nikah karena di grebek

nikah karena di grebek
68. Extra part Anin&Dito


__ADS_3

"Ditoooooo" teriak Anin dari kamar mandi Dito yang masih tertidur karena baru pukul 4 pagi, langsung bangun dan berlari ke kamar mandi saat dia masuk nampak Istrinya sedang bertolak pinggang dengan menatap tajam kearahnya.


"Ada apa sih Bun baru juga adzan subuh udah teriak" ucap Dito sambil mengucek matanya.


"Kemarin aku bilang jangan dulu kamu maksa sih, benar kan dugaan ku" gerutu Anin sambil berjalan keluar kamar dengan di ikuti Dito dari belakang.


"Ada apa sih " tanya Dito bingung ikut duduk di samping Anin.


" Lihat ini kelakuan mu kemarin pas ulang tahun Nanda yang setahun" ucap Anin sambil meletakkan sesuatu di tangan Dito.


Dito seketika mengingat kejadian kira-kira sebulan yang lalu saat semua orang berkumpul di rumahnya merayakan ulang tahun Nanda yang setahun . Saat Nanda tidur di kamar papi maminya Dito itu membuat dia memiliki kesempatan berduaan dengan Anin ,dengan bujuk rayunya Anin yang awalnya menolak karena masa subur dan belum KB juga tidak ada ****** pun luluh menuruti kemauan dan Dito berjanji akan mengeluarkannya di luar.


" Mana janjimu katanya dibuang di luar"omel Anin.


"Hehe maaf khilaf,kan udah terjadi kita syukuri saja itu rejeki sayang gak boleh di tolak " bujuk Dito lembut berbeda dengan pernikahannya yang pertama dulu Dito yang sekarang lebih sabar menghadapi Anin jika istrinya itu lagi marah atau kesal padanya.


" Aku bersyukur siapa bilang aku tidak bersyukur aku senang aku bahagia masalahnya Nanda baru berumur setahun bulan lalu" ketus Anin yang tiba-tiba saja menangis membuat Dito bingung.


" Udah dong jangan menangis kasihan dedeknya kalau Bunda nangis tar dedeknya ikut nangis " bujuk Dito.


"Bodo " ucap Anin sambil masuk ke dalam kamar mandi dengan membanting pintu.


Haha tawa Dito dalam hati semua rencananya berhasil, saat Anin datang masa menstruasi Dito langsung browsing tentang kehamilan dan masa subur wanita. Dito sengaja membuat istrinya melupakan KB dan membuang stok kondomnya mengingat iya ingin memiliki seorang anak lagi sebelum istrinya genap 40 tahun 2 tahun lagi.


Saat ini usia Dito genap 40 tahun dan istrinya sebentar lagi umurnya genap 38 tahun.


"Kenapa mukamu di tekuk gitu " tanya mama Arin pada Anin yang lagi menjemput Khalid dirumh neneknya itu.


"Anin hamil " ucapnya lirih.


"Allhamdullilah nambah cucu lagi "ucapnya senang.


"Tapi Nanda masih terlalu kecil ma kasihan " .


"Jalani saja pasti kamu bisa mama percaya putri mama ini wanita kuat , dengan bertambahnya anak kamu jadi lebih kuat mengikat Dito buat dia bertekuk lutut padamu" ucap mam.


" Siapa yang mau di buat bertekuk lutut ma" ucap papi Damar yang tiba-tiba muncul.


"Dito anakmu akan dibuat bertekuk lutut sama putri ku "ucap mama Arin.


"Dia kan sudah buncin akut sama kamu mbak sekarang . Mbak ingat gak waktu pergi liburan bertiga ke perkebunan tanpa mas Dito karena dia lagi dinas ke Denpasar " ucap Dino.

__ADS_1


"Iya ingat tiap hari telpon dan video call " ucap ku.


"Itu sudah ku tahan mbak kalau aku gak tahan bisa setiap jam hubungin kamu" ucap Dino membuat ku malu mendengarnya.


"Haha iya sekarang tidak bisa jauh -jauh dari kamu" ucap papi.


" waktu aku ajak menghadiri acara nikahan salah satu anak anggota dewan kenalan papa aja dia gak mau alasannya kamu ga ada teman Khalid sama kakek Akas dan Nanda sama kakek Angga , emang kamu anak kecil yang takut di tinggal sendiri apa" ucap papa.


"Lagi bahas apaan sih "kata Dito yang baru muncul sambil menggendong Nanda.


"Nggak bahas apa-apa " Jawa Anin cepat.


