
Hari senin datang lagi, waktunya para pekerja dan pelajar melakukan kegiataannya lagi setelah kemarin berkumpul dengan keluarganya masing masing.
Setelah melaksanakan upacara pada hari senin di SMA Nusa Bangsa seluruh siswa dan siswi serta para guru berkumpul di aula sekolah untuk mendoakan kesembuhan Olivia dan segera bangun dari tidur panjangnya.
"Assalamualaikum wr wb, selamat pagi semuanya". Ucap seorang kepala sekolah
"Waalaikumsalam wr wb". Sahut seluruh siswa dan siswi serta guru yang muslim
"Langsung saja kalian pasti sudah mendengar jika salah satu teman kita yang bernama Olivia Graneta Oliver kelas XI Ipa 2 sedang dirawat di rumah sakit, maka dari itu saya mengumpulkan kalian disini untuk mendoakannya semoga lekas sadar dari komanya dan bisa sehat seperti sedia kala, baik kita mulai saja berdoanya yang dipimpin oleh Bapak Musthofa selaku guru agama, waktu dan tempat dipersilahkan".
Kemudian Pak Musthofa mulai memimpin acara doa bersama ini, setelah doa bersama selesai siswa dan siswi kembali ke kelas mereka masing masing karena kegiatan belajar mengajar akan segera dimulai.
"Woy bengong ae loe". Ucap Rai disamping Rafa
"Apaan sih ngagetin aja". Tapi pandangan Rafa masih mengarah keluar jendela kelas
Rai terkekeh "Liat apaan sih loe, Oliv gak ada diluar kan loe tau kalo dia di rumah sakit".
"Kenapa malah bawa bawa Via sih, aneh loe".
"Loe kali yang aneh dari tadi loe kek gak fokus gitu, mikirin apaan sih? mikirin Oliv?".
"Ck. Via lagi Via lagi".
"Gue bilangnya Oliv woy bukan Via". Goda Rai
"Berisik". Lalu Rafa menelungkupkan kepalanya dilipatan tangan
Rai semakin semangat menggoda Rafa "Kalo suka bilang aja, loe harus pinter manfaatin suasana".
"Maksudnya". Sekarang Rafa melihat Rai tetapi posisi masih sama
"Kan kita tau kalo hubungan Oliv sama cowoknya lagi ada masalah, nah itu kesempatan buat loe masuk dalam hubungan mereka". Ucap Rai menaik turunkan alis
"Gue jadi penikung gitu?".
"Bukan penikung tapi loe manfaatin situasi yang ada, apalagi kan sekarang Oliv lagi sakit dan dia butuh dukungan nah sedangkan cowoknya gak bisa jengukin dia". Rai tambah semangat saat Rafa mulai tertarik dengan ide nya, Rafa memikirkan ucapannya Rai yang ada benarnya tetapi..
'Pletak'
"Ngajarin apa loe sama Rafa ha? jangan coba coba buat nyuci otaknya Rafa ya". Ucap Jason sok garang, Rai mengusap kepalanya yang terkena lemparan bolpen dari Jason
__ADS_1
"Apaan sih loe ganggu aja, gue cuma kasih tips dan trik aja kok". Ujar Rai membela diri
"Raf gak usah percaya sama tuh playboy + kang ghosting". Ucap Kenzo
"Emang Rai habis ghosting siapa?". Tanya Kenzi
"Tuh si Cia". Mereka terkejut ternyata Rai selain playboy dia juga kang ghosting
"Kok loe tau?". Tanya Rafa kepada Kenzo
"Dari Rachel". Sedangkan orang yang dibicarakan diam memandang ke arah lain
"Ckckck kirain udah tobat tapi sekarang malah nambah julukannya wkwkwk".
"Biarin aja biar kena karma awokawok".
...----------------...
Sedangkan dikelas lain tepatnya dikelasnya Olivia sedang mengikuti pelajaran seperti biasa.
"Sepi banget ya gak ada Oliv". Celetuk Rachel berbisik kepada Icha yang duduk sebangku dengannya
"Hooh".
"Hooh".
"Terus bisa ke mall lagi, jalan jalan lagi".
"Hooh".
Rachel mulai geram dengan jawaban Icha apa gak ada jawaban lain, pikirnya "Dan loe gue tendang ke laut".
"Hooh".
