
"Ayo masuk "ajak Suter Nuri,saat ini aku dan Ria menghadiri acara lamaran /tunangan Suter Nuri dengan Bima.
"mewah mbak lamarannya"kata Ria.
"ini permintaan ibu biar ga malu sama keluarga mas Bima,kan keluarga mas Bima keluarga berada "kata mbak Nuri.
"Emang calon dan mertua mbak kerja apa"tanya Ria,yang aku tahu Bima hanya adik ipar mas Dwi ga lebih.
"mas Bima polisi sedang ibunya dokter spesialis kandungan bapaknya Wakapolda Jakarta Selatan " ucapnya.
"woo mantep,ada saudara lagi ga" ucap Ria
"cuma punya Kakak perempuan seumuran ku"
"ko murung"tanyaku
"belum nikah ,pusing nikah,giliran dah mau lamaran ,pusing biaya nikah" keluhnya.
"Nikah biaya seadanya ,jangan dibikin mewah kalau ga ada" saran Ria.
"Tar ibu malu sama keluarga mas Bima"katanya lirih.kami berbicara di kamar mbak Nuri,tadi setelah masuk mbak Nuri mengajak kami masuk kamar,katanya hanya kami berdua yang di undang,teman kerja nya.
"sekarang begini menuruti malu tar mbak Nuri yang repot,kalau sampai pinjem hanya buat pesta sayang"kataku.
"maaf mbak ni ya,seandainya pinjem buat hajat tar di kembalikan pas habis hajatan,ya kalau dapat nya sesuai kalau ga.kalau seandainya yang mbak undang mikir nya,si Nuri nikah ma orang kaya pasti hajatan di biayai pihak laki ngapain nyumbang gede gede ,gitu gimana mbak"kata kata Ria mbuatku ingin ketawa tapi aku tahan,ini yang aku suka dari Ria kalau bicara apa adanya tapi juga ga mengenai.
"Tar coba bicara Ama orang tua mbak Nuri dan calon mbak dulu" setelah proses lamaran dan di tetap kan pernikahan tiga bulan lagi,yang mirisnya keluarga Bima keluarga berada tapi malah menekan keluarga Nuri.mereka akan membatu menyewakan gedung selebihnya di pasrahkan pihak mempelai wanita .
"kamu ko disini "kata mas Dwi,sambil menyamperin aku yang lagi makan sama Ria.
"Aku ga nyangka ya ,keluarga istri mas kaya gitu tanpa melihat kemampuan calon besan nya" ucapku .
"maksud mu"
"Aku kasih tau mas Nuri itu hanya seorang perawat,dia bekerja buat menyekolahkan adiknya,ibunya hanya penjahit bapaknya satpam,kaya bapak,adiknya baru menjadi arsistek junior kalau ditekan buat biayai pesta dengan undangan segitu apa mampu ga mungkin nikah di gedung menu ala kadarnya"kataku.
"Aku baru tahu pembicaraan ini,coba tar aku bicara sama istriku"kata mas Dwi sebelum pergi.
"kenal "
"iya ,dulu waktu aku kecil suka di titip kan sama ibunya jadi kami tumbuh bersama dia dah aku anggap kakak ku juga"
"Tapi gimana dia bisa masuk keluarga yang....matre "kata ria kata terahkir diahkiri bisikan
"ga tau aku itu "
"mbak kenal istrinya "
__ADS_1
"sebatas kenal tapi ga terlalu akrab,soalnya istrinya pernah cemburu sama aku"kataku lirih. Kami bercerita sampai acara selesai dan Senen nya sesuai rencana aku mulai mengurus semua keperluan,beruntungnya tanpa perlu antri semua di permudah ga tau apa yang ayah dan Dito yang lakukan gak sampai seminggu sudah siap.
"semua sudah beres tinggal nugu tanggal sidang"kata Dito ,kami baru joging bersama ada, Alex,Rinda,putri ,Denis,Arga,Galang ayu,dan Indri ikut bergabung.
"bagus,berati tinggal saling mengenal kepribadian kita tar gw perlu menghapal tentang Lo ,Lo juga harus hafal tentang gw"
🎼🎼 ponsel Dito
"apa kampret"
"assalamualaikum bukan kampret"seperti kenal dengan suara itu.
"gw baru lamaran Lo kapan nyusul gw"iya gw ga salah gw kenal suara itu,ahkir nya aku intip yang Vidio call denga Dito.
