My Story

My Story
My Story | Konser Tak Terduga


__ADS_3

"Tes..tes..oke sebelumnya selamat malam semuanya, terima kasih buat para pengunjung yang sudah datang dan meramaikan acara ini tanpa kalian acara ini tidak ada artinya dan terima kasih juga buat para staff yang sudah bekerja keras membuat acara ini, happy satnight and enjoy". Sapa Olivia saat diatas panggung, walaupun sedikit grogi tetapi ia bisa mengatasi itu


Para pengunjung tampak bertanya tanya siapa dia kenapa harus memberi sambutan segala begitulah kira kira pikir mereka, berbeda dengan para staff yang memang mengenal Olivia mereka tersenyum bangga karena merasa dihargai begitu pula teman teman Olivia mereka bangga kepada Olivia karena selalu menghargai orang lain bahkan dengan bawahannya sendiri.


"Yang ada disini pernah gak sih ngerasain kita tuh mencintai seseorang tapi orang itu gak bisa menghargai kita, kita udah coba jadi yang terbaik versinya dia tapi tetap aja salah, pernah gak sih kalian ngalamin itu atau kalian lagi ngalamin kaya gitu". Olivia mencoba berinteraksi dengan pengunjung supaya suasana lebih hidup


"PERNAHHHHH". Seru sebagian pengunjung ada yang sampai berdiri


"Pernah ya, cobalah jadi diri kalian sendiri karena orang yang mencintai kita dengan tulus tidak ada kata 'karena dia cantik jadi aku mencintainya' atau 'karena dia baik aku mencintainya' tapi kata 'meskipun dia begini aku tetap mencintainya". Ujar Olivia panjang lebar, membuat para pengunjung bersorak heboh ia sendiri bingung kenapa ia bisa mengucapkan hal yang demikian, teman teman Olivia melongo mendengar penuturan Olivia


"Anjir dia Oliv bukan sih, kok gue jadi merinding disko gini ya". Celetuk Akira mengusap tengkuknya


"Oliv kesambet apa dah". Ujar Rai


"Oke langsung aja Pasto Tanya Hati, kita nyanyi bareng bareng ya". Ucap Olivia siap memulai lagu yang akan dibawanya


'Tuhan tolonglah, hapus dia dari hatiku'


'Kini semua percuma, takkan mungkin terjadi'


'Kisah cinta yang selalu aku banggakan'


'Kau hempas semua rasa yang tercipta untukku'


'Tanpa pernah melihat betapa ku mencoba'


'Jadi yang terbaik untuk dirimu'


"Semuaaaa".


'Oh mengapa, tak bisa dirimu'


'Yang mencintaiku tulus dan apa adanya'


'Aku memang bukan manusia sempurna'


'Tapi ku layak dicinta kar'na ketulusan'


'Kini biarlah waktu yang jawab semua'


'Tanya hatiku'


'Tanpa pernah melihat betapa ku mencoba'


'Jadi yang terbaik untuk dirimu'


'Oh mengapa, tak bisa dirimu'


'Yang mencintaiku tulus dan apa adanya (tulus dan apa adanya)'


'Aku memang bukan manusia sempurna'


'Tapi ku layak dicinta kar'na ketulusan'


'Kini biarlah waktu yang jawab semua'


'Oooh'


'Aku memang bukan manusia sempurna'


'Tapi ku layak dicinta kar'na ketulusan'


'Kini biarlah waktu yang jawab semua'


'Waktu yang jawab semua'


'Tanya hatiku'

__ADS_1


Saat Olivia sudah menyelesaikan lagunya dan berniat akan turun, pengunjung pun kembali bersorak untuk menyanyi lagi tetapi lagu yang romantis, Olivia pun bingung berniat akan mengajak penyanyi laki laki yang memang mengisi acara tetapi tiba tiba Rafa sudah berada diatas panggung bersamanya, lagi lagi pengunjung berteriak histeris terutama kaum hawa saat melihat Rafa yang begitu tampan.


"Loe ngapain disini?". Tanya Olivia setengah berbisik


Rafa tidak menjawab ia malah menuju ke arah pemusik membisikkan sesuatu setelah itu ia kembali menghadap Olivia, Olivia tertegun melihatnya jadi ia akan duet dengan Rafa, pikirnya


"Wah Rafa mulai beraksi nih guys". Seru Kenzo heboh


"Yo'i".


"Wait, jadi bener kalo Kak Rafa itu suka sama Oliv?". Tanya Rachel


"Iya betul". Sahut Rai


"Udah gue dugong". Celetuk Ozan yang sedari tadi hanya diam menyimak, mereka menoleh bersamaan ke arah Ozan


"Loe tau?". Tanya Jason, Ozan hanya mengangguk


"Eh eh eh nanti lagi ngobrolnya, liat depan tuh".


