Nikah Online

Nikah Online
SEMBILAN BELAS


__ADS_3

Angga dan Adel sama-sama turun dari lantai dua untuk menuju meja makan. Sekarang bukan sarapan untuk mereka melainkan makan siang. Ya mereka telat bangun karena Angga menggempur Adel sampai jam 4 pagi dan membuat mereka sama-sama kelelahan.


"Dimana yang lain, apakah mereka belum kembali dari bandung?" Tanya Adel sambil duduk di kursinya setelah Angga membantunya menggeser kursi.


"Mungkin," Jawab Angga dan mengambil makanan yang sudah di sendok oleh Adel. "Aku ingin di suapi oleh mu sayang," Manja Angga akhirnya keluar di depan Adel dan Adel menurut saja karena ia begitu gemas dengan wajah tampan Angga.


Dari arah taman Daniel masuk dan menghampiri kedua orang tuanya.


"Kenapa Mom dan Dad bangun kesiangan?" Tanya Daniel dan pertanyaan itu membuat Adel tersedak.


"Uhuukk---." Angga langsung mengambil Air putih untuk Adel. "Terima kasih," Dan dibalas Anggukan Oleh Angga.


"Hmm, Dad dan Mom lagi buat adik kecil untuk Daniel, apa Daniel mau memiliki Adik?" Tanya Angga dengan tanpa melirik ke arah Adel yang sedaritadi wajahnya memerah karena malu.


"Yeyyy, Daniel mau Adik bayi," Jawab Daniel sambil loncat-loncat.

__ADS_1


"Kalau Daniel mau, Daniel harus janji." Kata Angga


"Janji apa Dad?" Tanya Daniel penasaran


"Janji jangan sampai buat Mom kecapean ya," Jelas Angga.


"Baiklah Dad Niel gak akan buat Mom capek," Janji Daniel dengan sungguh-sunggu.


"Apa Daniel sudah makan?" Tanya Adel mengalihkan obrolan antara anak dan ayah itu.


"Sudah Mom,"


"Apa Daddy mau jalan-jalan?" Tanya Daniel kepada Angga. Dan di balas Anggukan oleh Angga.


"Yeyyy," Teriak Daniel. "Daniel ganti baju ya mom," Setelah itu Daniel menuju kamar nya.

__ADS_1


"Dia sunggu pintar dan aktif" Kata Angga setelah mereka selesai makan dan menunggu Daniel di ruang tamu. "Kau mendidiknya sangat baik sayang," puji Angga sambil memeluk Adel dari samping.


"Terima kasih atas pujiannya," Ucap Adel dengan malu-malu.


Setelah itu Daniel datang dan mereka langsung pergi menuju salah satu pusat perbelanjaan dan disana Daniel membeli banyak sekali mainan.


"Sayang jangan banyak-banyak," Tegur Adel ketika melihat Daniel yang ingin mengambil salah satu mobil mainan keluaran terbaru. Dan teguran Adel membuat Daniel tidak jadi membelinya. Sedangkan Angga yang melihat itu menjadi kasihan kepada Daniel karena bisa Angga lihat binar bahagian anaknya saat memegang mainan mewah tersebut.


"Tidak apa sayang," Ucap Angga kepada Adel. "Daniel ambil yang kamu inginkan sayang," ucap Angga kepada Anaknya sedangkan Daniel melihat ke arah Adel dengan takut. Adel yang mendapat tatapan iba dari anaknya jadi tidak tega dan ia akhirnya menganggukan kepalanya.


"Terimakasih Mom, Dad," Ucap Daniel dan mengambil kembali mainan yang ia inginkan.


Setelah itu mereka membayarnya ke arah kasir. Angga mengeluarkan kartu limitednya dan memberikan kepada pegawai yang sedang menghitung belanjaan Daniel.


"Jumlahnya Sebelas juta enam ratus ribu pak," Ucap Pegawai tersebut kepada Angga sambil menyerahkan kartu Angga, sedangkan Adel membelakkan matanya. "Gila mahal banget" ucap Adel dalam hati.

__ADS_1


Setelah membayar akhirnya mereka melanjutkan jalan-jalan ke taman hiburan. Disana mereka seperti keluarga bahagia dan menghabiskan waktu dengan melihat sunset yang begitu bagus. Hingga malam akhirnya mereka pulang dengan Daniel yang tertidur di pangkuan Adel.


****


__ADS_2