
Kesedihan yang dulu membanjiri hidupku sekarang berubah bahkan semua laki-laki mengejarku karena kecantikanku dan teman-temanku yang biasa mengocehiku, mereka sudah mulai sok akrab denganku, tanpa mereka sadari bahwa mereka dulunya sangat menyakitkan hatiku dan selalu buat aku terluka, dan tanpa mereka mengucapkan maaf kepadaku.
Ya itu karena kekayaan yang aku miliki sekarang, tapi hari ini aku menemukan hal baru satu orang lelaki dia sangat tidak tertarik denganku sama sekali. Padahal seluruh teman-teman kelasku gak laki gak perempuan semuanya sok akrab deganku begitu pula dengan teman-temanku yang lain. Tapi untuk dia tidak. Bahkan aku pun menghinanya penampilannya yang seperti penampilanku saat pertama aku masuk ke sekolah ini, aku menghinanya seperti apa yang merek hina kepadaku, karena aku sangat mengingatnya dia yang dulu juga ikut-ikutan menghinaku dan mencelaku.
Beberapa hari kemudian beasiswaku ditarik karena kenakalanku dan kesombonganku, dan aku pun sekarang tak memikirkannya karena aku sudah memiliki uang yang banyak, bahkan sekolahan ini bisa aku beli, dengan sombongnya aku, aku bahagia. Ya inilah aku yang sekarang.
Dan lelaki yang aku hina, dia yang mendapat beasiswa, dan aku yang sombong ini selalu menghinanya, 3 hari aku tidak melihatnya sekolah, ya aku biasa aja, 1 minggu dia takk memunculkan mukanya aku cari tahu tentang dia, dan saat perjalanan pulangku, aku melihatnya berjalan di trotoar, dia mengamen, sungguh hatiku hancur.
Dan aku pun memutuskan untuk mengikutinya, dan masyaallah, rumahnya lebih tidak memungkinkan, tak seperti rumahku yang dulu malah rumahnya sangat sempit, aku pun menangis, tanpa dia sadari aku melihat wanita tua yang sedang berbaring di tempat tidur, dan dia pun menangis aku semakin terluka hingga akhirnya aku masuk dan aku berkata
“kenapa kamu tidak sekolah?”
__ADS_1
Dan dia berkata “apa kamu mau menghinaku? Hinalah aku sesuka hatimu sekarang,”
Dan dia pun menangis, aku tak tahan dan aku meminta sopirku untuk membawa wanita tua itu ke dalam mobil dan aku pun menyuruhnya untuk membawa wanita itu ke rumah sakit karena aku tidak mau apa yang aku alami dialami oleh orang lain meskipun dia dulunya menghinaku, entah mengapa sifat sombongku hilang ketika aku melihat wanita tua itu.
Dan dia pun berkata “kenapa kamu menolongku, aku dulu sering menghinamu bukaan? Kenapa sekarang kamu baik padaku?”
Dan aku hanya menariknya dan membawanya ke rumah sakit tempat wanita itu di rawat, dengan menyusul sopirku menggunakan taxi, dan lelaki itu pun meminta maaf padaku atas apa yang dia lakukan dulu kepadaku, dia mengikuti kata-kata yang dikatakan temannya dan juga ikut menyorakiku, dan dia bercerita kalau dulunya dia memang orang punya tapi sejak neneknya bangkrut dia pun tinggal di rumah kecil dan neneknya pun penyakitan, akhirnya aku meminta bapak dan ibuku untuk membiayai semua biaya rumah sakitnya dan bapak ibuku juga memberikannya sebuah rumah yang layak untuknya, sejak itulah aku menyadari bahwa sikapku selama ini salah, akhirnya aku memutuskan untuk berpenampilan sewajarnya dan belajar menjadi orang yang sukses seperti apa yang dikatakan oleh nenekku.
**BERSAMBUNG
LIKE
__ADS_1
KOMEN
FAVORITE
GIFT
VOTE
PLEASE...
YAYAYA
__ADS_1
LIKE AJA GAK PAPA KOK**