nikah karena di grebek

nikah karena di grebek
65. Berlibur bersama.


__ADS_3

Aku merasa ada sebuah tangan yang menempel di kening ku mungkin berniat mengukur suhu badanku.


" Kamu pulang" tanyaku pada Dito yang sedang duduk di pinggir ranjang kami.


" kata bibi kamu tidak keluar seharian aku baru ada acara di luar jadi mampir melihat keadaanmu."


" Aku tidak apa-apa hanya kecapean."


" Maaf pasti gara-gara semalam."


"Tidak apa-apa " jawab ku jujur aku malu sendiri jika mengingat yang semalam.


" Indri pelakunya aku sudah minta papi untuk menghentikan kerjasama dengan pihak keluarganya, aku berharap dia bisa sadar .Aku tidak mau mengambil jalur hukum karena dampaknya begitu banyak."


" Aku tahu nggak masalah buat aku yang penting cukup beri pelajaran ,lagian ini kesalahan dia tidak adil kalau keluarganya juga harus menanggung."


"Aku juga berpikir begitu jika ambil jalur hukum semua keluarganya akan berdampak dan nama baiknya pasti juga akan tercoreng, paling tidak tindakanku ini tidak akan diketahui orang dan tidak mencoreng nama baik keluarganya."


" Aku terserah padamu saja Yang penting dia tahu perbuatannya itu salah."


" Kamu mau makan sesuatu aku bisa ambilkan untukmu ."


"Tidak usah terima kasih sebaiknya kamu kembali bekerja jangan korupsi waktu" usirku.


" Aku akan kembali bekerja setelah memastikan kamu memakan makan siangmu."


" Baiklah ayo kita turun dan makan di bawah aja."


" Sebaiknya kamu ajukan cuti jauh jauh hari, kalau aku aku bisa mendadak cuti."


" Baiklah nanti aku akan diskusi sama Ical kira-kira bulan depan tanggal berapa waktuku yang sedikit longgar."


Kami makan sambil ngobrol membahas tentang rencana liburan bersama Khalid setelahnya Dito kembali ke kantor lagi.


"Sudah siap kalau sudah Kita berangkat sekarang."


" Ayo " ucapku , malam ini keluarga pihak Indri mengajak bertemu secara kekeluargaan setelah tempo hari keluarga Indri ditegur oleh papi dan kerjasamanya dibatalkan secara sepihak.


"Ayo Khalid kita pergi ke rumah Eyang."


Sesampai di sana kita langsung disambut eyang yang menugu di luar rumah.


" Ko nunggu di luar sih Eyang" tegur Dito.


" Aku tidak menunggumu aku menunggu cicitku" ucap Eyang.


" Aku datang Oma" seru Khalid heboh dan lansung mendorong kursi roda eyang masuk dalam rumah.

__ADS_1


Kedatangan kami tidak hanya disambut keluarga Dito ,nampak Indri juga ada bersama kedua orang tuanya.


" Ayo kita makan dulu baru ngobrol " ucap mami mengajak kami berjalan ke meja makan, setelah memastikan aku dan Dito menyapa Indri dan kedua orang tuanya.


Kami makan dengan tenang tanpa ada obrolan sama sekali , hanya sesekali terdengar celotehan Rain dan Khalid yang membahas rencana liburan kami.


" Jadi kedatangan kami kemari ingin meminta maaf atas kelakuan putri kami, Kami merasa malu karena tidak bisa mendidik anak kami ke arah yang lebih baik padahal dia seorang abdi negara."


"Saya tidak membawa kasus ini kejalur hukum karena masih memikirkan nama baik anda dan keluarga anda ,tapi saya harap jangan diulangi atau mengusik keluarga kami lagi jika tidak terpaksa kami tempuh jalur hukum semua bukti ,perbuatan Indri kemarin masih kami simpan" tegas Dito.


" Aku minta maaf Aku berjanji tidak mengulangi lagi" kata Indri sambil menunduk tanpa berani melihat ke arah kami.


" Bukan aku tak percaya aku mau ada hitam diatas putih dan tanda tangan di atas materai, beserta sanksi jika ingkar" ucap Dito.


Semua hanya diam sepertinya mami dan papi tidak enak kepada kedua orang tua Indri tapi juga tidak berani membantah Dito.


" Baiklah aku akan suruh Indri membuatnya tapi aku mau kerjasama perusahaan tetap berlanjut."


" Baiklah aku setuju kalau surat perjanjian sudah ada di tanganku."


" Tapi perusahaan keluarga kami sedang kritis jika para investor tau perusahaan kami bermasalah akan sangat berpengaruh jadi tolong rahasiakan insiden ini."


" Jika kamu bisa menjamin putrimu tidak mengusik ketenangan keluarga kami aku jamin investor akan aman tapi jika berulah lagi semua perusahaan yang ada hubungan dengan keluarga kalian akan kena imbasnya."


"Apa itu tidak berlebihan toh rencana Indri juga gagal" ucap papa Indri tak suka.


"Tidak berlebihan menurutku karena jika rencana Indri berhasil dampaknya sangat besar buatku, mungkin buat Indri tidak masalah karena menurutnya kalau berhasil meski karir kami hancur otomatis istriku akan meninggalkannya dan harus bertanggung jawab menikah dengannya."


" Aku kasih tahu sesuatu jika rencanamu berhasil keluarga papaku akan malu, keluarga Anin akan malu karirku akan hancur padahal kami rujuk belum ada 1 tahun, dan kalau sampai itu terjadi semua keluarga kalian juga akan kena dampaknya."


" Apa kalian tau Damar Mahardika?" tanya papi.