"Bayu sayangggg"teriakku membuat Dito langsung melihat ke arahku
"hallo princess ,ko princess sama kunyuk itu sih" kata Bayu.
"kami lagi joging ngapain sih ,Lo kenal Anin"tanya Dito.
"ya kenal lah dia kan adik bontot gw,Lo lupa dia,dia cinta pertama Lo"kata Bayu kencang sambil ketawa dan Dito langsung mematikan ponselnya dan melihat ke arahku,apa tadi Bayu bilang cinta pertama,apa gw cinta pertama Dito gitu.
"Lo yang suka ngintilin Bayu dulu"tanya Dito sambil mengamati gw dari atas sampai bawah.
"Lo masih suka komunikasi sama Bayu"
"masih tapi dah gak sering maklum Bayu kan sibuk,apalagi sekarang bantu megang pabrik gula keluarga raksa gitu" ucapku.
"Cuma om Raffi itu juga dia nikah sama mbak Ika".
"keluarga yang lain".
"ga sama sekali"kataku.
"ada pa sih "
"ga pa pa,Lo ga ingat gw"karena aku gak ingat jadi aku cuma menggeleng kan kepala.
"gw Dito vokalis band nya Bayu"katanya ,membuatku seketika teringat cowok tengil,tinggi kurus,muka berjerawat tapi suaranya bagus,sekita aku menutup mulutku ga percaya,aku kenal dia dari aku masuk SMP,karena pulang sekolah suka dijemput Bayu,hingga Bayu lulus SMA dah ga pernah ketemu lagi.
"ko beda"kataku
"tambah cakep ya"katanya sambil menarik turun kan alisnya .membuatku pura pura muntah ga mungkin aku akui tambah cakep tar tambah besar kepala.
"Lo tau Bima tiga bulan lagi nikah"kataku mengalihkan pembicaraan
"tau dia juga lagi repot bantu calon istri nya ngurus surat surat,tapi ga serepot gw sih"cengir nya.
__ADS_1
" parah kasihan keluarga ceweknya"
"Emang kenapa "
"mereka mau resepsi mewah tapi merak cuma membantu menyewakan gedung semua di limpahkan pada pihak wanita.Padahal mbak Nuri cuma perawat,bapaknya satpam,ibu nya penjahit,dan adiknya arsistek junior di Raksa konstruksi,gak kasihan mereka" ucap ku.
"ya bilang aja ga mampu,bereskan" ucapnya.
"Masalahnya mbak Nuri dah 35 tahun jadi orang tuanya ngebet mau nikahkan putrinya yang dah membiayai kuliah adiknya "
"Ternyata kamu orangnya mudah kasihan ya "
"begitulah kadang orang kaya tapi gak mau modal ".
"pas lamaran aku juga ketemu mas Dwi ya dah aku bilang aja kondisi keluarga mbak Nuri"
"kata Bayu,sejak bapak meninggal mas Dwi pulang cuma saat lebaran doang,sepertinya juga disetir keluarga istrinya "
"terus kita nikah gimana "kataku
"terserah kamu,aku ngikut"
"aku pingin sederhana ,ga sah ngundang banyak orang,tapi aku juga pingin bantu mbak Nuri"kataku lirih.
"Bantu aja,tentang pernikahan kita Pake ini"kata Dito sambil menyerahkan ATM kepadaku.
"ini"
"itu hasil usaha ku bersama Bayu,dan kontrakan di malang ,sejak aku masuk akpol rumah kakek nenek dirombak jadi kontrakan sama papi,dan hasil nya buat aku"
"banyak ga"
"ga tau yang ngisi selain Bayu,kadang papi juga ngisi ,aku tahu dari m.banking "
"kalian dari tadi ngobrol berdua kita lihat kayanya serius,lagi merancang masa depan ya" goda Arga.
" Iya doakan lancar tar kalian tinggal terima undangan gw" kata Dito,membuatku kaget.
"yang bener selamat teteh"kata ayu,hanya ayu yang ngucapin
"wahhh kalah sebelum bertempur gw "kata Galang
"nasib wajah pas pasan "kata Arga
"yang bener mas "kata putri
"patah hati deh gw"kata Rinda
__ADS_1
"padahal gw duluan yang pedekate "kata Indri,omongan mereka cuma aku jawab senyum canggung dan wajah datar Dito.
"ayoo kita cari sarapan "kata Denis memecah kecanggungan yang terjadi