
Mereka masih dalam perjalanan, butuh waktu sekitar tiga puluh menit untuk menuju ke rumah Kelvin.
Setelah beberapa menit menempuh perjalanan akhirnya mobil yang membawa mereka tiba di pekarangan rumah yang cukup mewah namun asri.
"Kelvin, saya titip Daniel sebentar padamu"Kata Angga setelah mereka keluar dan masuki rumah milik Kelvin
"Baik Tuan,"jawab Kelvin dengan patuh setelah itu Kelvin langsung mengambil Daniel dari gendongan Adel
"Ini kau bawa anak saya kemanapun dan saya bisa meminjam kamar disini?"Tanya Angga setelah memberikan kartu kreditnya kepada Kelvin
"Baiklah tuan, kamarnya berada di lantai dua"tunjuk Kelvin kepada Angga dan setelah itu Kelvin langsung membawa Daniel dan Devina menuju mobilnya kembali.
Sepeninggalan Kelvin, Angga langsung menarik tangan Adel untuk mengikutinya menuju kamar yang ditunjukkan Kelvin tadi kepadanya.
"Kenapa kau membawa ku kesini?!" Tanya Adel dengan sengit dan berusaha melepas tangannya yang di pegang Angga dengan kuat.
__ADS_1
"Aku hanya ingin menyelesaikan masalah kita di tempat yang lebih privat sayang..,"Jawab Angga sambil membawa Adel duduk di sofa single yang berada di ruangan kamar itu.
"Kita tidak memiliki masalah apapun" kata Adel dengan tenang
"Kita memiliki masalah yang banyak disini sayang, bahkan sampai sekarang kau tidak pernah memberitahuku jika kita memiliki Anak yang lucu,"Ucap Angga dengan panjang lebar
"It...itu yah kau tahu setelah aku pergi, aku tidak pernah lagi menyimpan kontak mu,"Jelas Adel dengan gugup
"Kau tahu setelah kau pergi, aku sangat panik mencarimu sayang,"Kata Angga . "Bahkan aku hampir gila saat tahu kau pergi begitu saja setelah kita melakukan hal itu."
"Tidak usah meminta maaf sayang, aku tahu kau pasti sangat tidak nyaman dengan perkataan orang tua ku"sambil mengelus tambut Adel dan membawa Adel ke dalam pelukannya
"Kita akan memulai semuannya dari Awal sayang,"Kata Angga sambil terus mengelus punggung Adel sedangkan Adel hanya bisa mengangguk saja.
***
__ADS_1
"Uncle kita mau kemana?" Tanya Daniel kepada Kelvin yang masih setia menggendong nya
"Kita akan pergi ke mall sayang, Daniel mau beli apa nanti?" Tanya Kelvin sambil memasuki salah satu toko mainan yang bermerek.
"Niel mau beli Es clim Uncle"
Setelah itu mereka keluar dari toko mainan dan membeli Es krim untuk Daniel dan tidak lupa untuk mereka juga, Kelvin membawa mereka nonton bioskop. Dengan menghabiskan waktu tiga jam lebih akhirnya mereka pulang ke rumah Kelvin. Daniel berlari menuju pintu rumah, ia tidak sabar bertemu dengan momnya itu.
"Mom....,"Panggil Daniel sambil menuju sofa ruang tamu dan duduk disana, sedangkan Adel yang sedang memasak di dapur langsung menyelesaikan masakannya ketika ia mendengar suara malaikatnya memanggil dia.
"Ya sayang, Mom lagi didapur,"Sahut Adel, Arka yang baru saja turun setelah mengobrol sedikit bersama Kelvin tadi, langsung menuju Daniel yang sedang duduk dan menonton Tv bersama dengan Devina.
Arka duduk di samping Daniel dan membuat perhatian pria kecil itu teralihkan dari tontonan serunya.
"Hay..."Sapa Arka kepada Daniel, sedangkan Devina pamit menyusul Kelvin di lantai dua.
__ADS_1
"Halo Uncle,"Jawab Daniel dengan suara cadelnya, Arka yang mendengar panggilan tersebut langsung membeku. Bukan ini panggilan yang ia harapkan dari anak semata wayangnya. Ia ingin anaknya memanggil Daddy kepadanya, namun itu hanya lah hayalan karena anaknya belum tahu jika ia lah yang selama ini Daniel cari.