nikah karena di grebek

nikah karena di grebek
20.First kis


__ADS_3

"kita berhenti di toko buah dekat rumahmu adakan" ucapku.


"hmm"


"buah apa yang paling disuka orang tua mu".


" ga tau"


"Bener bukan sih mereka orang tua lo"tanyaku yang di jawab mengakat bah


" gw nikah sama Lo karena terpaksa ya demi nama baik ayah,kalau sikap mu kaya gini mendingan ga sah nikah BATAL ,tinggal aku bilang sama ayah kita udahan beres"kata ku kesel dan menegaskan kata batal sebelum aku pergi meninggalkannya yang duduk di atas motor.


"tunggu"cegah Dito dengan menarik tanganku.


"Maaf,aku tidak pernah tinggal satu rumah dengan papi sejak umur sebelas tahun. Sejak papi menikah aku tinggal ikut kakek,sampai sekarang jika aku menginap atau tidur dirumah papi ga lebih dari dua malam"katanya dengan raut muka datar.


" Tapi bisa kan kamu kasih jawaban yang enak di dengar bukan ambigu kaya begitu gitu"kata ku sambil mengambil nafas panjang untuk meredam emosiku.


"gw juga ga pernah tinggal serumah sama ayah,kecuali kalau ayah pas nginep dirumah Oma dan opa,gara gara gw bantu Wulan,ayah sengaja menggunakan keamanan untuk menyuruh ku tinggal dengannya"kataku


" Maaf aku ga juga bingung,jujur aku juga kaya kamu belum ada rencana menikah,tapi kalau aku tidak menikah aku takut apa yang terjadi dengan kita terbongkar dan menghancurkan karirku,yang udah delapan tahun aku bangun,karir yang tidak di restui keluarga ku" kata nya dengan tatapan nanar,ku tarik Dito untuk duduk di trotoar,ya saat ini kami di pinggir jalan dekat pedagang buah,rencana membeli buah terbengkalai karena masalah sepele.


"Boleh aku tahu sedikit tentang keluargamu"tanyaku hati hati,kulihat Dito memejamkan mata sambil menarik nafas panjang.


"Papi arsistek itu yang aku tahu waktu kecil. Aku hidup berdua dengan papi itu dah cukup bahagia buatku,tapi tidak dengan papi ku,mungkin papi kesepian saat papi dekat dengan mama Arin dan putrinya papi mulai lupa dengan keberadaan aku. Hingga papi mutuskan menikah dalam pikiran ku yang masih bocah saat itu,saat masih belum satu rumah aja papi sudah mulai me nomor satu kan mama Arin dan putrinya Dini,apalagi kalau dah menikah tapi aku juga ga mau egois mungkin papi punya kebutuhan yang harus dipenuhi.Ahkirnya aku ijinkan papi menikah tapi aku mintak syarat supaya di ijinkan tinggal sama kakek dengan alasan kasihan kakek nenek ga ada temannya,di luar dugaan papi memenuhi syarat ku tanpa ada drama mulai saat itu timbul rasa kecewa" katanya aku mengelus bahu nya iba dengan nasib Dito yang masih kecil waktu itu.


"Apalagi image ibu tiri jahat membuatku menjauh hingga lulus SMA aku enggan hidup sama papi,jadi dari pada aku tinggal dengan keluarga mama yang super mewah aku lebih baik menjauh.Jadi maaf aku sama sekali ga tau menahu tentang keluargaku"katanya sambil menunduk ada rasa menyesal dan kasihan,hidupnya ternyata lebih menyakitkan. kalau aku jelas bunda meninggal ayah ga tau keberadaan ku,tapi Dito dia punya papi tapi serasa tidak punya itu cerita yang aku tangkap.


"Maaf kalau kata kata ku sedikit kasar" sesal nya.


"ga papa aku maklum"


" baiklah kamu tunggu aja sini" ahkirnya aku putuskan masuk ke toko buah sendiri,ahkirnya aku pilih membeli parcel buah.


"ayo aku dah dapat"kataku menghampiri nya yang tidak merubah posisi.


"ayoo"


"ayo ,masuk"kata Dito sambil menggegam tanganku perlakuannya dah seperti kami pasangan beneran cita, menarik tanganku lembut masuk ke dalam rumah yang cukup mewah


"assalamualaikum "


"walaikumsalam"jawab mereka yang di dalam kompak.


"masuk aja langsung di dalam lagi pada ngumpul"kata seorang laki laki mungkin papinya.

__ADS_1


"Pi,kenalin ini Anindya"


"Anindya om"kataku sambil menyalami tanganya dan mencium punggung tangannya.


"papi Damar,papinya Dito" katanya,setelah masuk ternyata banyak orang di dalam.


"hallo aku dini adik yang pertama dan yang main PS itu adikku Dino ,kami ini tripel D Dito,dini,Dino"katanya ceria


"hai "sapaku


"aku mama Dito,mama Arini"ku terima uluran tanganya dan tak lupa ku cium punggung tangannya.


"Anindya Tante "


"hallo aku om nya,Dito Raditya ini istriku Camelia,dan ini putri kami Cantika"


"hallo aku anindya".


