
Sejak kejadian ciuman itu aku ga pernah ketemu lagi sama mahluk mesum yang main sosor dan ngelarang orang ciuman padahal dia udah sering ciuman.
"semalam Dito dan orang tua nya kesini mereka melamar kamu,kamu dah tau Dito mau ke UK "tanya ayah saat ini kami sarapn bersama.
"tau "
"terus kamu mau masih mau nikah sama dia,kalian akan LDR "
"mungkin"
"Ayah ga setuju kalau kalian tetap mau nikah silakan tapi ayah tidak mau kalian terpisah harus salah satu mengalah,kamu yang ikut ke UK atau Dito yang membatalkan bea siswa nya" ucap Ayah .
"tapi yah "
"Atau tidak sama sekali"kata ayah sebelum pergi meninggalkan meja makan,ahkirnya aku hubungi Dito dengan terpaksa.
"haloo"suara masih serak sepertinya baru bangun tidur.
"lu dimana,gw mau ngomong" ucap ku.
"masih di apartemen kesini aja" jawabnya.
"apartemen mana"
"apartemen gw lah yang Lo pernah sekali kesini dulu".
"ok gw kesana" ucapku,setelah menyelesaikan sarapan aku langsung kesana menggunakan jasa taxi online.
"Baru bangun Lo"kataku melihat Dito yang hanya menggunakan celana kolor tanpa atasan menampakan roti sobeknya.
"gw mandi dulu,sekalian pesankan sarapan gw lapar"katanya langsung masuk kamar .
"SIALAN main perintah aja emang gw inem apa" ucapku yang tidak di gubris sama sekali.Sebelum memesan makanan ku cek dapur nya aku menemukan nasi dengan bahan yang ada di kulkas ahkirnya aku buatkan nasi goreng plus kopi.
Saat aku keluar kamar sehabis mandi aku mencium bau wangi masakan,aku dan anak anak yang suka menginap disini emang kadang memang masak Kata mereka kangen masakan rumah,sedang aku hanya masakan nenek yang ku rindukan. Kulihat Anin sedang memasak sekalian membersihkan dapur,apa tar kalau kamu menikah ini akan menjadi pemandangan setiap hari ku,ah kenapa aku bisa berpikir jauh sedang rasa cinta kami aja belum ketahap jauh kataku dalam hati.
"Lo bisa masak"
"Bisa cuma masakan sederhana,ini kopi Lo"
"Makasih gw berencana beli apartemen buat kita,gak mungkin kita dah nikah tinggal terpisah,atau mau beli rumah aja" ucapku.
"Terserah "kata Anin sambil menaruh piring di depannya Dito tapi setelah Anin menaruh piring Dito menarik tangannya hingga Anin duduk di pangkuannya.
"gw ga tau sejak aku mengucapkan ijab qobul,aku selalu kepikiran kamu seperti awal aku mencintai seseorang bahkan sebulan penuh aku berusaha mengenyahkan bayangan mu dengan mengalihkan dengan bekerja lebih keras,berolahraga biar kalau aku lelah bisa langsung tidur tanpa kepikiran Tetang mu"kata nya lirih ditelinga ku membuat ku merinding karena hembusan nafasnya di telinga dan tengku SIALAN ini orang mau apa sih geram ku.
"bisa ga Lo lepasin gw,gw ga nyaman "cicitku.
"latihan lah,bentar lagi kan kita nikah,meski Lo ga pernah pacaran Lo tau maksud gw"katanya diahkiri dengan kecupan dan jilatan di leher ku.
"sialan Lo"umpatku langsung berdiri saat aku merasa ada yang ga nyaman dengan sesuatu yang mengeras di antara pahanya.
"kenapa"tanya nya dengan senyum jahil,persis pria mesum.
"Lo bisa mesum juga ya".
"bisa lah gw kan normal"
"Dah buruan makan habis itu gw pingin ngomong"
"Lo ga makan"aku cuma menggeleng dan mengambil buku di dalam tas ku untuk mempelajari materi kuliah hari ini.
"Baca apa sih serius amat,aku dah selesai dari tiga puluh menit lalu,bahkan udah cucu piring"katanya.
__ADS_1
"oo ini materi buat mahasiswa hari ini"kataku sambil menutup buku.
"ayah akan merestui pernikahan kita,tapi kita harus tinggal bersama jika kamu ke UK maka aku harus ikut,tapi kalau aku ga mau ikut maka kamu ga bisa ke UK,jadi kamu harus kuliah disini" ucapku to the point.
"Terus gimana kamu mau ikut aku"
"Tapi aku masih terikat kontrak sampai lima bulan ke depan di RSU dan tiga bulan lagi di RSJ" ucapku.
"apa aku batalkan aja bea siswa ku,aku jari bea siswa yang disini " usul Dito.
"Nyari bea siswa itu ga hanya mengandalkan otak tapi juga keberuntungan,otak mu pinter kalau nasibmu ga berpihak ga bakal dapat" ucap ku.
"Terus gimana,kalau aku lanjut ke UK tanpa menikah hi mu terus tiba tiba,pernikahan kita terbongkar sama aja bohong karir ku juga bakal hancur"katanya frustasi.