'Dengarlah cinta, hatiku remuk redam'


'Jika tak ada kamu'


'Menemani aku' (Rafa)


Rafa menatap dalam manik mata Olivia, hal itu mampu membuat Olivia menjadi gugup hampir saja ia hilang konsentrasi.


'Dengarlah cinta, ku memanggil namamu'


'Di setiap malamku'


'Ku memikirkan kamu' (Olivia)


Rafa diam diam tersenyum tipis saat Olivia membalas lagunya.


'Aku sepi, sepi, sepi, sepi'


'Jika tak ada kamu' (Rafa)


'Aku mati, mati, mati, mati'


'Dengarlah kesayanganku (kesayanganku)'


'Jangan tinggalkan aku'


'Tak mampu jika ku tanpamu, hu' (Rafa)


'Dengarlah kesayanganku'


'Hidup matiku untukmu'


'Kumohon pertahankan aku' (Olivia)


'Dengarlah cinta, hatiku remuk redam'


'Jika tak ada kamu'


'Menemani aku' (Rafa)


'Dengarlah cinta, ku memanggil namamu (namamu)'


'Di setiap malamku (di setiap malamku)'


'Ku memikirkan kamu' (Olivia)


'Aku sepi, sepi, sepi, sepi'

__ADS_1


'Jika tak ada kamu' (Rafa)


'Aku mati, mati, mati, mati'


'Dengarlah kesayanganku (kesayanganku)'


'Jangan tinggalkan aku'


'Tak mampu jika ku tanpamu, hu-oh' (Rafa&Olivia)


'Dengarlah kesayanganku'


'Hidup matiku untukmu'


'Kumohon pertahankan aku' (Rafa&Olivia)


'Dengarlah kesayanganku (kesayanganku)'


'Jangan tinggalkan aku'


'Tak mampu jika ku tanpamu, hu-oh' (Rafa&Olivia)


'Dengarlah kesayanganku'


'Hidup matiku untukmu'


'Kumohon pertahankan aku' (Rafa)


Rafa memberanikan diri memegang sebelah tangan Olivia, ia genggam lembut sedangkan Olivia tersentak ia mencoba melepaskan tetapi ditahan oleh Rafa akhirnya ia pasrah.


'Dengarlah kesayanganku'


'Hidup matiku untukmu' (Olivia)


Kembali sorak sorai terdengar begitu jelas setelah Rafa dan Olivia menyelesaikan lagunya.


"Aaaaa co cuit banget".


"Masya allah meleleh gue".


"Pasangan yang serasi, yang satu cantik yang satu ganteng".


"Nih liat gue udah aploud dimedsos, gue yakin pasti besok viral".


Rafa dan Olivia pun sudah kembali ke tempat duduk mereka dan disambut oleh teman temannya.


"Pepet terus mas bro". Ledek Jason melirik tangan Rafa dan Olivia yang masih bertautan


"Gokilllll amajing dalem banget lagunya mana kemistri kalian dapet banget lagi sampe sekarang masih pegangan tangan aja". Ujar Rachel terkekeh geli


Olivia yang menyadari itu segera melepaskan tangannya dari genggaman Rafa, sedangkan Rafa membiarkannya.


"Gue yakin pasti kalian besok jadi viral secara banyak banget tadi yang memvideo kalian". Ujar Icha dan diangguki yang lain


"Ya gapapa selama itu hal yang positif, nyenengin orang lain kan juga pahala". Jawab Olivia santai


"Gak nyangka kakak gue". Ujar Ozan


"Paan sih biasa aja kali, bagi minum dong haus gue". Saat Olivia akan minum minuman punya Cia, sudah dihentikan terlebih dahulu oleh Rafa


"Kenapa sih, gue haus tau".


"Minum air putih aja". Lalu Rafa memanggil pelayan untuk mengambilkan air putih


"Ekhemm..ada yang perhatian nih". Sindir Ozan yang hanya dibalas senyum tipis dari Rafa


"Nih minum pelan pelan". Ucap Rafa menyodorkan segelas air putih kepada Olivia, pelayan yang mengantarkannya pun berlalu setelah membungkukkan badannya sopan saat tahu ada bu bosnya tanpa basi basi Olivia pun langsung menenggak habis

__ADS_1


Setelah itu mereka menikmati lagu yang dibawakan oleh penyanyi yang sebelumnya, semakin malam acara semakin meriah dan tentu saja keamanan semakin ketat takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.


Bersambung..


__ADS_2