nikah karena di grebek

nikah karena di grebek
41.Kesepakatan keluarga


__ADS_3

" Maaf saya ada janji ketemu dengan nama Ferdito" kata Anin pada pelayanan kafe .


"Oh ibu Anindya" sapa pelayan kafe.


"Iya bener sayang sendiri".


"Sudah ditunggu di ruang privat room nomor 4, di lantai dua Ibu Anin".


"Terima kasih infonya" ucap Anin sebelum melangkahkan kakinya menaiki anak tangga ke lantai dua, setelah berada di depan ruang yang bertuliskan nomor empat Ani menarik nafas panjang sebelum mengetuk pintu.


"Ibu Anindya"sapa laki-laki muda menghentikan Anin yang hendak mengetuk pintu dan menengok ke samping .


"Perkenalkan saya Bharaka Iwan ajudan dari AKBP Ferdito, silahkan masuk" kata Iwan sambil membuka pintu tanpa mengetuk pintu, membuat orang yang di dalam kaget, Anin sempat melihat Dito yang lagi memangku wanita itu dan saling ******* bibir mereka.


" KENAPA tidak mengetuk pintu dulu sih"kata perempuan itu santai sambil turun dari pangkuan Dito, seketika Anin di buat kaget perempuan itu Gisna,Anin berusaha bersikap tenang meski dalam hati nya sempat kaget dan terasa nyeri.


"Maaf saya tidak tahu komandan" jawab Iwan dengan perasaan takut.


"Masuk " jawab Dito datar, berbeda dengan muka Gisna yang bahagia karena Anin melihatnya berbagi air liur dengan suaminya.


"Gimana kabar nya"tanya Dito memulai percakapan.


"Seperti yang dilihat sangat baik sebaiknya kita bicara inti pertemuan kita, Ayah udah cerita semua dan ayah akan membantu mempercepat proses nya" ucap Anin dingin.


"Aku mau proses nya kita jalani sesuai prosedur tanpa campuran tangan ayah " ucap Dito.


"kenapa bukannya lebih cepat lebih baik" ucap Anin.


"Jadi kamu ingin secepatnya menjadi janda biar bisa menikah lagi".


"Jangan suka melemparkan kotoran ke muka orang, saya hanya memikirkan kan jabatan Anda apa kata orang jika seorang calon Kapolres berbuat mesum di ruang cafe apakah tidak mampu anda menyewa hotel" kata Anin tenang tanpa ekspresi apa pun, membuat Dito mencengkram gelas di tangan nya hingga pecah.


"Sayang tangan mu berdarah" cemas Gisna tapi di abaikan oleh yang bersangkutan.


"Berikan no ponsel mu biar kita bisa saling menghubungi jika semua proses berjalan" ucap Dito sambil membuka ponselnya.


" Ini foto copy persyaratan nya dan ini kartu nama pengacara saya, saya melimpahkan semua urusan nya pada pengacara saya" ucap Anin karena Anin sudah mengumpulkan persyaratan. Setelah dipertimbangkan ahkirnya dengan sangat terpaksa tadi Anin menemui mantan Dewi yang katanya seorang pengacara,tapi sayang malam ini tidak bisa ikut bertemu karena sudah ada janji makan malam bersama klien nya yang lain dan ternyata sangat berguna meski hanya kartu nama nya saja yang mewakilinya saat ini.


"Jadi kamu sudah menunggu momen ini" ucap Dito.


" Apa menurut anda saya tidak ingin hidup normal dan berkeluarga"tanya balik Anin.


🎼🎼 Khalid is calling


"Assalamualaikum sayang".


"Waalaikumsalam ganteng".


"Kok belum pulang-pulang"


"Iya sebentar lagi selesai pulang tunggu di rumah ya"


"Oke Bunda assalamualaikum"


"Waalaikumsalam ganteng" ucap Anin sambil menutup sambungan telponnya.


"Sepertinya tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi"ucap Anin hendak berdiri.

__ADS_1


"Ada " ucap Dito mencegahnya berdiri.


"Apa lagi bukan Kamu sudah bertemu ayah dan akan mengahkiri semua ini secara baik baik ".