"Eh apa loe bilang". Ucap Icha lantang, Rachel mengedikkan bahunya acuh
"Ada apa Cha?". Tanya Bu Rika
"Ah anu itu emm tadi ada cicak yang lewat hehe". Bu Rika geleng geleng kepala
"Jangan berisik lagi, kalau gak nanti saya suruh kamu keluar".
__ADS_1
"B..baik bu". Icha melirik tajam Rachel sedangkan Rachel tidak perduli
...----------------...
Di rumah sakit Mami Yulia terus mengajak ngobrol Olivia yang masih terbaring lemah diranjang rumah sakit, walaupun Olivia tidak merespon sama sekali.
'Tok..tok..tok'
Terdengar pintu ruangan Olivia diketuk dari luar, Mami Yulia pun segera beranjak membukakan pintu setelah melepas pakaian khusus ICU.
Setelah keluar Mami Yulia melihat ada seorang lelaki berdiri dihadapannya.
"Maaf siapa ya?". Tanya Mami Yulia
"Perkenalkan tante saya Satria Putra Wiraguna abangnya Aldo". Ucap Satria tersenyum manis
"Aldo, maksud kamu Aldo pacarnya anak saya Olivia?". Tanya Mami Yulia memastikan
"Betul tante".
"Ada apa ya?".
"Begini tante saya disuruh oleh Aldo untuk menjenguk Olivia karena Aldo tidak bisa datang kesini, kemarin saya sudah kesini tetapi saya belum masuk cuma liat dari kaca itu". Jelas Satria menunjuk kaca besar dibelakang tubuh Mami Yulia
Mami Yulia terdiam dihatinya sedikit ada rasa ragu.
"Tante tenang saja saya sudah beberapa kali ketemu dengan Olivia dan kami sudah cukup dekat dan kemarin kenapa saya tidak masuk karena saya buru buru". Ia terpaksa sedikit berbohong karena tidak mungkin ia bilang jika kemarin tidak di ijinkan masuk oleh teman temanya Olivia takutnya malah menjadi ribet nantinya
Mami Yulia pun mengangguk dan memperbolehkan Satria masuk menjenguk Olivia, Satria pun masuk setelah mengucapkan terima kasih kepada Mami Yulia dan Mami Yulia menunggu diluar.
Setelah didalam Satria memandangi secara lekat wajah Olivia terlihat damai dan pastinya cantik walaupun wajahnya pucat, lalu Satria mengambil ponselnya untuk mengambil gambarnya Olivia setelah dapat ia masukkan lagi ponselnya kedalam saku celananya.
"Hai Liv ini gue Satria maaf yo gue baru bisa jengukin loe dan maaf gue ambil gambar loe diam diam siapa tau gue butuh, loe harus cepat sadar dan sembuh supaya Aldo bisa jelasin tentang foto itu". Satria menjeda ucapannya
"Kalo diliat liat loe ternyata cantik juga ya, kalo loe bukan pacarnya adek gue pasti langsung gue embat dan Aldo beruntung bisa dapetin loe, oh iya selain gue kesini jengukin loe gue juga mau nyampein sesuatu buat loe, gue yakin loe bisa dengar kata kata ini". Kemudian Satria kembali mengeluarkan ponselnya dan mencari sesuatu diponsel tersebut setelah mendapatkannya lalu ia mendekatkan ponsel tersebut di dekat telinga Olivia
"Hai sayang gimana kabar mu disana? Aku yakin kamu pasti baik baik saja dan semisal kamu dalam keadaan tidak baik aku juga yakin kamu pasti akan baik baik saja. Kamu tau sayang? aku sangat sedih tidak bisa dekat dengan mu saat ini dan ini bukan mau ku tapi keadaan yang memaksa, walaupun raga kita berjauhan tapi aku selalu berdoa yang terbaik untuk kita dan untuk mu. Cepat lah bangun dari tidur panjang mu dan akan aku ceritakan semua yang membuat hatimu tidak tenang, sungguh aku merindukan mu dan ingat selalu jaga hatimu karena dari kejauhan aku pun melakukannya, sampai bertemu nanti I love you Olivia Graneta Oliver". Rekaman suara itu pun berhenti dan tampak air mata Olivia menetes, Satria yang melihat itu pun segera menghapus air mata itu
"Itu yang mau gue sampein ke loe Liv itu suara Aldo loe pasti mengenali kan suara itu, oh iya gue kaya nya gak bisa lama lama disini kan loe tau gue sibuk hehe". Setelah mengatakan itu Satria pun keluar dan berpamitan kepada Mami Yulia yang masih didepan ruangannya Olivia
Bersambung..
__ADS_1