nikah karena di grebek

nikah karena di grebek
58. Memperbaiki


__ADS_3

Gila seperti perawan tua yang dipaksa menikah saja apa ayah lupa aku seorang janda bukan perawan tua lagi, gerutu Anin sambil mengemudi mobilnya menuju rumah sakit.


Aku harus membuat Anin mau menikah dengan ku tapi bagaimana caranya, kalau bisa secepatnya sebelum peresmian jabatan baru monolog Dito.


tok tok "masuk "


"Ada yang ingin bertemu dengan dokter dan sudah menunggu "


"siapa Ya sus"


"wali dari pasien atas nama Gisna "


"silakan suruh masuk aja"


"gimana kabarnya Anin sehat" sapa Tante Siska mama Gisna begitu masuk ruangan Anin.


"baik tante silakan duduk, apa yang bisa aku bantu buat tante"


"Tepat sekali sepertinya kamu tahu tujuan tante mencari mu"


""kita terakhir ketemu 9 tahun yang lalu saat opa meninggal dan sejak itu kita tidak ada komunikasi lagi nggak mungkin tante mencariku kalau tidak ada keperluan"


"Tante hanya bekerja menjadi dokter umum di klinik kecil, sedang Gisna kerja juga habis pendapatannya buat memenuhi gaya hidupnya apa bisa Anin memberi keringanan pada biaya rawat Gisna"


"Apakah sudah ada hasilnya mengenai kondisi Gisna lebih lanjut tante soalnya semalam yang aku tahu Gisna harus CT scan dulu"


"Tante belum tahu karena Tante belum ketemu sama dokter, tapi pengobatan buat pendarahan otak itu biasanya membutuhkan biaya tidak sedikit mau operasi maupun tidak"


"Baiklah Tante aku tidak berjanji tapi akan ku usahakan ,minimal akan ku usahakan biaya keringanannya syukur-syukur kalau bisa digratiskan"


"terima kasih Tante mau ke ruang rawat Gisna dulu ".


Aku tidak bisa mengambil keputusan sendiri bisa saja aku mengcover biaya gisna memakai dana pribadiku atas dasar kemanusiaan tapi kembali pada keluargaku apa keluargaku mau mengingat kejadian terakhir Gisna yang hampir mencelakaiku hingga aku harus melahirkan Khalid di saat umur Khalid di kandungan belum saatnya di lahir kan.


Hari ini sehabis makan siang aku harus menghadap Bapak Kapolri , jadi aku putuskan sehabis dari rumah Anin aku menemui mama Arin dan papa, semoga saja mereka belum berangkat ke kantor atau paling tidak mama Arin di rumah tidak ada kegiatan di luar.


"ayo sini sarapan dulu kita lagi sarapan bersama" sambut mama Arin saat melihatku masuk ke dalam ruang makan.


"aku udah sarapan di rumahnya Anin tadi mah sebelum mengantarkan Khalid ke sekolah"

__ADS_1


"sepertinya gencar juga kamu Mas mendekati Mbak Anin"kata Dino, membuat Dito tidak menjawab hanya mendengus.


"kalian ini ya sudah pada tua juga masih nyindir"


"bukan nyindir Mam tapi fakta ada yang nyesel setelah tau kejadiannya" kali ini giliran Dini.


"Adikmu ada yang melamar rencananya malam minggu ini keluarga pihak laki-laki mau ke sini" kata papa .


"aku usahakan datang pa"


"Ada perlu apa pagi pagi sudah ke sini pasti ada yang di mau"


"Anin di paksa menikah gara-gara sang bibi sempat salah paham kepadaku dengan Anin kemarin"


"salah paham gimana" tanya papa, akhirnya aku ceritakan semua dari kami yang berbisik saat bicara hingga dituduh berbuat zina,


"Haha mas mas dulu nikah karena terpaksa masa sekarang juga mau nikah lagi dengan terpaksa dengan orang yang sama lagi"kata Dini.


"kalau yang sekarang sih Mas nggak terpaksa tapi dengan senang hati tapi masalahnya banyak saingannya"


"oh ya siapa sainganmu" tanya Dino penasaran.


