
" Eghh pukul berapa sekarang" ucapku sambil meraba mencari ponsel di meja kecil samping tempat tidur.
" pukul 08.00 pagi" ucap suara Dito.
"Ya Tuhan Khalid harus sekolah " ucapkan spontan sambil langsung berdiri tapi karena merasa nyeri di area intiku aku terduduk lagi dan langsung menarik selimut untuk menutupi tubuhku saat tersadar aku tidak memakai baju sama sekali.
" Maaf pasti masih sakit" ucap Dito di sampingku sambil memelukku dari samping, sekilas bayangan yang terjadi tadi malam membuatku malu sendiri Dito yang minum Viagra tapi kenapa aku yang agresif membuka baju dia kataku dalam hati.
" Pasti kamu sekarang menyesal " katanya lirih.
" Maaf karena aku melakukannya sedikit kasar dan berkali-kali hingga kamu tak sadarkan diri" ucapnya.
" Mana ponselku ,bagaimana dengan Khalid, gimana sekolahnya semalam tidakkah dia mencari kita" ucapku berusaha mengalihkan pembicaraan.
" semalam setelah kamu tak sadarkan diri dan aku juga ketiduran Ical sudah menghubungi mami dan papi bahwa kita tidak bisa menjemput Khalid karena ada sesuatu hal, jadi kamu tenang ada mami yang sudah mengurusi Khalid".
" syukurlah , kalau begitu aku harus mandi dulu" ucapku sambil berusaha berdiri dengan melilitkan selimut di tubuhku dan menahan perih untuk berjalan.
" biar aku bantu kamu sampai di dalam kamar mandi" ucap Dito yang langsung membopongku ke dalam kamar mandi .
" Aku dah isi airnya pakai air hangat bersihkan badanmu , Aku tunggu di luar" ucap gitu setelah menurunkan ku di samping bathtub.
Aku berendam cukup lama hampir satu jam jujur aku malu meskipun kami suami istri sudah hampir 6 bulan tapi baru semalam kami melakukan hubungan suami istri lagi setelah bertahun-tahun, apalagi itu yang pertama buatku setelah Dito pergi ke UK 10 tahun silam.
"tok tok tok Anin kamu tidak apa-apa tidak pingsan kan tolong jawab aku"
"Tidak aku tidak apa-apa sebentar lagi aku keluar" Setelah membeli badan dan memakai handuk aku keluar dengan memakai jubah mandi.
" Apa ada baju yang bisa buat aku pakai"
" Ada aku udah siapkan semuanya" ucap Dito sambil menyerahkan paper bag yang berisi baju ganti beserta baju dalaman buatku.
"terima kasih" ucapku sambil mengambil dan berlalu masuk kembali ke kamar mandi untuk memakai baju setelah merapikan baju dan rambut tanpa make up aku keluar dari kamar mandi ,kulihat sudah ada menu makan pagi dan Dito menunggu di sana.
" Ayo kita sarapan dulu baru kita pulang" kita sarapan tanpa ada obrolan sama sekali.
" Aku minta maaf dengan yang terjadi semalam pastinya kamu menyesal dengan apa yang telah terjadi" ucap Dito Setelah kami menyelesaikan makan pagi kami.
" Tidak ada yang perlu disesali itu sudah kewajibanku mungkin udah saatnya kita memulai kehidupan yang normal layaknya keluarga seutuhnya , layaknya suami istri"
" terima kasih akhirnya kau mau menerimaku seutuhnya" ucap Dito sambil memelukku erat, masih ada kecanggungan yang menyelimuti kami saat berada dalam mobil yang sama untuk perjalanan pulang, untungnya ada Ical yang bisa Dito ajak mengobrol dengan begitu jadi aku sedikit tenang.
__ADS_1
" Kamu istirahat saja di rumah aku akan kembali kerja sekalian menyelidiki siapa pelakunya " kata Dito sambil mengganti bajunya dengan baju dinas.
"sebenarnya saat aku di kamar mandi saat aku hendak keluar aku mendengarkan 2 suara wanita yang satu berusaha mencegah rencana temannya tapi yang satu nekad,aku punya rekamannya, aku akan kirimkan ke ponsel mu serta coba kamu cek CCTV toilet"
"Oke terima kasih infonya aku akan berangkat kerja dulu hati-hati di rumah" kata Dito sambil memberikan kecupan di keningku yang sedang tiduran sebelum keluar dari kamar kami. Di dalam hati aku bertanya-tanya pada diriku sendiri apakah yang sudah kulakukan sudah benar ,apakah Dito tidak akan mengulangi kesalahan untuk kedua kalinya, apakah kami akan tetap seperti ini atau akan berjalan lebih baik, jika aku tidak mencoba dan memulainya maka aku tidak akan tahu Setelah mengambil ponsel dan mengirim pesan bahwa aku hari ini izin tidak masuk kerja aku habiskan hariku dengan benar-benar istirahat total badanku terasa remuk semua.
Aku tidak sangka yang menimpaku semalem akan membawa perubahan 180 derajat dalam hidupku dalam waktu sekejap saja.
tok tok
" Masuk " teriaku pada seseorang yang mengetuk pintu ruang kerjaku.