" oh Nanda cucu kakek sudah pintar jalan sekarang " ucap papa saat melihat Nanda berjalan dengan tertatih ke arahnya .


" Ternyata capek juga ya"keluh Dito.


" Ya emang gitu apalagi kecilnya Khalid" ucap Dino sengaja karena setiap membahas Khalid ,Dito akan lebih sensitif karena merasa bersalah.


" Ngapain membahas aku" ucap Khalid yang baru muncul dari halaman belakang tempat beberapa arena permainan.


" Khalid kecil tidak mau diam lebih aktif daripada Nanda tapi saat sudah dewasa sedikit pendiam" ucap Dino.


" Ko sedikit pendiam sih Om pendiamnya" ucap Khalid.


" Khalid kalau punya adik lagi mau gak " ucap mama Arin membuat semua mata yang di situ menatap ke arah Anin kecuali Dito.


"Mau tapi cewek nggak mau cowok lagi" ucap Khalid.


"Mbak Anin hamil" ucap Dino.


"Benar papa mau nambah cucu lagi" ucap papa, ucap mereka bertiga secara bersamaan dengan kalimat yang berbeda.


"Hehehe iya" jawab Anin malu karena Nanda masih kecil.


" Hahaha dekat sekali jaraknya gaspol terus ya Mas ga bisa di bikin kendor"ledek Dino pada Dito .


"Syirik aja loo " sinis Dito.


"Haha yang kamu siapa yang sensitif siapa" uca Dino melihat Tingkah Dito.


"Tapi Nanda masih kecil gimana dong " ucap Anin.

__ADS_1


"Nggak perlu kuatir ada kami yang siap menjadi pengasuh buat Nanda" ucap Dino.


" Daripada lu ngasuh anak orang gw sana cari istri umur 25 tahun nggak punya gandengan sama sekali" ucap Dito.


"Santai aja kali mas, mas sendiri juga dulu nikahnya umur 30 tahun baru ketemu mbak Anin" ucap Dino.


"kalau di usiamu yang 26 ini sudah ada yang cocok segera papa lamar kan nggak usah nunggu umur 30 kayak kakakmu, kasihan anaknya ntar" ucap papa.


" kenapa dengan anaknya" protes Dito.


"Maksud papa coba kamu nggak bikin ulah di saat umur 40 ini anakmu pasti sudah 3, udah pada balita bukan sekarang masih ada yang di dalam perut . Nanti anakmu ABG kamu sudah tua" ledek Dino.


" Aku itu rajin olahraga suka makan makanan sehat meskipun umurku sudah tua penampilanku nggak bakal kalah sama yang muda, buktinya kalau aku jalan sama kamu dikira seumuran padahal umur kita beda 15 tahun" ucap Dito.


" Hahaha mereka aja yang pada rabun" ucap Dino.


"Tapi bener lo Om , ayah sama om kalau jalan berdua nggak ketahuan umur kalian 15 tahun pasti mereka kira 2 lantai 3 tahun" ucap Khalid.


"Tuh dengar anakku aja bilang kayak gitu padahal anak kecil tuh ngomong sesuai fakta sesuai yang dia lihat" ucap Dito.


"Aku bukan anak kecil Ayah umurku sudah 9 tahun lebih" protes Khalid.


Membuat Dito nyengir dia lupa Putra sulungnya tidak suka dibilang anak kecil.


" Iya maaf ayah lupa Khalid sekarang sudah dewasa udah punya adik mau dua" ucap Dito.


"Emang kalau sudah periksa ke dokter?" tanya mama Arin.


"Karena itu mah kami ke sini mau menitipkan anak-anak" ucap Dito.


"Kamu itu ya mas anak-anak itu kamu titipkan di sini dari sore, sekarang datang kirain mau jemput gak tahunya malah menambah jam nitipnya" keluh Dino.


" Ya udah sana pergi biar cucu-cucu papa di sini jangan dibawa ke rumah sakit banyak kuman,nggak usah di dengarkan adikmu " ucap mama Arin


" Iya sana pergi aja lagian hari libur begini mau ngapain Kalau nggak main sama cucu, sebentar lagi juga Dini ke sini sama anaknya" ucap mama.


"oh no jangan-jangan mau nitip anak juga tuh mah" ucap Dino.


" ya nggak apa-apa biar rumah papa da mama ramai cucunya pada ngumpul semua di sini " ucap mama.


" Aku yang tidak bisa menikmati liburanku pasti mereka entar bikin ulah semua, aku pergi aja lah nongkrong sama temen-temen " ucap Dino sambil berjalan ke kamar.

__ADS_1


"Haha makanya nikah " teriak Dito.


__ADS_2