"Ayo kita makan dulu" sejauh ini cukup Wellcome keluarga Dito menyambut ku,kami makan dengan tenang seperti waktu aku makan dirumh Oma tenang,setelah makan kita ngobrol di tempat pertama kali mereka menyambut ku ruang keluarga


"Anindya ,biasa dipanggil apa Anin atau dya"tanya om Radit.


"apa aja boleh om"kataku,kami mengobrol banyak hal dari pekerjaan Sampai jumlah saudara,sampai pukul sembilan Dito mengajak ku pulang dan aku putuskan pulang ke kosan.


"gimana keluarga gw menurut Lo"kata Dito.


"gw pingin secepatnya kita nikah,ini persyaratan yang Lo harus lengkapi"katanya sambil meletakan secarik kertas di depan ku.


"tar gw bantu kapan siap nya kamu kabari aja"


"Rabu,Kamis,Jumat,Sabtu aku ngajar pagi siang praktek ,bisaku antara Senen Selasa kataku "


"mari kita belajar saling mengenal,aku pingin menikah sekali seumur hidup,aku ga mau anak ku mengalami yang aku alami "katanya dengan suara lirih dan melihat kebawah.


"aku akan usahakan,tapi aku mintak satu hal padamu jangan pernah ada kebohongan.


"aku akan usahakan berkata jujur dengan mu"


"kalau gitu mari kita saling mengenal dengan memperbaiki komunikasi kita"ucapku.


"udah pernah pacaran "tanya nya


"belum,tapi waktu kuliah pernah suka sama senior karena orang baik,tapi sayang brengsek "jawab sambil ketawa kecil mengingat masa kuliahku.


"brengsek kenapa playboy"katanya

__ADS_1


"ya gitu deh ,makanya cowok itu kalau tampan nya oke,kalau ga playboy ya gay"kataku sambil cekikikan.


"sialan gw good looking tapi ga gay juga bukan play boy"sungutnya.


"emang Lo tampan 'kataku sambil ketawa Dito tampan tapi sayang mukanya kaya kanebo kering


"kalau ga tampan cewek ku ga banya"


'wah cewek Lo banya seberapa banyak,"


"ga bisa dihitung saking banyaknya "


"wah jangan jangan Lo ga perjaka " ucapku spontan.


"ya emang"katanya,yang sepertinya keceplosan dari ekspresinya yang langsung menutup mulutnya dengan tangan,spontan aku ketawa ngakak.


"Lo ngerjain gw"


"siapa yang ngerjain emang gitu kan,cowok ganteng kalau ga gay ya brengsek "sahutku sambil ketawa.


"ngaku Lo kalau Lo brengsek ,buktinya dah ga perjaka"kataku membuat muka dito ditekuk.


"sejak kapan "


"saat umur gw dua lima,waktu dinas di Bali,denpasar gw dapat bagian nyamar menjadi laki laki player"katanya membuatku mengerutkan ke dua alisku.


"dua laki laki terbunuh secara tidak wajar yang satu kesetrum sampai mati,yang satu jatuh dari tangga,secara kasat mata mati biasa,tapi dari kedua mayat yang mati cuma selisih sebulan setengah itu,memiliki banyak kesamaan sama sama player,suka menghabiskan malam di club malam xx dan club malam SS dikawasan Kutai,dan sama sama kepergok selingkuh pacarnya di club malam "katanya sambil meminum air mineral nya.


"terus"saat Dito menghentikan cerita sambil main ponsel


"penasaran amat sih"


"aku penasaran kenapa Lo bisa kehilangan keperjakaanmu"kata ku sambil cekikikan.


"sialan emang Lo ya"katanya


"gw dianggap paling ganteng kali"candanya


"di dua diskotik berbeda gw beradegan sedang bercumbu dan di datangi dua cewek berbeda pula,itu pertama gw cium cewek tanpa perasaan,untung dua cewek yan cium udah ahli kissing jadi dia yang memimpin,gw ngikut aja tapi ternyata bercumbu tanpa cinta itu rasanya hambar cuma nafsu yang kuat tapi hampa"katanya seperti mengingat.


"terus kalau ciuman dengan cinta itu gimana "pancingku,


"terasa hangat,hidup,dan kita bisa menikmati dan nafsu dibelakang "katanya


"wahh gw belum pernah semua kayanya perlu nyoba bandingin cara ciuman dengan cinta dan tanpa cinta" kataku santai tapi belum sempat aku bicara lagi tiba tiba Dito menarik Tengku ku dan mendaratkan bibirnya di bibirku saat aku kaget dan melotot dengan tindakannya dia malah memagut bibir atas dan bawah ku secara bergantian *******, dan menghisap bibir membuat badanku lemas dan diahkiri dengan kecupan kecil.

__ADS_1


"jangan pernah ngomong kaya gitu gw ga suka,Lo calon istri gw,ingat itu"katanya tajam dan langsung keluar dari kamarku tidak lupa menutup pintunya.


setelah pintu tertutup sempurna baru gw sadar gila umpatku sambil menepuk nepuk ringan kedua pipi ku bergantian.


__ADS_2