah sofa dimana utari duduk. Dia menarik tubuh utari dan memeluk nya cukup erat,membuat Bagas kesal tapi dia hanya bisa diam saat dia melihat tangan utari membalas pelukan kakek tua itu.
"kenapa? Apa kakek salah bicara hah? maaf kan kakek sayang,kakek hanya ingin yang terbaik untuk mu . Jika kau rasa ucapan kakek salah,maafkan kakek ya " ucap kakek Bagas dengan nada khawatir.
Kedua orang tua Bagas juga merasa khawatir karena bukan nya diam,utari menangis semakin kencang dan senggugukan. Mereka jadi merasa kesal karena ucapan papa nya membuat Utari malah menangis,mereka menatap tajam ke arah papa nya.
"Sayang....sudah Jangan menangis,nanti anak mu ikut nangis juga " ucap mama Bagas dengan nada khawatir
"kami juga menyayangi mu sayang,bukan hanya kakek " ucap Bagas, dia tidak terima kalau hanya kakek tua itu saja yang di katakan oleh istri nya.
"Iya....hiks hiks hiks, aku tau. Terima kasih untuk semua nya hiks,aku merasa beruntung karena kalian menerima ku dengan baik huhuhu" jawab Utari yang kini sudah melepaskan pelukan nya pada pria tua didepan nya itu,karena Bagas yang kembali menarik tubuh utari agar memeluk nya saja.
"ya ampun Utari,hal ini tidak perlu kamu pikirkan lagi. Kau sudah kami anggap bagian dari keluarga ,jadi jangan berpikiran yang tidak -tidak lagi. Papa ngak mau kamu sakit, kalian harta papa yang paling berharga " ucap papa Bagas
__ADS_1
Utari kembali tersenyum,walaupun masih ada sisa air mata di pipi nya tapi dia benar-benar merasa beruntung dicintai dan disayangi oleh semua anggota keluarga Bagas.
Bagas menggendong utari kedalam kamar nya,dia tidak perduli dengan kedua orang tua nya yang masih menatap nya dengan tajam. Dia hanya ingin istri dan calon bayi nya baik-baik saja,dia juga ingin tidur karena memang pikiran nya masih belum stabil.
Setelah meletakan tubuh utari di atas tempat tidur, dia berjalan mendekati meja rias milik Utari. Mama Bagas memang sengaja membelikan meja rias untuk utari,agar utari bisa berdandan sesuai keinginan nya.
Bagas menatap foto USG calon bayi nya, dia menempelkan nta di meja rias milik Utari dan tersenyum puas. Akhirnya dia bisa menghamili anak orang ,dia sangat merasa senang dan kini dia naik ke atas tempat tidur dan memeluk tubuh Utari. Mengelus perut milik utari dengan lembut,kemudian tidur dengan lelap berharap semua nya bukan hanya mimpi sesaat saja.
Malam pun tiba,Utari bangun lebih dulu. Dia merasa dada bidang milik sang suami ,kemudian dia tersenyum senang mengingat kembali hasil pemeriksaan nya tadi siang. Dia sangat bersyukur ,ucapan yang dia keluar kan terkabul . Untung nya dia berucap yang baik-baik saja,sehingga doa nya terkabul.
Utari bangun dan berjalan menuju kamar mandi,sebenar nya dia ingin meminta bercinta lagi dengan Bagas karena tubuh Bagas yang terlihat sempurna di mata nya. Bagas memang tidur dengan membuka pakaian atasan nya, dia terbiasa tidur seperti itu.
Setelah mandi,utari memilih keluar. Dia merasa sangat lapar sekali,dia ingin makan yang banyak agar bisa menghilangkan rasa lapar nya .
Sesampai nya di dapur ,utari melihat mama mertua nya ikutan memasak padahal selama ini jika tidak begitu perlu . Beliau tidak akan memasak ,dia hanya perlu menyuruh pelayan melakukan semua nya .
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