" Menantu laki-laki keluarga Raksa yang juga salah satu pemegang kendali di RR Grop Setelah Raditya Raksa."


" Dia papa kandungku dan aku tahu perusahaan orang tua anda sangat tergantung dengan RR GROP."


Nampak muka kedua orang tua Indri langsung menegang sepertinya mereka baru tau tentang papa kandung Dito.


" Baiklah secepatnya putri kami akan mengirimkan surat berisi pernyataan sesuai permintaan nak Dito" ucap papa Indri.


" Tidak perlu saya udah siapkan sebentar lagi ajudan saya akan mengantar kesini, Indri tinggal tanda tangan saja".


Tidak lama kemudian Ical ajudanya Dito yang sekarang datang, sudah membawa kertas yang berisi perjanjian,bahwa Indri tidak akan pernah lagi menggagu keluarga Dito jika sampai terjadi maka jalur hukum akan menanti serta semu kerja sama kerja akan di putuskan secara sepihak. Kertas yang sudah di tanda tangani notaris itu ahkirnya Indri tanda tangani dan orang tuanya yang bertanggung jawab sebagai saksi.


Malam ini kasus Indri terlalu berlalu meski gara - gara kejadian itu Dito lebih berani kontak fisik denganku tapi masih ada kecanggungan yang terjadi.


huek huek huek

__ADS_1


" Kenapa perutmu masih belum nyaman " tanya nya sambil memijat tengkukku.


" Tidak apa-apa ini salahku yang terlalu memforsir tubuh hingga mengabaikan jam makanku akibatnya asam lambungku menjadi naik".


'"Gimana kalau rencana liburan kita tunda saja setelah keadaanmu baik".


"Tidak usah tidak apa-apa nanti berhenti dulu di apotek beli obat aja,kasihan Khalid sudah menunggu lama momen ini aku tidak mau dia kecewa".


"Tapi aku tidak tega melihatmu yang kayak begini".


" Tidak apa-apa ayo kita berangkat sekarang" ucapku Setelah membersihkan mulutku dan berdiri.


" Bunda dan Ayah udah siap " teriak Khalid bahagia.


Kami tidak jadi ke Disneyland cuma ke Singapura yang dekat, liburan kali ini Ical di ajak karena selain sebagai Ajudan Ical bisa juga di andalkan untuk segala hal.


"Ini kunci kamarmu berada di sebelah kamar kami " ucap Dito sambil memberikan kunci kamar hotel kepada Ical.


"Khalid mau kamar sendiri apa bertiga dengan Bunda dan Ayah " ucap Dito.


"Aku sama bang Ical aja".


" Ical boleh Khalid tidur dengan mu".


"Boleh "


Hari pertama sampai di Negri Singa Khalid tidak mau beristirahat lama - lama dengan di temani Chal dia mendatangi  S.E.A. Aquarium Sentosa gak perlu dipertanyakan lagi kemegahannya. Sebagai akuarium raksasa yang pernah memegang rekor dunia sebagai akuarium terbesar dan akuarium dengan acrylic panel terbesar di dunia.


Hari kedua kami pergi berempat karena kondisi tubuhku sudah lebih baik,meski sedikit lemas dan masih muntah sedikit,kamu mengunjungi Universal Studio Singapura.


Belum ada yang bisa rasanya mengalahkan megah dan ikoniknya Universal Studios di Singapura! Universal Studios Singapore bisa dibilang merupakan tempat wisata di Singapura yang terbaik,apalagi kalau membawa anak-anak!


Hari ketiga aku lemas lagi meski aku tidak ikut,aku memaksa para laki-laki itu berlibur bertiga kali ini Khalid memilih Bunda by Shangri - La . Buds by Shangri-La ini sangat menarik anak yang aktif untuk bergerak, karena tempat ini penuh dengan alat-alat yang membuat anak bergerak aktif. Anak bisa memanjat, meluncur, dan bermain dengan aman di sini.


" Bagaimana keadaanmu apa aku perlu panggilkan dokter " ucap Dito yang baru datang.


" Tidak perlu aku sudah lebih baik, gimana Khalid apa dia senang ".


" Sangat senang sampai dia tertidur di perjalanan pulang ".


"Bagus kalau begitu ".


" Kamu sudah makan ?" tanya Dito yang ku jawab dengan gelengan kepala.


" Aku pesankan dulu habis itu aku mandi nanti kita makan bersama setelah aku mandi ".


"Makan yang banyak jangan sakit lagi," ucap Dito sambil menyuapi aku makanan.

__ADS_1


"Ada bekas nasi di bibir bawah sebelah kanan " ucap Dito " yang sebelah sini " ucapnya karena aku tidak pas membersihkan nya sambil mengusap tangan ke bibirku, membuatku refleks melihat kearah nya. Hingga tidak terasa tangan Dito menarik Tengku ku hingga posisi wajah kami sangat berdekatan bahkan deru nafasnya bisa kurasakan. Berawal dari menempel kan bibir menjadi ******* bibir yang tadinya aku hanya diam, ahkirnya membalas hingga kami saling ******* bibir, menghisap bahkan berubah menjadi ******* dan hisapan yang sangat menuntut membuatku terlena sampai tidak terasa posisi ku sudah duduk di pangkuannya, dengan tanganku yang mulai berani meraba roti sobeknya yang emang tidak memakai kaos sehabis mandi hanya celana boxer.


" Boleh " ucap Dito sambil menatap kearah ku dengan suara serak,tangan yang mulai membuka kancing piyama ku, hanya dengan mengedip kan mata Dito langsung membawa ke kasur.


__ADS_2