"masa gw harus berkorban demi Lo"kataku.
"ya udah gw batalin bea siswa gw,paling tidak karir gw aman"katanya.
"ya udah,karena jalan keluar dah ada aku harus ngajar"ucap Anin sambil berdiri.
"ya udah nanti aku bilang ayahmu,tentang keputusan kita tar Senin kita mulai urus surat suratnya"katanya.
"Lo bawa motor kesini"
"taxi"
"ya udah gw anter ke kampus, tar pulang gw jemput juga" ucap Dito.
"dok,lagi sibuk "kata suster Nuri
"enggak sini masuk,ku rapikan rekam medis pasien hari ini yang baru di periksa
"ini dok undangan pertunangan,saya dan Bima Sabtu ini"
"makasih dok,padahal saya ga pernah ramah sebelumnya sama dokter,habis dokter pinter,cantik banyak yang suka,ramah,paket komplit saya jadi iri"
"hah ,yang bener iri sama saya "yang di jawab anggukan
"ah bisa aja,kalau saya ga ramah tar pasien saya takut"kataku
"tar datang bareng saya aja dok "kata suter ria,yang dari tadi hanya menyimak
"ok boleh,tar kita berangkat bareng"
"siap dok"
"ok,saya pulang dulu"aku keluar ruang praktek meninggalkan mereka
"udah dari tadi"kataku sambil masuk dalam mobilnya,mobil yang tadi juga buat mengantar kan ku
"baru lima menit, bilang Wulang siap siap mungkin dia akan di panggil ke pengadilan "
"ku anter pulang kemana "sambung Dito
"rumah dinas ayah,kamu dah bilang ayah ku belum"
"udah ,beliau mendukung keputusanku untuk tidak meneruskan ke UK "
"maaf cita cita mu jadi di no duakan"
"sante,Giman perjanjian pra nikah jadi bikin nya"
" udah ,aku mintak jika tiga tahun kita gagal,kita berakhir secara baik baik,dan kalau belum tiga tahun Lo ada cewek yang kamu suka ,jangan main belakang Lo harus langsung bilang"
__ADS_1
"gw setuju,syarat dari Lo,gw secara pribadi mintak pernikahan yang wajar,tanpa KB dan ranjang yang hangat"
"apa maksud mu ranjang yang hangat "cicitku
"jangan pura pura ga tahu,Lo wanita dewasa malu sama gelar mu kalau ga paham"katanya sambil menyeringai
"ingat, kita emang nikah terpaksa tapi pernikahan kita sah menurut agama dan negara"
"tapi kalau kita ga cocok atau salah satu mencintai orang lain gimana"cicitku
"makanya biar kita tidak saling melirik rumput tetangga,rumput kita harus lebih hijau dan pupuk nya adalah ranjang yang hangat"katanya ,sialan gw menyesal menyetujui keinginan untuk menikah,ke mana Dito yang datar dan kaku
"lo ko jadi mesum sih"dengusku
"gara gara Lo gw jadi mesum"
"ko,gw"
"sejak malam gw cium Lo,Lo membangkitkan sisi lain dari gw yang gw kubur selama di Jakarta"
"hah,maksudnya Lo apa"
"sejak di mabes gw gak pernah nafsu sama cewek "
"ko gitu"
"cewek disini mudah baper,pertama gw pindah gw diajak makan salah satu polwan ,di mintak mengantar pulang kerumah ,eh tiga kali gw anter dalam seminggu gw di ajak menikah,sejak itu gw ga mau di dekati cewek"katanya sontak aku ketawa dan ingat waktu polwan bernama Indri mintak nebeng langsung di oper ke Arga
"polwan Indri"tanyaku
"Indri anak baru enam bulan gabung tim kami,denger denger dia bisa pindah ke mabes karena bapaknya,tapi gw juga ga tau bapaknya bagian apa"
"terus cewek Bali ga mudah baper emang,"pancingku
"gw tugas di Bali enam tahun lebih sejauh itu ga ada,dua polwan yang cium gw secara panas pas nyamar aja ,ketemu gw juga santai aja ,"
"selama tugas di Bali ada cewek g"
"ada pacaran paling lama dua tahun,tapi bapaknya ga setuju katanya gaji polisi kecil,jadi anaknya dijodohkan sama dokter"
"terus Lo terima"
"la cewek gw juga ga mau gw ajak berjuang ,gimana lagi"
"selama pacaran sempat itu...
"berhubungan badan"katanya santai memotong kalimatku
"sempat tapi ga sampai benih ku masuk ke rahimnya,sebatas saling memuaskan "
"buset parah juga Lo"
"ya makanya sejak pindah ke mabes gw jadi biksu,tapi gara gara nyium Lo kemarin jadi kambuh lagi"kelakarnya
"ko gw sih,Lo kan yang nyosor dulu" dengusku ga terima
"gw nyosor gara gara mulut Lo ga mau diam"
"sialan Lo,parah Lo"
"ya gw juga mulai berani sehabis keperjakaan gw hilang"katanya disertai tawa kecil
"parah Lo"
__ADS_1
"ga papa kan masih Single waktu itu,kalau dah sah,ya ga berani "