"Iya tapi ada yang harus kita bahas "ucap Dito.


"Emang nya apa yang perlu kita bahas, tidak ada kamu yang pergi dengan sakit hati mu tanpa bertanya apa apa pada ku, jadi bersikap lah tetap seperti itu "ucap Anin .


"Siapa yang tidak kecewa kamu lalai menjaga calon anak kita " ucap Dito.


"Aku tidak lalai hari itu niat ku ketemu Gisna hanya memperingatkannya supaya tidak menggangu ayah, aku yang tidak dalam keadaan siap di dorong secara tiba tiba wajar aku kaget dan terjatuh" mendengar kalimat Anin sontak Dito menatap tajam Gisna.


"Aku aku hanya emosi sesaat dan spontan mendorong mu tidak ada niat lain" ucap Gisna terbata-bata.


"karena sudah tidak ada yang perlu di bahas, saya permisi assalamualaikum"kata Anin sambil berjalan keluar meninggalkan Dito Dan Gisna.


"Tingkahnya udah seperti Oma dulu sombong" kata Gisna, tidak di tanggapi siapa pun.


"lebih baik kau pergi dari sini" usir Dito pada Gisna.


" Tapi"potong Gisna.


"Iwan bawa keluar perempuan ini" ucap Dito memerintah ajudannya.


"Siap laksanakan komandan" ucap Iwan semangat.


"Saat kamu buka pintu apa yang kamu lihat tadi" ucap Dito lesu


"hmmm" Iwan sendiri juga bingung untuk mengutarakannya .


"Katakan saja apa yang kulihat tidak perlu takut padaku" ucap itu kali ini lebih tenang.


"SIALAN "umpat Dito sambil menendang kaki meja di depannya.


"Kamu tahu hubungan perempuan tadi dengan calon mantan istriku" Iwan yang mendengar ucapan Dito hanya menggeleng. Iwan mengikuti Dito sejak SK Dito diangkat menjadi calon Kapolres turun jadi Iwan tidak mengetahui orang-orang dari masa lalu Dito.


"Perempuan yang tadi mencium ku adalah kakak angkat mantan istriku" ucap nya membuat Iwan bengong tak percaya.


"Dan dia juga yang secara gak langsung menyebabkan calon anak komandan .."


"Iya bener kata mu dan aku baru mengetahuinya" ucap Dito memotong kata-kata Iwan.


" Jujur dari pada polwan Indri dan Gisna secara sekilas saya melihat lebih baik calon mantan istri komandan , kenapa tidak dipertahankan dan saling memaafkan dan memulai dari awal" Ucap Iwan.


Gila umpatku dalam hati begitu keluar dari ruang privat room yang di sewa Dito hampir enam tahun kita tidak berjumpa hanya fisik nya lebih baik tapi kelakuan nya tambah tidak punya akhlak.


"Anin udah acara janji ketemu temennya " seru Andreas ketika melihat aku turun dari lantai dua.


"Udah gimana dengan dirimu udah selesai ketemu temanmu" ucapku.


"Udah mereka tadi teman waktu caos dulu, karena udah pada berkeluarga jadi ga bisa lama-lama kita ngumpulnya " ucap dokter Andreas.


" Jadi mau nebeng aku " tanyaku.


" Jadi dong aku mau ketemu Khalid " ucapnya.


Sejak pertemuan ku dengan Dito malam itu kami tidak pernah berjumpa lagi, hingga sebulan kemudian pengacara ku menghubungi ku kalau Dito menghubunginya bahwa kami di mintak menghadap Kepada Kepala Satuan Kerja (Kasatker), untuk menjalani pembinaan pasangan suami istri yang ingin bercerai, kembali dibina secara mendalam agar rukun kembali ,istilah mediasi supaya kami bisa rujuk kali ini aku di dampingi pengacara yang katanya duda tanpa anak.