" Lapor komandan"ucap Ical begitu masuk dan menutup kembali pintu ruang kerjaku.
" Apa Yang kau dapatkan"
" Lapor komandan pelayan yang mengasih minum kepada komandan tidak tahu siapa yang memerintah dia, dia hanya diperintah melalui pesawat telepon dan dibayar melalui uang tunai sama obat yang ditaruh di dalam loker kerjanya sebagai DP dan pelunasannya di janjikan hari ini saya sudah menyuruh orang untuk mengawasinya"
"CCTV udah di cek "
"Udah kemarin hanya satu orang tersangka yang masukkan bungkusan plastik ke dalam loker si pelayan dan seorang itu telah kami periksa dia juga tidak mengenal hanya disuruh orang yang ditemui saat di depan untuk menaruh plastik yang dia kasih ke dalam loker temennya, awalnya dia curiga karena hanya memasukkan bungkusan plastik dikasih uang"
" Ciri-ciri yang mengasih uang gimana "
" Sekarang kamu cek tempat acara semalem tepatnya sesudah istriku masuk siapa yang masuk dan keluar aku pingin tau datanya."
"Sudah ada dua perempuan ini datanya "
" Terima kasih atas bantuannya sekarang kembalilah ke ruangan mu "
" Baik komandan"
" Sepertinya aku harus menemui papi dan mami", ucap Dito sambil berdiri dan berjalan keluar ruangan.
"Saya ada perlu keluar kalau ada yang penting dan mendesak segera hubungi saya"
"Baik komandan " ucap Ical , dalam perjalanan menemui papi di kantornya aku juga menghubungi orang rumah menanyakan keadaan Anin kata bibi yang bekerja di rumah, Anin tidak keluar dari kamar sejak aku pergi dan dengan terpaksa tadi bibi masuk untuk mengecek kedalam ternyata Anin masih tidur,aku sebenarnya kasihan mengingat keberingasan ku semalam seperti harimau kelaparan yang sedang memangsa daging kesukaannya.Maklum sejak ketok palu kebutuhan syahwat ku tak pernah tersalurkan dan baru semalam aku bisa menyalurkan sebenarnya Aku juga bahagia dan senang mengingat Anin tidak marah, tapi perbuatan seseorang yang menjebakku itu juga tidak bisa dibenarkan maka dia juga harus menerima pelajarannya.
" Ada apa mau cari papi , apalagi di jam kantor begini pastinya penting?"
" Apa papi masih ada kerjasama dengan keluarga Indri?"
__ADS_1
" Masih ada beberapa proyek".
" Semalam Indri menjebakku mencampurkan obat perangsang dalam minumanku".
"Apa !"
" Tapi rencananya gagal meskipun baru berjalan separuh".
"Coba jelaskan biar papi tau detailnya "
" Sejak menikah baru semalam aku menghadiri acara berdua dengan Anin , biasanya aku berangkat sendirian makanya rencananya dia tidak bisa berjalan 100%"."
" Bagaimana kamu tahu kalau kamu dikasih obat perangsang ."
" Saat obat itu bereaksi Aku berjalan keluar sambil menghubungi ajudanku tapi ada seorang pelayan yang mengarahkan ke sebuah kamar untungnya sebelum sampai ke dalam kamar ajudanku datang dan membawaku pergi dari sana dan kami memesan kamar sendiri ."
" Terus gimana kamu mengatasinya?"
" Ya sama istrilah Pi."
" Menurut mu apa rencana Indri sebenarnya ."
" Dia ingin menjebakku tidur dengannya, tapi gagal karena keburu ketahuan ajudanku saat orang suruhannya membawa aku ke kamar yang di pesannya juga ada Anin yang mengetahui kondisiku."
" Kenapa kamu yakin kalau itu Indri bisa jadi itu orang lain yang ingin menghancurkan karirmu atau saingan bisnis keluarga papa mama mu."
"Papi lihat dan dengarkan ini" ucapkan seraya menyerahkan ponselku yang berisi rekaman Ani dan gambar rekaman toilet setelah Anin masuk dan keluar.
" Sekarang apa rencana mu."
" Apa bisa papi hentikan kerjasama dengan perusahaan keluarga mereka , sebagai gantinya Aku Yang akan mencarikan pengganti mungkin salah satu cabang perusahaan RR group yang bergerak di bidang yang sama ."
" Kenapa tidak diselesaikan secara jalur hukum saja".
" Terlalu banyak imbas dan resiko kalau melalui jalur hukum, paman dan bibinya sebagai Kapolda akan terbawa , belum lagi karirnya sendiri juga akan kena imbasnya, nama baik keluarga besarnya dan terahkir perusahaannya".
" Bener juga katamu jika kamu hanya mengusik perusahaan keluarganya paling tidak nama baik keluarganya dan karir saudara-saudara yang lain masih aman".
" itu yang kumaksud anggap aja ini hanya sebagai ancaman supaya dia tidak mengulangi kesalahannya."
" Baiklah papi akan urus semuanya kamu tinggal tunggu hasilnya."
__ADS_1
" Terima kasih kalau papi butuh sesuatu aku akan bantu Khalid punya saham di RR GROP bisa membantu papi."