My Story

My Story
My Story | Babak Baru


__ADS_3

"Gue cariin ternyata disini". Ucap seseorang yang baru saja datang dan langsung duduk disebelah Olivia


"Eh, hehe habisnya kita laper, loe udah larinya?". Tanya Olivia, Rafa hanya mengangguk dengan sigap Olivia mengambilkan air mineral yang tadi sempat dibelinya lalu disodorkan ke Rafa


Rafa tersenyum dengan perhatian kecil yang Olivia tunjukkan kepadanya lalu mengambil air mineral itu dari tangan Olivia.


"Thanks". Olivia tersenyum manis dan mengangguk


Setelah Rafa meneguknya hingga setengah "Kok manis ya".


"Masa sih, padahal kan bukan yang katanya ada manis manis nya itu".


"Gak tau mungkin karena liat senyum loe jadi rasanya manis".


"Ishh garing tau gak". Ucap Olivia sambil menunduk melanjutkan makan bubur ayamnya


"Garing kok pipinya merah". Goda Rafa


Olivia reflek memegang pipinya "Mana ada".


"Cie cie cie pacalan". Seru Raja tiba tiba, Olivia baru ingat jika masih ada Raja diantara mereka


...----------------...


Hari hari pun berlalu kini saatnya masuk sekolah kembali setelah liburan kenaikan kelas.


Tampak seorang gadis berlari disepanjang koridor rambut panjang ikalnya seketika berayun ayun mengikuti gerakan tubuhnya.


"Oliv".


Gadis yang dipanggil Oliv itu pun seketika menghentikan langkahnya dan memutar kepalanya mencari seseorang yang sudah memanggilnya.


"Kalian kesiangan juga?". Tanya Olivia menatap sahabatnya satu per satu


"Hehe iya, biasalah habis liburan suka mager". Jawab Akira cengengesan


"Hooh untung pintu gerbang belum ditutup". Timpal Cia


"Kita dikelas mana?". Tanya Olivia, ia baru ingat jika mereka sudah kelas 12


"Kita dikelas 12 mipa 2, ah loe pasti tadi mau ke kelas kita yang biasanya ya". Tuduh Rachel


Olivia tersenyum kikuk "Hehe gue lupa kalo udah kelas 12".


"Udah yuk buruan ke kelas, cari bangku". Ucap Icha tidak sabaran


Mereka berlima pun berjalan beriringan sambil tertawa menceritakan liburan mereka masing masing, merasa sudah paling senior jadi bebas sudah tidak takut lagi jika ada kakak kelas yang melabrak tapi bukan berarti mereka akan semena mena dengan adik kelasnya, banyak adik kelas yang menyapa mereka dan ditanggapi dengan senyuman.

__ADS_1


...----------------...


Di kampus Mercu Buana Jakarta tampak mahasiswa baru berbondong bondong menuju lapangan utama setelah mendengar sang ketua BEM menginstruksi untuk berbaris sambil teriak teriak menggunakan pengeras suara.


"Hei, loe disini ternyata gue cariin juga". Ucap seorang gadis menepuk bahu belakang orang yang dia anggap temannya


Orang itu pun menoleh ke belakang, ia tadi sempat terkejut karena tiba tiba ada yang menepuk bahunya. Gadis itu pun membelalakan matanya saat melihat orang itu.


"Ah sorry gue salah orang gue kira tadi temen gue, sekali lagi sorry ya". Setelah mengucapkan itu gadis itu pun segera pergi dari hadapan orang itu


"Ishh bodoh banget sih gue, bisa bisanya gue salah orang". Rutuk gadis itu sambil memukul kepalanya


"Eh tapi tadi cowok itu ganteng juga, namanya siapa ya". Imbuhnya sambil senyum senyum sendiri


"Wey ngapa loe senyum senyum sendiri, obat loe habis?". Sarkasme seorang teman laki laki gadis itu


"Apaan sih loe dateng dateng langsung ngatain orang". Ucap gadis itu ketus


"Ck. sensi banget sih pms loe?".


"Gara gara loe tau gak gue tadi salah orang gue kirain tadi tuh loe, mana main nepuk nepuk bahu tuh orang lagi".


"Pfftttt buahahaha rasain, salah loe sendiri sih tadi gue bilang tunggu bentar gue mau parkirin motor dulu ehh gak taunya loe dah ilang aja".


"Tau ah".


Sedangkan disisi lain terjadi percakapan yang tak kalah seru lebih tepatnya hanya sepihak sedangkan pihak yang diajak bicara hanya menanggapi sesekali.


