
☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘
Rara hanya diam saja mendengarkan semua keluh kesah yang dikeluarkan oleh anak nya,selama ini Barry kecil nya ngak pernah mengatakan apa pun pada nya tapi saat bersama pria tua didepan nya ini . Anak nya itu bercerita panjang lebar,tanpa perduli apa pun hingga air mata nya mengalir dan pria tua itu terlihat menenangkan anak nya.
Rara merasa nyaman dengan apa yang dia lihat didepan nya, tapi mungkin semua nya Hanya lah sementara saja . Karena ngak mungkin mereka akan bersama selama nya seperti saat ini,air mata mulai mengalir dipipi nya. Rara menangis tanpa suara,dia melihat Barry kecil nya menangis tersedu-sedu menangis dipelukan barry besar.
Lucu rasanya Rara menyebut barry kecil dan Barry besar,dia tersenyum dengan air mata yang menetes dipipi nya. Dia menangis dalam diam,kemudian dia merasakan tarikan tangan yang membuat tubuh nya ikut masuk kedalam pelukan hangat pria tua itu.
Rara mulai menangis dengan suara yang tertahan,dia merasa nyaman dengan dada bidang itu. Si bibik memperhatikan tuan muda nya bersama wanita muda dan anak kecil yang sedang bercerita dengan sedih nya,mereka seperti keluarga kecil yang bahagia.
Setelah menangis bersama,kini mereka sarapan bersama. Hanya berdua,karena barry kecil sudah terlelap kembali. Rara hanya menundukan kepala nya saja ,dia merasa malu karena semua yang terjadi pagi tadi .
"terima kasih pak,terima kasih untuk semua nya " ucap Rara dengan suara pelan,dia tak sanggup lagi menatap mata Barry karena rasa malu yang begitu dalam dia rasakan.
Semua kehidupan nya dulu terbuka lebar,tidak ada yang bisa dia sembunyikan lagi pria tua didepan nya ini. Walaupun sudah tua tapi pria tua didepan nya terlihat tampan dan berkharisma,dia suka melihatnya.
"terima kasih untuk apa? aku ngak melakukan apa pun ,barry hanya butuh seorang ayah yang bisa menjaga dan melindungi nya. Kau harus mencari ayah untuk nya ,agar dia bisa berbagi kisah nya dan mengatakan pada dunia kalau dia memiliki ayah " ucap Barry dengan tegas.
"aaaah.....aku harus mencari kemana ? aku tidak pernah memikirkan hal itu" jawab Rara sambil menghela nafas nya dengan kasar.
__ADS_1
"Hhmmm....Tapi benar juga,barry butuh ayah yang bisa menjaga nya dan berbagi cerita dengan nya . Aku akan mencari nya mulai sekarang,hhmmm....atau farid aja ya,kan dia belum menikah . Aku juga sudah mengenal nya lebih lama " ucap Rara lagi yang mulai berpikir untuk mencari pengganti mendiang suami nya.
Tangan barry mengepal dengan cukup kuat,hingga kuku nya memutih. Ada rasa kesal dan sesak didada nya,kemudian dia menatap ke arah wajah Rara yang terlihat semangat .
"Farid? saudara angkat nya aldi?" tanya Barry,dia ingin memastikan mengenai pria yang disebutkan oleh Rara
"Iya,dulu kami berteman . Aldi dan Bagas adalah teman kuliah ku dulu,bahkan mereka membantu ku saat aku diusir oleh semua orang " jelas Rara dengan antusias.
"ngak mungkin aldi apalagi Bagas,karena mereka sudah menikah kan . Yang belum menikah hanya Farid,jadi ngak salah dong kalau aku ajak saja dia menikah . Barry juga sudah mengenal nya " jelas Rara lagi dengan cepat
Barry semakin menatap tajam ke arah Rara,kemudian dia melihat rara yang berdiri dan membereskan bekas makan mereka. Barry merasa tidak suka mendengar ucapan rara,dia ngak akan membiarkan hal itu terjadi.
"Hhmmm.....kalau untuk saat ini sepertinya ngak perlu pak,apalagi kondisi ku yang hanya seorang janda anak satu. Miskin lagi,jadi ngak mungkin berharap lebih . Yang terpenting ayah buat Barry, farid pasti menerima barry dengan baik " jawab Rara
"hhmmm....itu,farid kan bukan anak kandung. Dia ngak akan mendapatkan warisan ,kasihan barry kalau sudah dewasa nanti "ucap Barry,dia akhirnya punya ide untuk menjelekan farid agar Rara tidak memilih nya .
"ha...ha....Aku ngak pernah memikirkan hal itu pak,kalau rejeki sudah ada yang atur. Kalau memang farid ngak punya warisan untuk diwariskan ke barry atau anak kami nanti ya ngak masalah sih. Kami bisa mencari nya lebih dulu,aku juga sudah punya apartemen kecil yang masih dicicil. Nanti kalau barry dewasa,aku rasa apartemen itu sudah menjadi milik nya " jelas Rara masih dengan semangat
"Aku ngak setuju,aku ngak mau kau menikah dengan Farid" ucap Barry dengan tegas
__ADS_1
Rara mengernyitkan dahi nya ,kemudian dia menatap ke arah Barry dengan tatapan bingung. Kenapa malah pak tua ini yang tidak setuju aku menikah dengan Farid? Dia kan bukan siapa-siapa aku sih,batin Rara yang masih merasa bingung dengan ucapan Barry
"Aku yang akan menjadi ayah nya barry,kita akan menikah minggu depan " ucap Barry dengan tenang,dia tau apa yang dipikirkan oleh Rara.
Mata Rara melotot,dia terkejut mendengar nya. Sementara barry hanya berjalan meninggalkan dapur,dia masuk kedalam salah satu ruangan yang Rara tidak tau ruangan apa. Rara ingin mengejar nya tapi dia baru saja ingin melakukan nya,barry sudah menutup pintu itu dan mengunci nya dari dalam karena dia mendengar suara pintu dikunci .
Rara yang masih bingung juga terkejut memilih untuk ke kamar barry, dia ingin menenangkan pikiran nya. Rara merasa salah mendengar apa yang dikatakan oleh Barry,tapi seperti nya nyata .
Sementara di apartemen sederhana milik Farid,farid masih memikirkan ucapan Veronica tadi malam saat di pesta makan malam pengumuman Bagas . Dia tidak percaya dengan apa yang dia dengar,veronica mengatakan akan menikah dengan nya
Setelah Rara pulang bersama dengan dokter barry,veronica berjalan mendekati Farid yang masih bersama Raffa. Dia duduk disamping farid dengan cukup dekat membuat farid bingung juga sedikit risih,karena kedua orang tua vero memperhatikan mereka.
"Aku ingin menikah dengan mu,jadi jangan pernah berpikir menerima wanita lain yang dijodohkan oleh papa nya aldi. Aku akan menyingkirkan semua nya, kau hanya boleh menikah dengan ku "
Bisikan yang diberikan oleh veronica masih membekas dikepala nya ,bagaimana bisa veronica mengatakan hal itu begitu saja. Kemudian dia langsung berdiri dan pulang bersama dengan kedua orang tua nya,membuat farid merasa kalau dia bermimpi.
Farid masih memikirkan ucapan Veronica,itu sebuah ancaman atau janji? Dia juga bingung bagaimana menanggapi nya, dia ingin sekali menelpon veronica dan menanyakan apa maksud bisikan nya itu tapi dia tidak ingin melakukan nya .
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