
Hari ini hari ketiga aku di rawat di rumah sakit, sejak marah marah di rumah sakit tempo hari Dito tidak pernah lagi menampakkan batang hidungnya di depan ku.
"Assalamualaikum"
"walaikumsalam"
"Gimana kabar nya mba Uda sehat"
"Allhamdullilah mah sehat tinggal lemes" .Mama Arin menjenguk ku bersama Dini.
"Mama baru dari bandara mengantar kan Dito barusan berangkat ke UK"kata kata mama bagaikan air panas menyiram bunga yang langsung layu, itu lah kondisi ku saat mendengar Dito berangkat ke luar negeri tanpa pamit dengan ku.Segitu marah nya kamu pada ku aku cuma memejamkan mata ku.
"Mama tidak tahu apa yang terjadi sejak 3 hari lalu kamu masuk rumah sakit Dito selalu menginap di rumah maminya, baru semalam dia ke rumah dan pamit mau berangkat dan waktu Dini dan Dino menanyakan mu baru dia bilang kamu masuk rumah sakit. Karena seperti nya dia enggan bercerita mama tidak bertanya lagi,tapi mama menghubungi ayah mu, dari ayah mu mama tau keberadaan mu di rawat" aku hanya meneteskan air mata ku.
"Sebenarnya nya ada kesalah paham man antara aku dan Dito, tapi aku bingung dari mana harus cerita "
"Hai lihat mama kamu bisa cerita kan semua nya pada mama,kamu itu udah mama anggap sebagai anak sendiri " kata kata Mama membuat tangis ku pecah dan menghambur ke pelukan mama, ketika ahkirnya aku tenang aku cerita kan semua nya dari awal aku dan Dito dapat kabar ayah masuk rumah sakit karena serangan jantung ringan, hingga aku jadi korban tabrak lari, dari sana kami tau aku hamil empat Minggu dan hingga peristiwa aku hampir keguguran dan yang Dito menuduh ku teledor menjaga calon anak kami.
"Aku tidak langsung cerita karena kondisi ku yang masih lemah, dan aku berharap Dito bisa tetap lanjut S2 tapi bukan seperti ini yang ku harapkan ma, bukan dengan kemarahan ".
"terus sekarang apa rencana mu"
"Tinggal kan mas dito mbak cowok hobi ko marah tanpa mau cek kebenaran nya,tar aku kenalin dosen ku yang ganteng "seru Dini.
"hus ga boleh gitu, ga baik"
"Aku mau biar waktu dan takdir yang menjawab nya ma, lagian belum ada cinta yang tumbuh di antara kami ini" kata ku lirih.
"apa maksud mu, bukan nya kalian nikah clbk '"seru dini aku hanya menggeleng kepala ku, sebelum ahkirnya nya mengalir cerita pernikahan siri kami.
"apa pun yang terjadi di masa depan kamu tetap putri mama"
"bener mbak andai mbak udah break dengan mas Dito,mbak tetap kakaku yang paling aku sayang "kata nya sambil memelukku, hingga mama dan Dini pulang dan aku minta tolong untuk merahasiakan dari Dito .
"ayo sayang kita pulang "
__ADS_1
"terima kasih ayah "
"kamu putri ayah kenapa harus bilang begitu hmm" tanpa menjawab aku hanya memeluk ayah.
"kamu yakin gak mau jujur pada Dito, ayah tau rasanya waktu punya anak tapi anak kita tidak mengakui kita itu sakit "
"Dito yang menuduh ku tidak bisa menjaga calon bayi kami tanpa bertanya dan tanpa meminta penjelasan, sakit yah saat aku butuh pelukan dan dukungan dia malah menuduhku, mungkin karena belum tumbuh cinta di antara kami dia bisa bersikap begitu "
"ya sudah itu terserah kamu "
Sejak aku pulang dari rumah sakit aku tinggal di rumah ayah dan sesekali akan menginap di rumah mama Arin, aku masih bekerja tapi hanya sampai habis masa kontrak ku, karena ayah tidak mau terjadi apa apa dengan cucu nya, setelah masa kontrak kerja ku habis aku bekerja di rumah sakit milik Oma, karena kondisi Oma yang semakin parah sakit nya, jadi aku membantu mengelola rumah Sakit Berama aunty Gita dan suami nya om Edo.