"kira-kira Mbak Ani pilih yang mana"


"kalau ayah Akas meskipun dia tidak suka padaku tapi lebih condong setuju memilihku katanya hanya aku yang bisa menerima Khalid apa adanya, meskipun semua laki-laki itu sayang sama Anin dan Khalid tapi kan sayang ayah kandung berbeda dengan ayah sambung"


"wah berarti peluangmu lebih besar dong Mas"


"iya sih semoga Anin mau memilihku lagi tapi aku penasaran tentang kejadian yang menimpa Anin saat melahirkan Khalid," semua yang di meja makan langsung diam, membuat Dito penasaran.


" bener masih ingin tahu siap mendengar ceritanya" kata Dini.


"iya tolong ceritakan ada apa di balik kelahiran Khalid"


"kami tidak tahu persisnya gimana tapi intinya hari itu hari meninggalnya opanya Anin mereka semua datang ke Bandung menghadiri acara pemakaman , kata Ayu yang saat itu menjadi saksi mata katanya anak dari mantan istrinya Akas mendorong Anin hingga menabrak meja yang ada dibelakang Anin dan mengakibatkan Anin pendarahan dan harus segera dilaksanakan operasi sesar padahal usia Khalid baru 34 Minggu, dan akibatnya Anin 3 hari koma dan Khalid harus dirawat NICU selama sebulan " cerita mama Arin.


"Gisna "


"Ya itu nama yang Dewa sebut, Dewa berencana melaporkan kejadian itu tapi mbak Anin dan Ayahnya ga mau bikin laporan katanya yang penting sehat semua dan karena Khalid sehat ahkirnya ga jadi bikin laporan, padahal buktinya sudah cukup kuat karena rumah opa semua ruangan dilengkapi CCTV " jelas Dino.

__ADS_1


"Gara gara nyari bukti dang ngurus kejadian itu ahkirnya Dewa dan Ayu cinlok hihi"kata Dini sambil tertawa kecil.


"jadi karena itu Ayah takut kalau Anin menikah dengan selain aku Anin dituntut mempunyai anak lagi katnya ayah masih sedikit trauma "


"Ya wajar sih Akas trauma dia hanya punya Anin" kata papa .


"kita berangkat dulu ma"kata papa yang berangkat bekerja dengan Dino, Setelah Dino dan papa berangkat baru Dini dan sekarang tinggal aku dan mama Arin yang di rumah.


"kenapa tidak ada yang memberi tahu kepada aku ma "


"Saat kamu berangkat Anin bisa aja merahasiakan kandungannya tapi dia menceritakan kepada mama dan Dini saat itu , berati Anin tidak ada niat membunyikan dari siapapun termasuk kamu begitu pun kami, yang kami lakukan hanya menjawab jika kau bertanya tapi setelah kau pergi dan meninggalkan Indonesia kau tidak pernah menanyakan kabar Anin atau kami keluargamu jadi mama bertanya kamu yang tidak mau cerita atau kamu yang menutupi mata dengan pendengaran mu tentang kami"


"Aku selalu menanyakan kabar kalian pada mami dan mami bilang kalian baik baik saja tapi kalian tidak ada yang menanyakan kabar ku di UK "


"meski kami tidak menanyakan kabarmu tapi kami tau keadaanmu bahkan pergaulan mu disana bagaimana, saat kau memasukkan perempuan di apartemen mu kami juga tau"


"maksudnya mama dan papa "


"iya kami memata-matai kamu karena papa rasa kamu sehat jadi kami tidak pernah menghubungi kamu,kami juga tau beberapa kali mami dan papi mu menjenguk mu"


Dito yang selama ini merasakan papanya hanya memikirkan keluarga barunya tanpa memikirkan dia sekarang dia tau, meski papa tidak pernah menanyakan kabarnya tapi papa selalu mantau diam diam.


" gimana kabarnya mami mu sekarang "


" Sejak aku bercerai aku jarang menghubungi mami paling sesekali bertanya kabar dengan Rain"


"kenapa "pancing mama Arin.


"mami selalu berusaha menjodohkan aku dengan anak teman temannya, kalau gak gitu memaksaku membantu mengurusi bisnis papi "


"dan kamu tidak tertarik dengan semua itu makanya kamu menjauh pelan-pelan"


"iya"jawab Dito sambil mengangguk kecil.


"perbaiki hubungan keluarga dengan mami Dan papi mu bagaimanapun mami orang yang melahirkan mu, kamu juga punya anak pasti akan tahu rasanya jika anakmu menjauh uh darimu"


"iya ma akan ku usahakan"


"

__ADS_1


__ADS_2