
"BIJI KETUMBAR BIJI KENCUR". Teriak Rai
"Cakep". Sahut Kenzo
"AMBYAR ATIKU SLURRR".
"Hahaha".
"Sekarang gue". Ucap Kenzo
"MAGELANG SEJUTA BUNGA".
"Cakep".
"YANG KU SAYANG MALAH MENDUA".
"ULTRAMEN MAKAN TAHU". Timpal Jason
"Cakep".
"HUUUUUUUUUU".
"Ngakak anjir". Ucap Rai tertawa sambil memegangi perutnya
Mereka sekarang masih berada dikelas setelah selesai rapat buku tahunan dan dikelas juga masih ada beberapa siswa yang masih tinggal.
"Kalian lagi patah hati?". Tanya Rangga anggota kelas
"Enggak, kenapa emang?".
"Kok pantunnya kaya orang yang lagi ambyar".
"Suka suka dong, lagi pengen patah hati tapi gak lagi patah hati gimana dong".
"Sabodo teuing".
Tiba tiba terdengar lagu dari ponsel, dan ternyata dimeja belakang tampak tiga siswa sedang joget joget.
"Eh pada ngapain sih joget joget kaya gitu, kek cacing kepanasan aja". Ucap Rai, tiga siswa itu tidak menanggapi dan masih terus berjoget, karena penasaran Rai pun mendekati mereka
"Woahhh kalian main TokTok, ikut dong". Ujar Rai antusias
"Ken Jas kalian ikut gak?". Tanya Rai
"Ikut dong". Jawab mereka kompak, sedangkan Kenzi dan Rafa hanya geleng geleng kepala
"AWAKDEWE TAU DUWE BAYANGAN"
"BESOK YEN WIS WAYAH OMAH-OMAHAN"
"AKU MOCO KORAN SARUNGAN"
"KOWE BELONJO DASTERAN"
"NANGING SAIKI WIS DADI KENANGAN"
"AKU KARO KOWE WIS PISAHAN"
"AKU KIRI KOWE KANAN"
"WIS BEDO DALAN"
__ADS_1
Rai, Kenzo, Jason dan ketiga temannya bernyanyi dan juga berjoget dengan hebohnya.
"Lagi lagi". Seru Kenzo ketagihan
"Bentar gue cariin yang lagi hits". Ucap salah satu dari ketiga siswa tadi
"Nah ini aja yokk".
Mereka pun segera menempatkan diri masing masing.
"Yamet kudasi, yamet kudasi, bang Yamet parake dasi.."
"Ara-ara kimochi, Ara-ara kimochi
Bang Ara parake peci, Bang Ara parake peci"
"Haha seru juga ya, gue mau download ah". Celetuk Rai
Jason meminjam ponsel tersebut untuk melihat video jogetan yang lain tanpa sengaja ia melihat postingan jogetan dari orang yang dikenalnya.
"Ini Ozan bukan sih adiknya Oliv". Ucap Jason menunjukkan layar ponsel tersebut kepada temannya
"Ho'oh itu si Ozan".
"Ozan siapa sih?". Tanya yang punya ponsel tersebut
"Nih liat, ini adiknya Oliv adik kelas kita itu". Ucap Jason menunjukkan layar ponsel itu
"Oh Ozan ini dia emang salah satu seleb TokTok, tuh liat pengikutnya aja banyak padahal dia baru SMP loh".
"Gak nyangka gue ternyata Ozan pengguna aplikasi ini juga, tuh ada videonya sama Oliv juga, Raf Raf loe mau liat gak nih pujaan hati loe disini". Ujar Rai tersenyum jahil, Rafa pun mendekat saat tahu orang yang dimaksud adalah Olivia
"Wihh kalo diliat liat gini mereka kek pasangan sih, banyak yang komen juga tuh kalo mereka cocok ada yang doain juga biar langgeng". Celetuk Kenzo terkekeh
"Oliv cantik amat yak walaupun bangun tidur masih ileran gitu". Celetuk Rai takjub
Tiba tiba saja ponsel yang dipegang Jason direbut oleh Rafa dan dikembalikan sama yang punya.
"Loh".
"Pulang, dah hampir sore". Ucap Rafa datar
"Tau, siapa juga yang bilang dah malam". Gerutu Jason
"Roman romannya ada yang cemburu nih". Ujar Kenzo mengejek
"Siapa yang cemburu dan siapa yang dicemburuin?". Tanya Rangga penasaran
"Tuh si datar Rafa".