"Anin kita ke perkebunan sekarang kamu siap"
" kenapa yah apa terjadi sesuatu "
"Oma kritis "
"innalillahiwainnailaihirojiun"sesampai nya di sana kami terlambat Oma sudah berpulang.
"Anin kamu harus makan kasihan dedek yang dalam perut mu" kata aunty Lily.
"udah tadi sekalian nyuapin anak anak , kandungan mu Uda berapa bulan ko ga keliatan jelas "
"hehe sebenarnya sudah tiga puluh empat Minggu, emang sih berat nya sedikit kurang jadi sambil nunggu hari kelahiran aku disuruh makan yang banyak sebenarnya biar berat badan nya bisa mendekati berat normal "Kata ku meringis malu sebagai dokter aku ga bisa menjaga kesehatan ku dan calon anak ku.
" Udah tau jenis kelamin nya"
"Aku sengaja tidak menanyakan itu, karena buat ku cewek atau cowok sama saja "
"Tadi Siska ke sini tapi tidak lama karena harus segera pulang karena anaknya Gisna lagi sakit jadi ga bisa di tinggal lama"
"Anak gisna umur berapa aunty "
kalau ga salah tiga tahun"
__ADS_1
"hallo Anin"sapa Gisna yang datang dan langsung duduk di depan ku setelah aunty Lily pergi.
"Mama mu sudah pulang dan putri mu juga lagi sakit jadi kamu kenapa di sini"
"untuk turut berdukacita lah gimana juga aku pernah menjadi bagian dari keluarga Prawira" kata nya aku tak menggubris nya ,aku tinggal pergi hendak menaruh piring kotor ku .
"Kamu kebiasaan kalau aku ajak bicara tidak pernah menanggapi, aku beri tahu aku akan merebut suami mu" kata nya membuat ku melihat nya dengan muka datar.
"Beberapa bulan lalu aku ketemu dengan nya di UK,aku pasti kan saat dia menyelesaikan S 2 nya dia akan menggugat cerai kamu" Kata nya sebelum mendorong ku hingga aku terjatuh dan menabrak meja makan.
"hai apa yang kamu lakukan dengan teh Anin" suara seseorang mengagetkan Gisna,gisna yang takut segera berlari tapi masih bisa di cegah orang tersebut.
"Ayu Ayu"ya orang itu ayu yang satu tim sama Dito dulu ,ayu berada di situ bersama kakak nya untuk menyampaikan belasungkawa.
"tolong aku" kataku sebelum pinsan hingga ayu menghentikan niat untuk melepaskan gisna.
"eghh"
"kamu sudah sadar " ku lihat ada ayah,opa,aunty Lily, aunty Gita,, Dewi dan juga Ayu.
"Apa yang terjadi, anak ku mana anak ku"teriak ku.
"Sabar sayang anak mu terpaksa di lahir kan karena benturan yang kamu alami berakibat solusio plasenta." kata aunty gita lirih, sebagai dokter aku tau apa yang di katakan nya.
Kondisi ini ditandai dengan plasenta terlepas sebagian atau seluruhnya dari dinding rahim sehingga membahayakan ibu dan janin.
"Kamu juga sudah koma selama tiga hari,"kata aunty Lily sambil menangis.
"ini termasuk dalam kategori pidana yang mendorong teteh bisa di penjara kan"sambung ayu.
"Aku ga peduli,aku mau anakku"tangis ku.
"Cicitku berada di ruang NICU (neonatal intensive care unit)"kata opo.
Perawatan akan dilakukan hingga organ dalam bayi berkembang sempurna dan kondisinya stabil tanpa ditopang oleh perawatan di rumah sakit.
__ADS_1
"Aku mau melihat anakku tolong bawa aku kesana"
"Tapi tunggu dokter periksa kamu dulu,kamu Uda koma tiga hari jadi sabar ya"kata ayah.