"Ya mungkin kek dia bilang tadi kalo gue dikira temennya". Ujar Rafa cuek


"Tapi tuh cewek kalo diliat liat lumayan juga loh".


"Inget Akira woy".


Jason cengengesan sambil menggaruk kepalanya "Kalo gitu loe aja yang deketin".


"Gak minat".


"Ck".


...----------------...


Di kampus UGM Yogyakarta pun tidak jauh berbeda dengan ospek kebanyakan kampus, disinilah si kembar Kenzo dan Kenzi berburu tanda tangan senior mereka.


"Kak minta tanda tangan". Ucap Kenzi datar tanpa ekspresi sambil menyodorkan sebuah kertas


Senior wanita tomboy itu pun menatap tajam Kenzi karena menurutnya mahasiswa baru itu tidak sopan, Kenzo yang menyadari situasi pun menepuk dahinya.

__ADS_1


"Biar gue aja". Bisik Kenzo ditelinga Kenzi, Kenzi pun mengangguk dan membiarkan Kenzo yang mengurusnya


"Em maaf kak atas perlakuan tidak sopan kembaran saya, kita minta tolong kakaknya tanda tangan disini ya". Ucap Kenzo sambil tersenyum manis menunjukkan letak dimana senior itu tanda tangan


"Boleh, tapi ada syaratnya". Ucap senior tomboy itu menyeringai


Gluk


Kenzo dan Kenzi sama sama menelan ludahnya kasar perasaan mereka jadi tidak enak, mereka pun saling tatap bicara lewat mata.


"Apa syaratnya?". Tanya Kenzi datar


"Gampang, kalian joget dengan musik yang lagi viral di TokTok disini".


"APA". Seru Kenzo dan Kenzi kompak


"Sttt jangan berisik, kalo gak mau ya udah". Wanita tomboy itu pun pura pura mau pergi, terdengar bisik bisik mahasiswa yang sudah kenal dengan wanita tomboy itu jika wanita tomboy itu memang suka jahil terhadap mahasiswa baru katanya sebagai awal perkenalan dan sialnya wanita tomboy itu merupakan anggota BEM jadi otomatis mahasiswa baru akan mencarinya juga untuk minta tanda tangan seperti yang dialami oleh dua bersaudara kembar ini


"Oke kita mau". Ucap Kenzo, Kenzi seketika membelalakan matanya ia menatap tajam Kenzo


"Oke mulai, guys setelan musik yang lagi viral di TokTok itu dong". Ucap wanita tomboy itu kepada mahasiswa yang sedari tadi sudah melihat adegan tetsebut


"Oke Mita". Wanita tomboy yang ternyata bernama Mita itu pun tersenyum puas


Kenzo dan Kenzi dengan pasrah mulai meliukan tubuhnya, Kenzo yang memang pecicilan berjoget dengan heboh berbanding terbalik dengan Kenzi yang seperti ogah ogahan.


"Hey yang satunya jangan mau kalah dong, tuh kaya kembaran mu tuh goyang pargoy nya ajib". Celetuk wanita tomboy itu berbicara dengan Kenzi sambil menunjuk Kenzo dengan dagunya


Kenzi mau tak mau menambah sedikit gerakannya itu pun tak terlihat perbedaannya dengan yang sebelumnya.


Terdengar sorak sorai menyoraki saudara kembar itu, bahkan ada yang terang terangan menyatakan cinta nya tapi tidak digubris sama sekali.


"Udah nih hah hah capek gila padahal cuma gitu doang". Celetuk Kenzo ngos ngosan setelah menyelesaikan jogetannya


"Loe sih heboh banget, kebiasaan". Sahut Kenzi sinis


"Lah dari pada loe kaku banget kaya robot". Kenzi memutar bola matanya, malas menanggapi ejekan Kenzo


"Wahhh keren, kalo aku liat liat kalian muka aja yang sama tapi ternyata sifatnya beda ya". Ucap Mita menyela perdebatan mereka


Kenzo dan Kenzi hanya mengangguk "Kita udah turutin apa yang loe mau sekarang cepat tanda tangan". Ucap Kenzi datar


"Slow aja kenapa sih, nih udah aku tanda tangani thanks ya udah buat kita terhibur". Ucap Mita menyerahkan dua kertas milik Kenzo dan Kenzi


"Btw kalian dari Jakarta ya?". Tanya Mita


"Iya".

__ADS_1


"Oh pantes pake loe-gue an". Gumam Mita pelan


Dirasa urusannya udah selesai Kenzo dan Kenzi pun berpamitan setelah itu berlalu dari tempat tersebut.


__ADS_2