Mereka melongo, setahu mereka Rafa tidak pernah dekat dengan perempuan dan siapa gadis itu, pikir mereka.
"Olivia maksud loe?". Tanya salah satu yang ikut berjoget tadi
"Yoi".
Rafa pun bergegas meninggalkan kelas, disepanjang jalan koridor Rafa tersenyum tipis membayangkan Olivia yang ada divideo tadi apalagi pada saat bangun tidur gadis itu terlihat manis dan itu membuat ia tidak suka ada yang memandang gadis pujaannya dengan pandangan yang berbeda.
"Kamu akan jadi milikku, sesuai janji ku dulu". Gumannya dalam hati
...----------------...
__ADS_1
Malam harinya Rafa sudah bersiap akan pergi ke suatu tempat, ia sedari tadi menatap dirinya dicermin sambil membolak balikkan badannya sampai mamanya yang melihat sedari tadi tingkah putranya hanya geleng geleng kepala, seperti mau kencan saja, pikirnya.
"Sudah anak mama sudah ganteng poooollll". Ucap Mama Nita sambil berjalan mendekati Rafa
"Eh mama, s..sejak kapan mama disini?". Ucap Rafa sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Sejak anak mama ini muter muter didepan cermin". Rafa semakin malu dibuatnya dan ia berusaha menyembunyikannya tetapi sayang Mama Nita tetap bisa melihat itu
Mama Nita terkekeh "Emang kamu mau kemana, mau kencan ya?". Goda Mama Nita tersenyum jahil
"E..enggak kencan apaan sih orang pacar aja gak punya". Bantah Rafa cepat
"Masa anak mama yang ganteng ini gak punya pacar, pasti banyak kan yang ngejar ngejar kamu disekolah". Ucap Mama Nita heran
"Ya banyak tapi aku gak suka, ya udah ma aku mau pergi sekarang". Ucap Rafa sengaja pergi cepat supaya mamanya tidak banyak bertanya, setelah mencium tangan mamanya ia bergegas keluar kamar meninggalkan mamanya yang masih terheran heran
"Dasar anak itu, tapi dari gelagatnya kaya orang yang lagi jatuh cinta ah semoga aja benar, yessss mau punya mantu". Gumam Mama Nita girang lalu ia keluar dari kamar putranya
"PAPA YUHUUU PAPA". Teriak Mama Nita sambil menuruni anak tangga
"Ada apa sih ma udah malam ini malah teriak teriak". Ucap Papa Alex datar
"Pa tadi kamu lihat Rafa gak?". Tanya Mama Nita semangat
"Lihat, dia barusan pergi".
"Apa papa tau Rafa pergi kemana?".
"Enggak, papa tadi gak nanya, Rafa juga gak bilang mau kemana".
"Rafa lagi cari mantu buat kita pa". Ujar Mama Nita tersenyum lebar
Seketika Papa Alex menyemburkan kopinya yang sudah ada didalam mulut.
"Ihh papa jorok".
"Habisnya mama aneh aneh aja, Rafa juga belum lulus sekolah udah cari mantu aja".
"Lagian mama tau dari mana kalo Rafa mau cari mantu?". Imbuhnya
"Ya dari gelagatnya pa, pakai pakaian rapi terus wangi kaya papa waktu muda dulu pas lagi ngapelin mama". Ujar Mama Nita tersenyum malu mengingat waktu muda
"Mama masih ingat aja". Ucap Papa Alex menatap istrinya
"Ya ingat lah, jangan jangan papa udah gak ingat lagi ya jaman jaman kita dulu". Ucap Mama Nita ketus
"Eh siapa bilang papa ingat lah tapi..".
"Tapi apa?".
Papa Alex mendekatkan mulutnya ditelinga Mama Nita "Paling ingat pas malam pertama".
"Ihh papa apaan sih malu tau udah tua". Ucap Mama Nita memalingkan wajahnya
"Kita ulangi lagi yuk". Ajak Papa Alex menaik turunkan alisnya
"Gak bisa".
"Kenapa?".
"Emm mama lagi kedatangan tamu". Ucap Mama Nita lirih, Papa Alex yang paham pun seketika mendesah kecewa
__ADS_1
Bersambung..