
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Farid kembali ke perusahaan sebentar untuk mengembalikan surat kontrak kerja sama yang dia tandatangani tadi,kemudian dia menuju rumah utama keluarga Vero. Dia cukup mengenal baik papa dan mama nya veronica, karena dia lah yang menerima veronica pertama kali saat kedua orang tua nya meminta dia mengajari Vero mengenai bisnis.
Tak lama veronica sampai di cafe yang sudah dia janjikan dengan Rafael,bertepatan dengan Farid yang juga sampai didepan rumah veronica. Farid langsung masuk karena sudah janjian dengan papa nya vero,dia menelpon lebih dulu sebelum kesana.
"ada apa farid? saya yakin jika kabar yang ingin kamu sampaikan pasti sangat penting ,sampai tidak bisa menunggu besok " ucap papa vero dengan tenang
"ini mengenai pria yang bernama rafael,tapi saya juga belum terlalu yakin apakah benar Vero yang dimaksud nya adalah anak om jadi saya ingin menanyakan lebih dulu pada om" jawab Farid dengan santai,dia ingin memastikan benar kalau malam ini rafael dan vero bertemu.
"ha...ha....kau ini lucu sekali,ingin menyampaikan sesuatu tapi tidak tau jelas apa ngak nya. Memang nya apa yang ingin kau pastikan ?" ucap papa vero sambil tertawa mengejek,tapi papa vero memang menyukai cara kerja farid.
Selama ini papa nya aldi yang merupakan teman nya selalu membanggakan hasil kerja farid,walaupun farid tidak berasal dari anak terpandang dan keturunan seorang pebisnis tapi kecerdasan dan kepiawaian nya dalam memimpin perusahaan bisa diacungi jempol.
Tak ada yang tidak bisa dia lakukan diperusahaan,dibandingkan dengan aldi yang sudah belajar sama seperti farid. Jelas farid lebih unggul,malahan papa aldi berpikir jika saja dia punya anak perempuan maka dia ingin menjadikan farid benar-benar anggota keluarga nya .
Papa Vero juga sangat tau kalau banyak rekan bisnis nya yang ingin menyodorkan putri mereka untuk menikah dengan farid,mereka tidak memandang siapa farid tapi mereka melihat kerja keras dan kegigihan yang dilakukan oleh farid selama ini. Mereka bahkan akan menyerahkan perusahaan mereka pada Farid untuk dikelola,tapi farid tidak pernah mau menerima putri -putri mereka.
"apa Vero dan pria itu akan bertemu di cafe xx?" tanya farid dengan tegas.
__ADS_1
Kedua orang tua vero tidak mengetahui kalau mereka mau bertemu dimana yang jelas rafael mengatakan ingin berbicara berdua dengan Vero dan akan membuat Vero menerima pernikahan mereka,dia akan melakukan sesuai dengan rencana nya . Merayu dan menggoda Vero,begitu lah janji rafael.
"Hhmmm.....Seperti nya om ngak tau cafe mana ya ?Kalau begitu,om bisa dengar rekaman ini dulu. Siapa tau suara ini memang benar suara pria itu " ucap farid lagi,dia mulai mengeluarkan ponsel nya dan memutar rekaman pembicaraan rafael dengan wanita pemilik cafe.
Suara rafael terdengar dengan jelas,bola mata papa nya vero membulat sempurna. Dia menggertakan gigi nya dan mengepalkan tangannya cukup kuat,kemudian dia menatap ke arah Farid dengan tatapan tajam.
"Aku sedang bertemu dengan pak wijaya di cafe itu untuk menjalankan kerja sama,om bisa menanyakan nya pada om wijaya. Aku ngak langsung pergi,masih menyandarkan tubuh dan menikmati secangkir kopi saat tak lama kemudian pria yang bernama rafael itu datang dan bercerita dengan wanita itu. Obat yang dia maksud ngak jelas obat apa om,tapi mending kita kesana sebelum terlambat " jelas farid,dia tau perubahan wajah papa nya vero yang menjelaskan kalau beliau sangat lah marah .
"apa dia berencana memperkosa anak ku?" tanya papa veronica seolah berbicara sendiri.
"mungkin,karena bila di dengarkan dengan seksama. Rafael mengatakan akan membuat Vero bertekuk lutut dan memohon pada nya untuk dinikahi,bisa jadi dia ingin membuat Vero hamil lebih dulu" jelas farid
Kini mereka sudah berada di mobil,kali ini farid yang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh membuat kedua orang tua vero sedikit takut.
"Maaf om,tapi aku ngak mau vero dinodai. Aku akan menghajar dia lebih dulu" jawab Farid yang masih mengemudikan mobil nya dengan gila-gilaan, dia tidak ingin hal itu terjadi.
Ucapan Vero kembali terngiang,dia yang akan menikah dengan Vero dan vero akan menyingkirkan mereka semua. Tapi kenapa Vero malah ingin bertemu dengan Rafael? apa dia berniat untuk mengatakan pada Rafael kalau dia sudah memiliki kekasih dan tidak ingin rafael berharap lebih,apa seperti itu ya ?
Farid masih memikirkan hal itu,dia tidak menyangka jika Vero akan bertemu dengan pria itu sendirian. Harus nya vero mengajak nya ,hal itu membuat farid merasa kesal dan marah .
__ADS_1
Tak lama mereka sampai didepan cafe,kaki papa nya vero sedikit gemetar. Dia masih merasa sedikit pusing karena farid mengemudikan mobil nya dengan kecepatan penuh seperti itu,dia tidak ingin mati lebih dulu.
"om....tante....kalian ngak papa kan?" tanya farid yang sedikit khawatir,tapi dia lebih khawatir lagi dengan Vero yang berada didalam.
"aduh.....kamu mau bunuh kami ya?kaki ku masih gemetar, kamu masuk kedalam dan cari mereka. Nanti om nyusul " ucap papa vero
Farid berlari kecil kedalam cafe ,dia melihat wanita pemilik cafe sedang duduk dengan seorang pria yang lebih muda dari nya. Farid mendekati wanita itu dan bertanya dimana ruangan rafael berada ,awalnya dia tidak ingin memberitahukan nya tapi karena ancaman dari farid membuat dia bicara.
"Mereka diatas om" ucap farid
Papa Vero sudah masuk kedalam saat farid ingin melangkah ke lantai dua,dia yang melihat papa nya vero langsung mengatakan keberadaan mereka pada nya . Dengan cepat mereka menuju ke atas,membuka ruangan yang dikatakan oleh wanita pemilik cafe
Terlihat dari sudah agak pusing,dibagian atas tubuh wanita itu sudah ada tubuh rafael. Pakaian yang dikenakan Vero juga sudah tak berbentuk,tapi seperti nya baru awal saja karena belum ada tanda tanda kalau rafael sudah menggagahi Vero.
"rafael" teriak papa vero dengan cukup kuat .
Mata Vero yang sudah terpejam kini menatap ke arah pintu,dimana ada farid dan papa nya. Dia menatap farid dan rafael secara bergantian kemudian dengan tangan yang terulur pada Farid,Vero bertanya .
"farid?farid? kok ada dua farid ?" tanya Vero tapi belum ada jawaban,farid sudah menarik tubuh rafael dan menghajar nya tanpa henti
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