__ADS_1


"Dari awal aku udah memberi tawaran buat kamu supaya prosesnya lebih mudah minta tolong Ayah, kamu ngotot ingin mengurus prosedur prosesnya secara sendiri tanpa bantuan ayah , tapi sikapmu bukan mempermudah prosesnya tapi malah mempersulit" kata ku marah karena selama pembinaan Dito mengakui kesalahannya jadi aku di tekan untuk memaafkan nya.


"Emang aku tidak tahu sejak pertama bertemu denganmu tadi pengacaramu selalu mencuri pandang denganmu" ucap Dito tak suka.


"Apa urusannya denganmu kalau pengacara aku mencuri pandang denganku, toh itu bukan tindakan asusila seperti yang kamu lakukan mesum di dalam cafe" ucapku kesal.


"kamu cemburu" tanya Dito.


"kalau aku cemburu Aku tidak akan menerima baik tawaran untuk bercerai. Jadi mari kita permudah perceraian kita jangan banyak sandiwara karena awal kita menikah udah banyak sandiwara yang kita buat" ucapku kesal.


"Gimana prose prosedurnya lancar"sapa Andreas yang menemui ku di halaman parkir.


"wow janda mu ternyata ditunggu ya" ucap Dito sambil berdiri di sampingku.


"Bagus dong jadi aku tidak perlu berlama-lama menjadi janda ,tinggal menunggu masa Iddah ku selesai aku bisa menempuh hidup baru lagi" ucapku menantangnya.


"kau" gram Dito.


"Kenapa salahku dimana jika mengharapkan lelaki yang lebih baik darimu . 6 tahun waktu yang lama ada orang baru yang datang ada juga orang lama juga yang pergi" ucapku sebelum pergi meninggalkan Dito sama ajarannya.


" KAU" marah nya.


"pak "cegah ajudan Dito.


"Aku ingin kau cari siapa saja lelaki yang dekat dengan istriku beberapa tahun terakhir ini" kata Dito sambil masuk ke dalam mobil.


"Tapi itu kan ilegal" tolak Iwan.


"kalau gitu kau cari saja detektif swasta" perintah Dito.


"Dalam keterangan kemarin di perkebunan Anin tinggal dengan banyak orang, tapi di situ tidak dijelaskan datanya dengan siapa aja umur berapa profesinya apa " ucap Dito.


"Tapi kan komandan kemarin cuma pemerintah untuk mencari tahu siapa siapa penghuni perkebunan dan peternakan aja tidak lebih dari itu, jadi saya hanya memberitahu nama atau jenis kelamin.


Saran sayang jangan dipersulit pak jika mantan istri anda mengadu sama ayahnya bukankah tidak baik buat karir bapak" ucap Iwan.


"Aku tidak peduli dengan karirku, kalau aku hancur Anin juga hancur" ucap Dito.


"kenapa komandan harus hancur bukan kata komandan Udah tidak ada rasa buktinya hampir enam tahun berpisah baik-baik saja, bukan itu yang sering komandan tegaskan" ucapan Iwan berhenti saat bunyi ponsel Dito.


🎼🎼 mami calling


"halo ada apa mi"


"Gimana pembinaannya lancar di acc permohonan mu untuk bercerai" tanya mami.


"Kenapa mami sangat mengharapkan perceraian ku"


"Soalnya keluarga besarnya Indri sudah mendesak supaya hubungan kalian segera diresmikan" ucap di seberang telepon.


"Aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Indri dia aja yang selalu menempel padaku mami jangan ikut campur urusan keluargaku" ucap Dito menahan kesal terhadap maminya.


"Tapi Dito bukan keluarga kita telah buat kesepakatan" ucap mami.


"Itu kesepakatan keluarga mami dengan keluarga Indri bukan dengan aku selama ini aku hanya diam" ucap Dito.


" Tapi Dito tidak bisa begitu ".

__ADS_1


"kalau mami terus memaksa jangan salahkan aku pergi dari hidup mami, mami orang baru dari hidupku mami tidak ada di waktu aku masih kecil tidak ada di waktu aku hidup dalam kebimbangan. Kenapa sekarang mami ikut campur hidup ku, sekarang urusanku biar aku yang urus mami urus keluarga mami sendiri " katak Dito sebelum mematikan ponselnya.


__ADS_2